Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Bupati kecewa kerja pamong

Kp Bupati Bantul Idam Samawi menilai kurangnya pemahaman menjadi penyebab utama terdapatnya pelanggaran oleh pamong desa. Sehingga peningkatan kapasitas pamong desa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Idam mengaku pemerintah kabupaten Bantul sudah menyediakan anggaran untuk meningkatkan kemampuan pamong hingga ke Kepala Bagian melalui seminar dan workshop. Namun Idam menilai kondisi ini tidak mencerminkan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pamong desa. Sebab setelah melakukan pencermatan tidak semua laporan dari warga benar. Idam menilai maraknya laporan dari warga menunjukan tumbuhnya iklim demokrasi hingga ke tingkat bawah. Idam menambahkan pemerintah kabupaten Bantul memberikan sangsi seusai rekomendasi dari Inspektorat Daerah Bantul.
Dibagian lain Ketua Paguyuban Dukuh (Pandu) kabupaten Bantul Sulistyo mengakui menurunnya kepercayaan terhadap pamong desa. Sulis menilai kondisi ini wajar karena sebagian pamong desa melakukan pelanggaran. Namun menurut Sulis kondisi ini terjadi karena kurangnya informasi dari pemerintah kabupaten Bantul berkaitan dengan perkembangan yang terjadi. Sebab sebagian pamong khususnya dukuh masih memiliki keterbatasan akses informasi selain latar belakang pendidikan yang relatif rendah. Sementara mereka yang langsung berhadapan dengan warga masyarakat tidak jarang menjadi sasaran tembak paling empuk bila muncul permasalahan. Sulis memperkirakan laporan warga terhadap pelanggaran oleh pamong masih akan marak pada tahun 2009. Sebab Sulis masih melihat percikan-percikan permasalahan yang muncul dari ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan pamong. (tok)

Penataan, jumlah tower akan berkurangKp Jumlah tower di kabupaten Bantul akan berkurang menyusul keluarnya Peraturan Daerah tentang penataan Tower. Kepala Dinas Perijinan Bantul Helmi Jamharis mengatakan saat ini pemerintah kabupaten Bantul tengah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga untuk menyusun sel plan. Helmi menjelaskan penyusunan sel plan bertujuan menentukan letak tower. Setelah tersusun maka minimal 2 operator telepon seluler dapat memanfaatkan tower bersama. Helmi mengatakan konsekuensi dari penyusunan sel plan maka tower yang sudah berdiri namun letaknya tidak sesuai sel paln akan dibingkar. Helmi menegaskan penataan tower bertujuan menghindari kabupaten Bantul menjadi hutan tower. Helmi mengaku sudah mensosialisasikan rencana ini kepada seluruh operator telepon seluler. Helmi menambahkan seluruh operator telepon seluler mendukung program penataan tower. (tok)

Bangkai paus dikubur
KP 30 anggota SAR Parangtritis Kamis siang menguburkan bangkai ikan paus seberat 2 ton yang terkapar di Pantai Parangkusumo Sabtu 14 Februari 2009. Sekretaris SAR Parangtritis Taufik Faqih Husman mengatakan penguburan bangkai ikan paus atas perintah Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten (KPP) Bantul agar tidak menimbulkan efek negative terhadap masyarakat sekitar mengingat bangkai ikan paus mengeluarkan kuman dan bibit penyakit. Bangkai ikan paus dikubur pada lubang berukuran 2×3 meter persegi dan kedalaman 3 meter untuk menghilangkan bau busuk yang keluar dari bangkai ikan paus. Taufik mengaku akan memfasilitasi bila ada pihak yang menginginkan tulang ikan paus sebagai bahan penelitian. Sebelumnya bangkai ikan paus yang terdampar ini sempat menjadi tontonan pengunjung Pantai Parangkusumo. Dinas KPP sempat menyemprotkan formalin untuk membunuh bibit penyakit namun karena penyemprotan hanya bertahan selama dua hari Dinas KKP memerintahkan agar bangkai ikan paus dikubur.

Malu tak punya ayah
Bayi dibuang di serambi masjid
KP Warga Dongkelan Panggungharjo Sewon Kamis pagi digemparkan oleh penemuan bayi berusia sekitar dua minggu di serambi Masjid Al-Hidayah. Menurut keterangan saksi Nur Kastopo 40 tahun penemuan bayi berawal dari terdengarnya tangisan bayi dari dalm masjid yang ternyata berasal dari bayi laki-laki dari dalam masjid. Polisi yang bertugas segera melakukan penyidikan dan berhasil menangkap pelaku Tyas 14 tahun warga Tirtonirmolo Kasihan yang tak lain adalah ibu kandung bayi. Tersangkan mengaku tidak bermaksud membuang bayinya hanya untuk ditinggalkan sementara. Tersangka malu karena bayinya tidak memiliki seorang ayah. Hingga kini ayah kandung bayi seorang mahasiswa tidak diketahui keberadaanya. Sementara itu Wakapolsek Sewon Ibtu Sudarisman mengatakan tersangka dapat dijerat dengan pasal 305 subsider 3 KUHP karena menelantarkan anaknya. Ancaman pidana kasus ini minimal 5 tahun penjara.Hingga saat ini tersangka masih ditahan di Mapolsek Sewon sedangkan bayinya untuk sementara dipelihara saksi yang menemukan.

Budaya dengar di Bantul masih tinggi
KPU akan siaran keliling
KP Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bantul akan melakukan siaran keliling untuk mensosialisasikan pemilu 2009 menjelang hari H. Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPUD Bantul Nurudin Latif mengatakan pihaknya berencana melakukan siaran keliling per kecamatan. Gagasan ini muncul karena budaya mendengar warga Bantul masih tinggi. Latif menjelaskan di berbagai kota dan kabupaten lain budaya mendengar sudah terdesak oleh budaya membaca melalui internet dan media cetak. Selain siaran keliling, KPUD Bantul juga akan melakukan sosialisasi melalui radio. Dalam pelatihan sosialisasi pemilu di Kantor KPUD Bantul Kamis 19 Februari 2009, KPUD Bantul juga mengundang para penyiar radio di Bantul. Para penyiar radio diharapkan turut mensosialisasikan pemilu di sela-sela siaran mereka.
Selain para penyiar radio, KPUD Bantul juga mengundang reporter media masa dan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Mahasiswa UAD akan membantu pelaksanaan pemilu dan menjadikannya salah satu agenda dalam KKN. Ketua KPUD Bantul Budi Wiryawan berharap mahasiswa KKN dapat melakukan sosialisasi secara tradisional dari rumah ke rumah. Budi mengimbau mahasiswa untuk memulai sosialisasi secepatnya karena warga di pelosok sebagian besar belum mengetahui tata cara pemilu dengan penandaan centang. Pelatihan yang diadakan olah KPUD Bantul tersebut diikuti oleh 25 mahasiswa UAD dan 15 peserta lain dari media masa. (lia)

Sidang kasus korupsi GNRHL
Pernyataan saksi menguatkan dugaan
KP Pengadilan Negeri Bantul kamis siang menggelar sidang kasus dugaan korupsi Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHL) tahun 2004 . Sidang menghadirkan Terdakwa Wakijan salah satu staf Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Bantul. Jaksa Penuntut Umum Kristina Rahayu yang ditemui seusai persidangan mengatakan terdakwa diduga melakukan korupsi senilai 2 miliar rupiah lebih. Berdasar keterangan saksi ahli dari Fakultas Hukum UGM Edi Umar Syarif Zarij, Kristin mengatakan terdakwa terbukti bersalah. Dalam persidangan terdakwa mengaku telah menyalahgunakan wewenang dan terbukti melawan hukum serta merugikan negara.
Sementara itu Kepala Dipertahut Bantul Edy Suharyanto yang dihubungi melalui pesawat telepon mengatakan kasus tersebut akan menjadi pembelajaran bagi seluruh staf Dipertahut. Edy tidak terlalu mengetahui kronologi kasus yang terjadi karena pada tahun 2004 dirinya belum menjabat menjadi Kepala Dipertahut Bantul. Edy menambahkan sejak tahun 2006 hingga 2008 GNRHL tidak menjadi salah satu agenda Dipertahut Bantul. Namun untuk tahun 2009 Edy belum mengetahui secara pasti karena hingga kini dirinya belum menerima rincian anggaran kegiatan selama tahun 2009. (lia)

Gadaikan Jupiter MX, dipenjara satu tahunKP Akibat menggadaikan sepeda motor Jupiter MX milik Parwati terdakwa Iskandar warga Jetis dijatuhi hukuman 1 tahun penjara potong masa tahanan 3 bulan oleh majelis hakim PN Bantul. yang diketuai Arif Budiyono. Pada sidang yang digelar Kamis 19 Februari 2009 MH menyatakan tidak terdapat pertimbangan yang meringankan terdakwa. Karena terdakwa sudah menikmati hasil kejahatannya. MH memberikan waktu 7 hari kepda terdakwa untuk memberi jawaban atas putusan ini. (lia)

Februari 20, 2009 - Posted by | Info Harian

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: