Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

APDESI dituding kampanye

7 Maret 2009

Kp Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Bantul Agus Sumartono melihat indikasi kampanye dalam kegiatan Sarasehan Pembangunan yang digelar Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Agus menjelaskan indikasi kampanye terlihat dari pembicara yang hanya berasal satu kelompok tertentu,selain undangan yang tidak mewakili institusi tertentu. Padahal setiap keputusan dalam sarasehan pembangunan merupakan keputusan resmi seorang kepala daerah. Berkaitan dengan inidikasi ini Agus meminta kepada Panwaslu untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan Sarasehan pembangunan. Agus menilai selain melanggar tata cara kampanye pemilu dalam jangka panjang program sarasehan pembangunan justru akan merusak tatanan pemerintahan. Sebab masyarakat yang sudah menempuh mekanisme Musayawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk menyalurkan aspirasinya selama bertahun-tahun akan putus asa. Bila ternyata melalui Sarasehan Pembangunan dalam waktu kurang dari 1 minggu keinginan mereka bisa terwujud. Agus menambahkan pelaksanaan Sarasehan Pembangunan tentu mendapat dukungan dana dari pihak lain sebab APDESI hanya mendapat alokasi anggaran 15 Juta rupiah pertahun.

Dibagian lain Ketua APDESI Bantul Jiyono menyangkal terdapatnya kegiatan kampanye dalam Sarasehan Pembangunan. Dihubungi lewat telpon Jiyono menegaskan Sarasehan Pambangunan hanya merupakan bentuk mediasi bagi warga untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada pemimpinnya. Jiyono menjelaskan berbeda dengan Musrenbang yang merupakan program kerja jangka panjang maka Sarasehan Pembangunan lebih bersifat instan. Jiyono menegaskan sarasehan pembangunan merupakan salah satu program kerja APDESI yang tidak hanya digelar saat mendekati pemilu 2009. Jiyono mengakui untuk setiap pelaksanaan sarasehan pembangunan mendapat dukungan dana dari pemerintah kabupaten Bantul sebesar 6 juta rupiah untuk konsumsi undangan. Sedangkan kebutuhan lainnya menjadi tanggungjawab pemerintah desa yang menjadi lokasi sarasehan pembangunan. Jiyono menambahkan sejak februari 2009 sudah digelar 8 kali sarasehan pembangunan.

Sementara itu Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul Tentrem Widodo juga melihat indikasi kampanye dalam kegiatan Sarasehan Pembangunan yang digelar APDESI. Namun tentrem akan mencermati terlebih dahulu laporan dari Panwaslu kecamatan yang pernah menjadi lokasi penyelenggaran Sarasehan Pembangunan. Dari laporan ini Panwaslu Bantul akan memiliki dasar yang kuat untuk menetapkan jenis pelangagran kampanye. (tok)

 

Gerindra adakan sunatan masal

Kp Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra jum’at siang menghadiri kegiatan sunatan massal dalam rangka ulang tahun Gerindra ke 1 di kemusuk argorejo sedayu Bantul. Dalam orasinya prabowo kembali mengemukakan kondisi bangsa yang carut-marut akibat kesalahan pemimpin dalam mengelola kekayaan alam. Orasi disampaikan dihadapan massa yang sebagian besar keluarga peserta sunatan massal. Kegiatan sunatan massal diikuti 517 peserta dari pelosok DIY dan daerah di sekitarnya. (tok)

 

Satu pasien DB meninggal dunia

KP Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menerima laporan seorang pasien meninggal dunia yang diduga karena demam berdarah (DB). Kepala Dinkes Bantul Siti Nur Zaenab menjelaskan pasien meninggal tersebut masih dalam proses audit oleh Dinkes sehingga belum dipastikan penyebabnya adalah DB. Audit dilakukan oleh Dinkes dengan mendatangkan dokter ahli dari RS Sarjito dan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengkaji kasus tersebut. Namun dari rumah sakit yang memeriksa pasien telah mendiagnosa penyebab kematian adalah DB. Selama Februari 2009 Dinkes menerima 25 laporan kasus DB. Jumlah ini turun hingga 30% dibandingkan Januari 2009 sebanyak 62 kasus. Siti berharap jumlah kasus DB terus menurun dengan adanya upaya penanggulangan yang lebih serius seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Sedangkan pengasapan (fogging) baru dilakukan di lokasi penemuan kasus DB.

Sementara itu kasus cikungunya juga mulai dijumpai di beberapa lokasi. Siti menyebutkan selama tahun 2009 terjadi 27 kasus cikungunya yang terdiri dari 20 kasus di Bangunjiwo Kasihan dan 7 kasus di Jambidan Banguntapan. Tidak terdapat pasien yang harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit maupun dilaporkan meninggal dunia akibat cikungunya. Siti menjelaskan penyakit DB dan cikungunya merupakan penyakit sejenis yang ditularkan oleh nyamuk Aides Aegipty. Namun virus yang dibawa berbeda yaitu virus dengue untuk DB dan virus cikungunya untuk cikungunya. Antisipasi kedua penyakit tersebut dapat dilakukan dengan tiga cara meliputi cara pencegahan, promotif dan pengobatan. Pencegahan dilakukan dengan PSN, ikanisasi dan abatisasi. Promotif dilakukan dengan meingkatkan daya tahan tubuh. Sedangkan pengobatan dengan pemberian obat bagi pasien DB namun untuk cikungunya tidak diperlukan. (lia)

 

Dua kasus kekerasan terhadap perempuan dilaporkan

KP Kasus kekerasan terhadap perempuan mulai dijumpai selama tahun 2009. Sekretaris Forum Kekerasan terhadap perempuan dan anak (FKTPA) Suprihastuti mengatakan pihaknya sudah menerima dua laporan selama tahun 2009. Namun dua kasus tersebut belum dilaporkan hingga ke lembaga hukum karena akan diselesaikan secara kekeluargaan . Tutik menjelaskan selama ini kasus kekerasan terhadap perempuan memang lebih banyak hanya diselesaikan secara kekeluargaan dengan FKTPA sebagai mediator. Tutik menambahkan kasus-kasus di tingkat kecamatan sebagian besar dapat diselesaikan dengan aparat kecamatan sebagai penengahnya.

Sementara itu Wakil Ketua FKTPA Joko sulasno nimpurno menambahkan selama tahun 2008 terdapat 27 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dan hanya 6 diantaranya yang dilaporkan kepada lembaga hukum. Joko menambahkan jumlah kasus selama tahun 2008 meningkat dibandingkan tahun 2007 sebanyak 17 kasus. Joko menjelaskan peningkatan tersebut tidak mengindikasikan peningkatan tindak kekerasan namun sebagai indikasi peningkatan keberanian melapor dari para korban. Joko menambahkan kasus kekerasan terhadap perempuan juga menimpa pelajar. Joko berharap pihak sekolah tetap memberikan kesempatan siswi tersebut untuk menuntut ilmu. Bila sekolah sudah tidak bersedia maka FKTPA yang akan turun tangan dan menyalurkan siswi ke sekolah yang lain. (lia)

 

Wakil Ketua PN Bantul dilantik

KP Ketua PN Bantul Purwono melantik dan mengambil sumpah Wakil Ketua PN Agus Ruwekso di Kantor PN Bantul Jumat pagi. Sebelumnya Agus menjabat sebagai salah satu hakim di PN Sukabumi Jawa Barat. Agus baru lima hari berada di PN Bantul dan belum memiliki agenda apapun. Namun Agus akan selalu melaksanakan perintah dari Ketua yang dilimpahkan kepadanya. Sementara itu dalam sambutannya Purwono mengharapkan wakil ketua yang baru dapat turut membantu proses penyelesaian perkara peradilan yang ada di PN Bantul. (lia)

Maret 7, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: