Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Penyusutan lahan capai 1.500 hektar

19 Maret 2009

Akibat industri batu bata

KP Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Bantul Edy Suharyanto memastikan terjadinya penyusutan lahan pertanian akibat industri batu bata. Edy menjelaskan penggunaan lahan sawah di Kecamatan Banguntapan, Pleret dan Piyungan sebagai bahan baku pembuatan batu bata mencapai 1.500 hektar dari total lahan pertanian di Bantul seluas 16.000 hektar. Sehingga Edy menyimpulkan penyusutan lahan akibat industri batu bata hampir mencapai 10% dari total lahan pertanian. Edy menambahkan kondisi terparah terjadi di Kecamatan Banguntapan khususnya Desa Jambidan. Lahan pertanian yang digunakan sebagai bahan baku batu bata meninggalkan lubang-lubang yang cukup besar dengan kedalaman mencapai lapisan padas yang tidak subur. Namun lubang-lubang tersebut belum tentu siap untuk memelihara ikan. Edy mengaku pihaknya sudah mendekati petani yang menggarap lahannya sebagai bahan baku batu bata untuk mengurangi penggunaan lahan. Namun hingga kini pendekatan tersebut belum membuahkan hasil karena permasalahan ekonomi yang dihadapi petani.

Sementara itu lurah desa Jambidan Rustam Fatoni mengakui terdapatnya penyusutan lahan pertanian sebagai dampak usaha pembuatan batu bata di wilayahnya. Namun dengan memberikan pemahaman kepada warga masyarakat saat ini sudah 75 persen lahan yang rusak dapat kembali berproduksi. Fatoni menjelaskan proses pengolahan lahan agar kembali dapat berproduksi memakan waktu sekitar 7 bulan dengan menambahkan kompos. Sementara yang 25 persen sudah tidak dapat dimanfaatkan untuk pertanian karena kerusakannya terlalu parah. Walau demikian pemerintah desa Jambidan tetap berupaya memanfaatkan untuk kegiatan produktif seperti kolam ikan. Fatoni mengakui dari segi ekonomis jangka pendaek usaha pembuatan batu bata lebih menguntungkan. Karena satu meter persegi tanah laku dijual dengan harga 25 ribu rupiah. Namun dalam jangka panjang akan merugikan seiring merosotnya produkstifitas pangan yang berpengaruh terhadap ketahanan pangan. Fatoni mengakui pembuatan batu bata tidak dapat dihentikan sama sekali. Namun sebagai langkah pengendalian pemerintah desa membatasi penggalian tanah pada kedalaman 1,5 meter. Fatoni menambahkan pemerintah desa belum akan memasukan batasan ini dalam peraturan desa. (lia)

 

BLT Mandiri ditiadakan

Pencairan BLT tunggu Pusat

KP Kantor Pos Bantul sebagai penyalur bantuan langsung tunai (BLT) hingga kini belum mendapatkan data pasti penerima BLT di Bantul untuk tahun 2009. Kepala Kantor Pos Bantul Rajiman R Juhri memperkirakan penerima BLT di Bantul akan mengacu data tahun 2008 sekitar 62.000 rumah tangga sasaran (RTS). Rajiman juga belum dapat memastikan waktu pencairan BLT tahun 2009. Namun Rajiman menambahkan hingga kini pihaknya baru menerima laporan tentang pembagian BLT jatah Januari dan Februari 2009 masing-masing senilai 100 ribu rupiah per RTS. Jatah untuk bulan berikutnya masih menunggu kepastian dari Kantor Pos Pusat. Rajiman menambahkan gebyar pencairan BLT yang dimulai Rabu 18 Maret 2009 hanya untuk 33 kota besar saja. Rajiman menjelaskan untuk regional DIY-Jateng BLT hanya dicairkan di Kotamadya Yogyakarta dan Semarang. Rajiman menambahkan pihaknya akan mengusulkan pembuatan kartu BLT baru kepada pemerintah kabupaten Bantul sebagai antisipasi hilangnya kartu BLT tahun sebelumnya. Namun bila usulan tersebut tidak diterima pihaknya akan mengacu pada aturan Kantor Pos Pusat yang menyatakan pengambilan BLT dapat menggunakan KTP, SIM atau surat keterangan dari aparat desa yang sah.

Dibagian lain Sekertatris Daerah Kabupaten Bantul Gendut Sudarto memastikan pemerintah kabupaten Bantul tidak akan menutup kekurangan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat. Gendut mengaku pemerintah kabupaten Bantul tidak memasukan kebutuhan ini dalam APBD. Sehingga sejak jauhari Gendut menginstruksikan kepada Camat dan Lurah untuk membagikan BLT sesuai data dari pemerintah pusat. Gendut menjelaskan sebagai alternatif bila sangat dibutuhkan maka pemerintah kabupaten Bantul akan membahas dalam anggaran belanja tambahan (ABT). Berkaitan dengan bantuan pencetakan kartu gendut mengaku tidak terdapat masalah karena kebutuhan dananya relatif kecil. (tok)

 

PKNU Istighosah di Donotirto, PAN rapat umum di Jambidan

Kp Mengisi kampanye terbuka putaran pertama rabu siang Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Bantul menggelar Istighosah di lapangan Donotirto Kretek. Istighosah yang dipimpin KH Wazirudin dari Jejeran Pleret memohon kepada Allah swt agar meridloi seluruh calon legislatif dari PKNU. Istigosah juga menghadirkan orasi politik dari Calep Propinsi Diy Dapil Bantul Muhammad Aznan. Dibagian lain Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar kampanye terbuka di lapangan Jambidan. Kampanye menghadirkan juru kampanye ketua DPW PAN DIY Imawan Wahyudi dan ketua DPD PAN Bantul Suharwanto.

Sementara itu calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bantul Sulistyo memanfaatkan masa kampanye dengan kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat. Sulis menilai sistim kampanye ini lebih efektif untuk menghitung jumlah dukungan dibanding sistim kampanye pengerahan massa. Sulistyo yang mengaku tidak mendapat dukungan dari organisasi massa tertentu siap bersaing dengan calon DPD lainnya. Memperjuangkan kesitimewaan DIY secara menyeluruh menjadi visi utama Sulistyo. Sulsityo berharap dengan visi mewujudkan kesejahteraan rakyat dengan bingkai keistimewaan maka akan terjadi perubahan visi DIY. Seperti kemungkinan merubah DIY menghadap ke selatan. Dengan pembangunan sektor maritim.agraris dan niaga.  (tok)

 

32.500 lembar surat suara rusak

KP Dari hasil sortir dan pelipatan surat suara KPU Bantul memastikan 1,1% surat suara rusak. Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Bantul Nurudin Latif menyebutkan jumlah surat suara rusak mencapai 32.553 lembar dari total surat suara sebanyak 2.903.884 lebar. KPU sudah melakukan pleno kerusakan surat suara dan mengajukan pengganti ke KPU Pusat. Data pemilih tambahan juga dikirimkan bersama pengajuan surat suara pengganti tersebut. KPU berharap surat suara pengganti dapat diterima sebelum tanggal 25 Maret 2009 karena H-3 atau 6 April 2009 seluruh perlengkapan logistic harus sudah diterima KPPS. Latif menambahkan sebagai konsekuensi perubahan DPT kartu C4 atau undangan bagi pemilih juga bertambah. Latif menambahkan pihaknya kemungkinan besar tidak jadi meminjam kotak suara dari Kabupaten Sleman karena berdasar perkiraan simulasi, kotak suara yang dimiliki KPU Bantul dinilai cukup. Latif menjelaskan berdasar simulasi satu kotak suara dapat memuat hingga 500 lembar surat suara dalam keadaan terlipat rapi. Namun pihaknya mengambil jumlah 450 lembar surat suara dalam satu kotak karena perkiraan tidak semua pemilih melipat dengan rapi. Sedangkan kekurangan bilik suara tetap dipinjamkan dari Kotamadya Yogyakarta. Pada saat pemungutan suara berlangsung KPU menyediakan 4 bilik suara dan 4 kotak suara dalam satu tempat pemungutan suara (TPS). Latif menambahkan dalam satu bilik suara KPU menyediakan dua pena dengan tinta berwarna merah. (lia)

 

Pemkab tak punya wewenang larang siswa sekolah ikuti kampanye

KP Pemerintah Kabupaten Bantul tidak memiliki larangan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) untuk mengikuti kampanye. Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal Mahsrun Gazali menegaskan pihaknya menyerahkan tanggungjawab larangan kampanye tersebut kepada orang tua siswa. Masharun mengaku telah mensosialisasikan kampanye kepada siswa melalui forum di sekolah yang turut dihadiri orang tua siswa. Sosialisasi tersebut menegaskan pentingnya pemilu dan dampaknya terhadap sukses Ujian Nasional (Unas) 2009. Sosialisasi pemilu direncanakan terselenggara sebanyak tiga kali di setiap sekolah. Sukses pemilu dan sukses unas merupakan dua bagian dari panca sukses 2009 yang dicanangkan Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal. Tahun 2009 sebanyak 4.985 siswa SMA dan MA serta 3.034 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan mengikuti Unas. (lia)

Maret 20, 2009 - Posted by | Info Harian

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: