Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Bantul siap ciptakan 1.805 pengusaha baru

14 Maret 2009

KP Pemerintah Kabupaten Bantul akan menciptakan 1.805 pengusaha baru selama tahun 2009 melalui program pemberdayaan ekonomi keluarga miskin (PEKM). Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Badan Kesejahteraan Keluarga Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKK KB dan PP) mengalokasikan APBD senilai 1,7 miliar rupiah bagi 1.805 keluarga miskin (gakin) yang terbagi dalam 165 kelompok. Dana tersebut dicairkan oleh BKK KB dan PP di Pasar Seni Gabusan Jumat siang. Kepala BKK KB dan PP Djoko Sulasno Nimpuno mengatakan PEKM merupakan salah satu upaya untuk mengurangi jumlah gakin di Bantul. Gakin secara berkelompok diarahkan untuk membuka usaha di bidang yang dikuasai. Tiap kelompok terdiri dari 10 hingga 15 orang dengan modal PEKM senilai 500.000 hingga 1 juta rupiah per orang yang digulirkan melalui Bank Bantul. Gakin dihimbau mengembalikan modal setelah 1 tahun dengan bunga 5%. Program ini sudah diselenggarakan sejak tahun 2005 dan berhasil menggulirkan bantuan senilai 23,5 miliar rupiah bagi 38.229 gakin dalam 14.729 kelompok. Djoko menambahkan kelompok yang telah berkembang mendapatkan penghargaan dari Pemerintah berupa suntikan modal. Hingga saat ini suntikan modal bagi kelompok berkembang mencapai 9,2 miliar rupiah. Djoko menambahkan perkembangan usaha telah berhasil mengentaskan 11.000 keluarga dari kemiskinan.

Di bagian lain Sumirah warga Dingikan Argodadi Sedayu mengaku akan memanfaatkan bantuan PEKM sebagai tambahan modal berjualan jamu. Namun ketika modal tersebut sudah cair Sumirah akan membaginya untuk usaha jamu dan mendukung usaha taninya. Sumirah mengaku sudah berjualan jamu di Pasar Brosot selama 20 tahun sebagai pekerjaan sampingan selain bertani. Dia berjualan jamu untuk mencukupi biaya kuliah putranya karena hasil bertani digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (lia)

 

Lahan semakin susut, petani cari sampingan

Kp Semakin menyusutnya lahan pertanian memaksa sebagian petani di Bantul mulai menggeluti usaha diluar pertanian. Seperti Jalil warga Mandingan Ringinharjo yang membuka usaha tambal ban selain menggarap sawah. Jalil mengaku penghasilan dari sawahnya yang hanya 20 lobang tidak mencukupi kebutuhan keluarganya. Untuk menutup kekurangan biaya hidup jalil harus membuka usaha tambal ban. Meski penghasilan usaha tambal ban  tidak menentu namun mampu untuk membiayai pendidikan 3 anaknya. Jalil mengaku sawah milik orangtuanya cukup luas sehingga mampu memenuhi kebutuhan keluarga. namun setelah dibagi dengan 4 saudaranya masing-masing hanya mendapat bagian yang kecil dan mampu memenuhi kebutuhan hidup. Jalil memastikan 5 anaknya akan mendapat bagian sawah yang lebih kecil darinya. Namun Jalil tidak khawatir karena kelima anaknya tidak tertarik menjadi petani.

Dibagian lain Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Bantul Yahya menilai pergeseran dari sektor pertanian ke sektor lain seusai dengan program pemerintah kabupaten Bantul. Yahya menjelaskan pemerintah kabupaten Bantul mengharapkan jumlah warga Bantul yang bekerja di sektor pertanian semakin berkurang menyusul menyusutnya lahan pertanian. Disisi lain sektor perdagangan,kerajinan dan jasa lainnya mengalami peningkatan. Pemerintah kabupaten Bantul menurut Yahya sudah mempersiapkan berbagai langkah yang memungkinkan proses pergeseran dari sektor pertanian ke sektor lain berjalan lancar dan tidak menimbulkan gejolak. Diantaranya berupa modal,pelatihan,pendampingan dan akses pasar. (tok)

Sakit maag, Bupati rehap sementara

Kp Bupati Bantul Idam Samawi untuk sementara belum dapat menghadiri berbagai kegiatan baik yang digelar pemerintah kabupaten Bantul maupun warga masyarakat akibat sakit. Menurut keterangan wakil bupati Sumarno sakit yang menimpa Idam cukup mendadak. Sebab kemarin sore masih sempat bernyanyi pada acara yang digelar RS Panembahan Senopati. Namun menurut sumarno saat itu Idam sempat mengeluh sakit pada bagian perut. Sumarno mengatakan meski dalam kondisi sakit Idam tetap ingin menghadiri berbagai kegiatan seperti penyerahan bantuan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin (PEKM) jum’at siang di Pasar Senu Gabusan. Berdasarkan hasil pemeriksaan Idam menderita mag dan harus menjalani rawat inap di RS pantirapih. Sumarno mengharapkan doa seluruh warga kabupaten Bantul agar Bupati Bantul Idam Samawi segera sehat dan dapat berkumpul kembali dengan warga masyarakat. (tok)

 

Saluran air terpisah dengan saluran air penduduk

Pemancingan dan kolam renang operasional

KP Kebun Buah Mangunan Dlingo saat ini sudah dilengkapi dengan sarana pemancingan dan kolam renang. Kedua wahana ini sudah dibuka sejak Selasa 10 Maret 2009. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Bantul Edy Suharyanto mengatakan meski air yang diperlukan untuk kedua wahana tersebut cukup banyak namun tidak mengganggu saluran air penduduk sekitar. Edy menghimbau penduduk di sekitar Kebun Buah Mangunan agar tidak khawatir dengan ketersediaan air karena saluran milik penduduk terpisah dengan saluran air Kebun Buah Mangunan. Edy menjelaskan sumber air untuk pemancingan dan kolam renang diambil dari mata air di sebelah atas lokasi Kebun Buah. Dipertahut membangun sumur untuk mengambil mata air tersebut dan disalurkan ke pemancingan serta kolam renang. Sedangkan untuk menyiram aneka pohon buah, Dipertahut menyalurkan air dari Sungai Oyo. (lia)

 

Pencuri gondol kambing di Ngentak

Kp Pencuri yang hingga kini masih buron berhasil menggondol seekor kambing jantan milik Sojiman 38 tahun warga Ngentak Timbulharjo Sewon. Hilangnya kambing diketahui oleh Langgeng Lestari istri korban ketika bermaksud memberi makan kambing sekitar pukul 5 pagi. Saat sampai di kandang kambing yang ada di sebelah timur rumahnya, Lestari menemukan pintu kandang dalam keadaan terbuka. Selain itu salah satu ekor kambing jantan miliknya hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Sewon. Kerugian yang diderita korban diperkirakan mencapai 1 juta rupiah. (lia)

Maret 14, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: