Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Keuntungan Persiba capai Rp128 juta

KP Panitia Pelaksana Pertandingan Persiba Bantul meraup keuntungan mencapai 128 juta rupiah hingga pertandingan terakhir antara persiba Bantul melawan PSIR Rembang. Ketua Panpel Persiba Yoke Indra Agung mengatakan keberhasilan ini tidak lepas dari ketaatan penonton dalam membeli tiket pertandingan. Yoke mengaku menyusul terdapatnya keuntungan Panpel akan membayar retribusi tonotonan yang selama ini belum dibayar karena Panpel merugi. Yoke menjelaskan pada putaran pertama liga Indonesia Panpel mengajukan permohonan pembebasan retribusi sebab berdasarkan pengalaman sebelumnya panpel selalu rugi. Sebagai bentuk terimas kasih selain membayar retribusi Panpel juga akan memanfaatkan keuntungan dari pertendinga-pertandingan selanjutnya untuk memajukan dunia olahraga di Bantul.

Dibagian lain Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Abudzarin Norhadi menyambut gembira rencana pembayaran retribusi oleh Panpel Persiba. Abu mengatakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 1998 maka besaran retribusi yang harus dibayar Panpel Persiba sebesar 15 persen. Namun untuk pertama kali pemerintah kabupaten Bantul baru akan memungut 10 persen. Abu menilai pemasukan Panpel dari harga tiket yang hanya 6 ribu rupiah menjadi alasan belum penuhnya besaran retribusi. Abu tidak ingin pungutan retribusi yang besar justru menurunkan kinerja Panpel Persiba. Abu menambahkan berdasarkan instruksi Bupati Bantul maka pihaknya harus tetap memberi toleransi dalam penarikan retribusi. Mengingat kondisi perekonomian masyarakat yang belum pulih dari krisis. (tok)

 

KP Kejaksaan Negeri bantul belum menerima laporan kasus pelanaggaran pemilu oleh Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Bantul. Meski berdasarkan laporan bagian intel Kejaksaan Negeri Bantul sudah terdapat banyak pelanggaran. Kepala Kejaksaan Negeri Bantul Diki Rahmat Raharjo mengaku kejaksaan tidak dapat mengambil langkah lebih lanjut berkaitan dengan temuan pelanggaran. Sebab bedasarkan undang-undang pemilu kejaksaan baru dapat mengambil tindakan setelah terdapat laporan dari Panwaslu. Diki mengaku Kejaksaan Negeri Bantul sudah menunjuk 2 jaksa yang bertugas khusus menangani kasus-kasus pelanggaran pemilu.

Dibagian lain Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Bantul Widagdo Mulyono Petrus salah satu Jakas Pemilu mengatakan berdasarkan Undang-undang pemilu maka laporan Panwaslu terhadap suatu pelanggaran menjadi kunci awal untuk menindaklanjutinya. Widagdo mengatakan Panwaslu hanya mendapat waktu 3 hari untuk menentukan suatu pelangaran pemilu masuk kategori pelanggaran adminitrstif atau pidana. Widagdo menegaskan bila dalam waktu tiga hari setelah menerima laporan panwaslu tidak menindaklanjutinya maka dianggap gugur meski terdapat indikasi pelanggaran. Sedangkan tugas intel kejaksaan menurut widagdo hanya menjalankan tugas secara preventif.

Sementara itu Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantul Tentrem Widodo mengaku belum menerima laporan pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana. Tentrem menjelaskan selama ini pihaknya hanya menerima laporan pelanggaran administratif. Pelanggaran yang wajib dilaporkan kepada Kejari adalah pelanggaran pidana, sedangkan pelanggaran administratif perlu dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Meski demikian Tentrem mengaku belum melaporkan pelanggaran administratif kepada KPU. Tentrem beralasan pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari Panitia Pengawas pemilu Kecamatan (Panwascam) yang belum bisa dipastikan waktunya. (tok)

 

KP Belum turunnya dana dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat ke KPU Bantul menyebabkan anggota KPU Bantul harus menalangi pemenuhan biaya logistik. Ketua Divisi Program Keuangan dan Logistik KPU Bantul Suranto mengatakan dana swadaya yang telah dikeluarkan KPU Bantul mencapai 14 juta rupiah.  Suranto mengaku telah menerima rincian anggaran dengan total 26 miliar rupiah. Namun dana tersebut belum cair karena masih dicermati olah KPU Bantul. Suranto menjelaskan dalam rincian masih belum disebutkan beberapa pos dana yang penting. padahal menurut Suranto pihaknya harus segera menyelesaikan pelipatan kotak suara sebelum disibukkan dengan pelipatan surat suara. Suranto menjelaskan dalam pelipatan kotak suara pihaknya membutuhkan tenaga kerja dan bahan pembantu seperti skrup. Untuk memenuhi gaji tenaga pelipat dan pembelian skrup KPU harus mengeluarkan dana secara swadaya. Suranto mengaku KPU mempekerjakan 8 kelompok tenaga pelipat kotak suara. Selain itu pengeluaran secara swadaya juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan lain seperti validasi surat suara. (lil)

 

KP Petani di Bantul mengeluhkan penurunan hasil panen padi selama musim penghujan. Pardi petani di Bulak Ngupit Patalan Jetis menganggap hujan menyebabkan bunga padi yang tumbuh menjadi buah padi jumlahnya sedikit, akibatnya hasil panen juga sedikit. Pardi menjelaskan ketika hujan turun sekitar pukul 5 hingga 7 pagi menyebabkan bunga rontok. Namun Pardi mengaku hujan tidak mengganggu proses pengeringan gabah karena dia selalu menutup gabah menggunakan terpal saat hujan turun. Pardi tidak mengetahui harga padi saat ini karena dia belum menjual padinya. Namun Pardi memperkirakan harga padi turun karena kualitasnya juga turun. Pardi menambahkan selama musim penghujan petani biasa menanam padi IR64 dan Ciherang.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Bantul Edy Suharyanto mengatakan hujan yang terlalu lebat menghambat proses penyerbukan bunga. Edy menjelaskan bagian bunga yang penting dalam penyerbukan yaitu putik dan benangsari rontok ketika terkena hujan lebat atau terbang terbawa angin kencang yang datang bersama hujan. Edy menambahkan meski penyerbukan berhasil namun jalan menuju bakal buah yang akan terganggu karena tangkai bunga yang pipih rentan rontok ketika hujan sangat lebat. Edy menambahkan penurunan produktivitas padi saat musim penghujan merupakan hal biasa. Namun Pemerintah Kabupaten Bantul mengajak petani selalu menanam padi meski musim hujan tiba. Hal itu bertujuan supaya tiap bulan terdapat panen di wilayah Kabupaten Bantul. (lil)

 

KP Pengrajin kulit ikan pari di Bantul harus mendatangkan bahan baku dari luar daerah. Miftakhul Khoir perajin kulit ikan pari di Dusun Dadapan Lor Timbulharjo Sewon mengatakan tangkapan ikan pari dari pantai selatan Bantul sangat sedikit. Khoir mengaku harus mengumpulkan sedikit demi sedikit dari para nelayan untuk mendapatkan bahan baku yang banyak. Selain itu ukuran ikan pari yang berhasil ditangkap para nelayan pantai selatan kurang besar sehingga hanya dapat digunakan sebagai bahan baku kerajinan yang berukuran kecil. Sejauh ini Khoir membeli bahan baku dari nelayan di pantai utara seperti Cilacap dan Pati. Di pantai utara tangkapan ikan pari lebih banyak dengan ukuran yang besar. Khoir mengaku para pengepul ikan pari selalu siap memenuhi kebutuhan bahan baku dengan jumlah pesanan yang bervariasi. Khoir menambahkan harga bahan baku kulit ikan pari mulai dari 5.000 hingga 80.000 rupiah per lembar. Tiap lembar kulit ikan minimal dapat menghasilkan satu macam produk seperti dompet, tas, ikat pinggang dan tempat telepon genggam. Hingga saat ini Khoir belum menemukan sintetis kulit ikan pari sehingga dia harus selalu menggunakan kulit aslinya. (lil)

 

KP Jumlah pengangguran di Bantul setiap tahun bertambah 2.000 hingga 2.500. Kepala Dinas Tenagan Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul Sugeng Sudaruno mengatakan jumlah ini merupakan pengangguran murni. Sugeng mengaku dari jumlah ini pihaknya mampu mengentaskan rata-rata 2.000 pengangguran setiap tahun. Melalui prosee penempatan baik di perusahaan dalam maupun luar negeri. Sugeng berharap pada tahun 2009 akan semakin banyak pengentasan pengangguran menyusul bergulirnya berbagai program seperti stimulan padat karya,pelatihan teknologi tepat guna dan pemberian modal usaha. Sugeng optimis program ini dapat mengurangi jumlah penganggur di Bantul yang mencapai 34 ribu. (tok)

 

Info Bantul Radio Persatuan Bantul 94.2 FM Senin-Sabtu pukul 05.45 WIB dan pukul 16.45 WIB

Februari 7, 2009 - Posted by | Info Harian

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: