Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Pembagian beras dihentikan

KP Pemerintah Kabupaten Bantul akhirnya memerintahkan Kecamatan Bantul untuk mengklarifikasikan pembagian beras oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Turki di utara Pasar Bantul. Sekertaris Daerah Gendut Sudarto menilai pembagian bantuan telah menyalahi prosedur karena tidak melapor ke Pemerintah Kabupaten Bantul. Gendut khawatir tanpa koordinasi dengan pemerintah kabupaten Bantul akan muncul hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses pembagian bantuan. Selain kemungkinan bantuan beras akan berpengaruh terhadap harga beras lokal jika beras bantuan merupakan beras impor.
Berdasarkan perintah dari pemerintah kabupaten Bantul Camat Bantul Trimuryamini akhirnya menghentikan proses pemberian bantuan beras yang sudah berlangsung sejak selasa 27 Januari 2009. Pihak LSM akhirnya memutuskan untuk memindah lokasi pemberian bantuan ke Kabupaten Gunungkidul. Warga yang sejak pagi sudah bertada di lokasi enggan membubarkan diri meski petugas kecamatan sudah memberikan informasi bahwa pembagian beras sudah selesai. (totok)

KP Dinas Sosial Kabupaten Bantul memperkirakan panti rehabilitasi penyandang cacat di Dusun Piring Srihardono Pundong akan beroperasi Juni 2009. Kepala Dinas Sosial Bantul Mahmudi mengatakan untuk sementara penyelenggaraan kegiatan panti rehabilitasi masih dipegang Dinas Sosial Provinsi DIY. Mahmudi memperkirakan setelah pembangunan sarana fisik akan selesai 3 bulan kedepan selanjutnya akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang dibiayai melalui dana APBD provinsi DIY. Dinas Sosial Provinsi DIY juga menangani pengadaan dokter bekerjasama dengan Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta. Berkaitan dengan calon penghuni panti rehabilitasi, Mahmudi mengatakan Dinas Sosial Provinsi DIY akan bekerjasama dengan Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Kabupaten Bantul. Data penyandang cacat diperoleh dari PPCI, sedangkan Dinas Sosial Provinsi DIY melakukan seleksi peserta. Mahmudi memperkirakan 80 persen penghuni panti berasal dari Bantul meski cakupan penghuni berasal dari Provinsi DIY.
Sementara itu Ketua PPCI Bantul Jayusman mengatakan pihaknya belum diminta untuk mengusulkan calon penghuni panti rehabilitasi pundong. Jayusman memperkirakan pendataan calon penghuni akan dilakukan setelah ada kuota yang pasti bagi tiap jenis kecacatan yang akan dibina. Jayusman berharap semua penyandang cacat dapat direkrut oleh Dinas Sosial Provinsi DIY menjadi penghuni panti rehabilitasi tersebut meski harus bergilir tiap tahunnya. (lila)

KP Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul melakukan silaturahmi keliling dari partai ke partai Selasa 27 Januari hingga Selasa 3 Februari 2009 untuk memperoleh semua daftar pengurus partai politik di Bantul. Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Bantul Nurudin Latif mengatakan selama satu pekan silaturahmi dilakukan di tingkat DPD dan akan ditindakanjuti di tingkat kecamatan. Latif berharap Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara juga dapat berkoordinasi dalam silaturahmi selanjutnya. KPU bersilaturahmi ke Partai PDIP dan Partai Golkar Rabu 28 Januari. Dalam kunjungan ke PDIP, pengurus partai juga menyerahkan rekening partai disamping struktur pengurus partai. Sedangkan dalam kunjungan ke Partai Golkar KPU mengklarifikasi terdapatnya dua nama salah satu caleg dalam surat suara.
Menanggapi kunjungan KPU, Wakil Sekretaris DPC PDIP Eko Julianto mengatakan pihaknya baru dapat menyerahkan rekening partai Rabu 28 Januari 2009 karena saat ini kampanye masih berlangsung sehingga kalkulasi keuangan juga masih terus berproses. Eko menambahkan tidak adanya subsidi kampanye menyebabkan para caleg melakukan kampanye secara individu. Namun DPC PDIP Bantul berencana untuk melakukan kampanye bersama bagi seluruh calegnya. Sementara itu dalam kunjungan KPU ke kantor Partai Golkar mendapatkan tanggapan untuk menggeser daftar nama caleg karena ada salah satu caleg di daerah pemilihan (dapil) 4 nomor urut 5 yang mengundurkan diri karena diterima sebagai pegawai negeri sipil. Ketua DPD Partai Golkar Agus subagyo menambahkan pihaknya juga mengklarifikasi nama salah satu caleg yang memiliki dua nama . Agus meminta KPU menampilkan kedua nama caleg tersebut disertai tanda garis miring yang menyatakan tanda “atau”. (lila)

KP Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Bantul Arif Haryanto mendukung fatwa haram MUI terhadap golongan putih (golput) bagi umat islam. Arif menilai partisipasi rakyat dalam pemilihan umum akan menentukan kesuksesan pemilu sehingga fatwa tersebut akan mengarahkan umat islam menjadi pemilih. Arif menambahkan fatwa ini efektif karena dikeluarkan oleh MUI yang memiliki kekuatan untuk mendorong umat islam menggunakan hak pilihnya. Sehingga dengan adanya fatwa ini menurut Arif akan mengurangi jumlah golput dalam pemilu. Namun Arif tidak menyangkal adanya golput pada setiap pemilu karena beberapa penyebab seperti kesalahan teknis pendaftaran pemilih maupun keinginan pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya.
Sementara itu Ketua MUI Pusat Yunahar Ilyas mengatakan fatwa haram terhadap golput muncul dari pertanyaan ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Yunahar mengaku fatwa muncul berkaitan dengan kewajiban memilih pemimpin. Yunahar menilai bila jumlah pemilih sedikit maka pemimpin tidak dapat mempresentasikan pilihan umat. Yunahar menjelaskan Islam mengajarkan untuk memilih pemimpin terbaik. Bila semua pilihan buruk makan pilih yang paling sedikit keburukannya. Yunahar menolak anggapan bahwa golput itu hanya wilayah politik bukan wilayah agama. Sebab menurut Yunahar Islam mengurus seluruh aspek kehidupan termasuk ekonomi, hukum dan politik. Yunahar menilai fatwa golput masih masuk dalam wilayah nilai bukan politik praktis.
Di bagian lain Sekertaris Daerah Gendut Sudarto menilai pemerintah kabupaten Bantul tidak memiliki kewajiban untuk mengeluarkan Peraturan Daerah tentang larangan rokok. Sebab menurut Gendut tidak terdapat garis hierarki antara fatwa MUI dengan peraturan daerah. Gendut menjelaskan pemerintah dapat membuat perda bila Fatwa Haram MUI terhadap rokok sudah menjadi Undang-Undang atau Peraturan pemerintah lainnya. (totok/lila)

KP Kepala Dinas Sosial kabupaten Bantul Mahmudi berharap penyandang cacat tidak terlalu bergantung kepada kursi roda. Melalui proses pendampingan baik secara fisik maupun psikologis penyandang cacat mampu keluar dari ketergantungan terhadap kursi roda. Dalam jangka panjang Dinas Sosial berharap penyandang cacat justru dapat menciptakan peralatan pendukung bagi penyandang cacat seperti mesin jahit dan kendaraan bermotor khusus. Mahmudi menyampaikan pernyataan ini saat menyerahkan bantuan 5 kursi roda bagi penyandang cacat rabu 28 Januari 2009 di kantor Dinas Sosial. Mahmudi menjelaskan hingga tahun ketiga Dinas Sosial sudah menyerahkan bantuan 298 kursi roda dari sekitar 1000 proposal permintaan bantuan. Karena tidak terdapat batasan Mahmudi berharap akan semakin banyak bantuan kursi roda. Sehingga dapat meringankan beban keluarga yang memiliki penyandang cacat. Mahmudi menambahkan setelah berjalan tiga tahun sebagian bantuan kursi roda sudah rusak. Dinas Sosial memperbaiki beberapa kursi yang rusak ringan.
Sementara itu Sutini anggota persatuan penyandang cacat indonesia (PPCI ) Bantul mengaku bantuan kursi roda sangat bermanfaat bagi Nurul Huda 10 tahun tetangganya. Sutini mengatakan selama ini putra pasangan Saminem dan Sumadi yang beralamat di Rejosari Terong Dlingo ini selalu digendong ibunya. Namun saat Nurul Huda ingin bersekolah ibunya mengalami kesulitan bila harus menggendong anaknya pulang dan pergi ke sekolah. (totok)

*Anda juga dapat menyimak info bantul melalui Radio Persatuan Bantul 94.2 FM tiap Senin hingga Sabtu pukul 05.45 WIB dan pukul 16.45 WIB

Januari 29, 2009 - Posted by | Info Harian

3 Komentar »

  1. […] Pembagian beras dihentikan 28 January 2009 by infobantul on Infobantul’s Blog …  Sejahtera (DPD PKS) Bantul Arif Haryanto mendukung fatwa haram MUI terhadap golongan putih (golput ) bagi umat islam. Arif menilai partisipasi rakyat dalam pemilihan umum … […]

    Ping balik oleh Ternyata Banyak Ormas Islam Menentang Fatwa MUI perihal Hukum Golput/Rokok « M Shodiq Mustika #1 | Januari 30, 2009 | Balas

  2. 🙂

    Komentar oleh infobantul | Januari 31, 2009 | Balas

  3. uapik tenan…..heheheheheheheh

    Komentar oleh sodik | Februari 4, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: