Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

PNPM Mandiri belum sepenuhnya berhasil

20 Maret 2009

Kp Program Peningkatan Potensi Kecamatan (PPK) yang menjadi bagian Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di Bantul belum sepenuhnya berhasil. Pernyataan ini disampaikan Koordinator PNPM Mandiri Kabupaten Bantul Mursuadi dalam Lokakarya yang digelar rabu siang di pendopo parasamya. Kondisi ini dapat dilihat dari belum mampunya pemerintah kecamatan menangani kasus gizi buruk. Padahal setelah menerima kucuran dana selama 3 tahun anggaran seharusnya kecamatan tidak perlu menunggu bantuan dari pemerintah kabupaten Bantul untuyk menyelesaikan kasus gizi buruk. Karena kecamatan sudah memiliki dana bergulir untuk menanganinya. Pada tahun 2009 kabupaten Bantul mendapat kucuran dana PNPM Mandiri yang setelah ditambah dana pendamping dari APBD jumlahnya mencapai 9,9 Milyar rupiah. Bantuan ini diharapkan dapat meingkatkan kemandirian kecamatan Pajangan, Kretek, Imogiri, Piyungan dan Dlingo.

Menanggapi kondisi ini Sekertaris Daerah Bantul Gendut Sudarto menilai terlalu dini untuk menyatakan PNPM mandiri berhasil atau tidak. Gendut menjelaskan bila ukurannya fisik maka sudah dapat dikatakan berhasil. Meski harus menunggu dampak dari pembangunan sarana fisik untuk warga miskin. Namun menurut Gendut tidak seluruh PNPM Mandiri bersifat fisik. Sehingga masih membutuhkan waktu minimal 3 tahun untuk menyatakan berhasil atau tidak. Gendut mengatakan untuk dana pendamping pemerintah kabupaten bantul sudah menganggarkan dalam APBD 2009. Gendut menilai wajar bila pemerintah pusat mensyaratkan terdapatnya dana pendamping dari pemerintah daerah sebelum memberikan bantuan. (tok)

 

Pemdes Jambidan desak PLN beri ganti rugi

Kp Pemerintah Desa Jambidan Banguntapan mendesak PLN untuk tetap memberikan ganti rugi kepada warga yang dilewati jalur Saluran Utama Teganagan Tinggi (SUTT). Lurah desa Jambidan Rustam Fatoni menilai selama ini PLN terkesan hanya memberikan ganti rugi kepada warga yang menuntut haknya. Padahal seharusnya menuntut atau tidak PLN harus memberikan hak warga yang dirugikan akibat dilewati jalur SUTT sehingga harga tanahnya anjlog. Kondisi ini menyebabkan masalah ganti rugi berlarut-larut sampai sekitar 7 tahun. Padahal warga di wilayah lainnya sudah menerima ganti rugi sejak dimulainya proyek SUTT pada tahun 2001. Fatoni berharap PLN dapat memberikan kepastian paling lambat 2 minggu setelah pembicaraan terakhir yang difasilitasi DPRD Bantul. (tok)

 

Dipertahut siap bangun 8 lokasi sumur renteng baru

Kp Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul akan membangun sumur renteng di 8 lokasi. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Edi Suharyanto menjelaskan sumur renteng yang setiap paketnya terdiri dari satu sumber sumur pantek dan 20 sumur penampungan menjadi solusi irigasi untuk lahan-lahan yang tidak terjangaku irigasi. Pada tahun 2009 pemerintah kabupaten Bantul akan menjadikan lahan-lahan ini sebagai sentra pengembangan tanaman sayur seperti sawi dan kacang panjang. 8 lokasi sumur renteng ini 4 diantaranya dilahan pasir kecamatan Sanden,2 di kecamatan Pajangan dan 2 di daerah aliran sungai progo di Srandakan. Edi mengakui dari segi biaya pembuatan 1 paket sumur renteng yang mencapai 90 juta rupiah cukup mahal. Namun dari segi pemerataan hasil pembangunan langkah ini harus ditempuh. Sehingga warga yang tinggal di lahan-lahan marginal dapat bercocok tanam. (tok)

 

300 warga Dusun Nyangkringan sudah centangan

KP Meski kampanye terbuka baru memasuki hari ketiga lebih dari 300 warga Dusun Nyangkringan Kelurahan Kecamatan Bantul Kamis siang sudah melakukan pemungutan suara di TPS setempat. Sejak pukul 7 pagi warga sudah mendatangi TPS, petugas KPPS pun segera memanggil warga satu per satu untuk mencentang di bilik suara yang tersedia. Beberapa warga tampak kebingungan dalam menandai pilihannya karena jumlah partai yang terlalu banyak. Salah satunya Sumardiyah 63 tahun yang mengaku kesulitan mencari gambar partai pilihannya. Sumardiyah sengaja tidak mencentang calon legislatif (caleg) karena tidak kenal. Dari 4 macam surat suara yang diberikan petugas, Sumardiyah mengaku hanya mencentang gambar partai pilihannya saja.

Berbeda dengan Sumardiyah, Karim 69 tahun mengaku sudah mengenal caleg pilihannya. Dia mencentang caleg pilihannya pada sebagian surat suara. Sedangkan sisanya hanya dicentang gambar partainya saja. Karim menambahkan metode pemilihan kali ini tidak sulit baginya, namun bagi pemilih yang belum mengetahui dengan jelas Karim memastikan mereka akan kesulitan.

Di bagian lain Kabid Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi DIY Nanang Kusni mengatakan pemungutan suara yang dilakukan warga Nyangkringan hanyalah sebuah simulasi. Acara tersebut bertajuk simulasi dan penghitungan suara pemilu 2009 Dusun Nyangkringan. Nanang menambahkan sebelumnya tim provinsi juga menyelenggarakan simulasi yang sama di Desa Wijimulyo Kulonprogo. Simulasi pemilu hanya akan dilaksanakan selama dua kali masing-masing di Bantul dan Kulonprogo. Berdasar pengamatan Nanang di TPS Nyangkringan, warga yang kesulitan melakukan pemungutan suara dapat menghabiskan waktu hingga tujuh menit. Nanang menegaskan hal tersebut menjadi indikasi kurangnya sosialisasi pemilu. Simulasi pemilu di Dusun Nyangkringan diselenggarakan hingga selesai penghitungan surat suara sekitar pukul 12 malam. Petugas menyediakan 353 surat suara dengan 7 surat suara cadangan. (lia)

 

Panwaslu temukan indikasi pelanggaran kampanye PAN

KP Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantul menyampaikan terdapatnya indikasi pelanggaran kampanye oleh Partai Amanat Nasional (PAN) pada kampanye terbuka yang diselenggarakan Rabu siang di Jambidan Banguntapan. Anggota Panwaslu Kabupaten Bantul Supardi mengaku menerima laporan dari Panitia Pengawas Kecamatan Banguntapan tentang terdapatnya pembagian tas plastik berlogo PAN sejak pukul 6 pagi di Pasar Jambidan. Supardi menjelaskan kampanye baru dapat dimulai pukul 9 pagi hingga pukul 4 sore. Selain itu Panwas juga mendapati PAN melibatkan anak-anak sebagai peserta kampanye. Peserta yang menggunakan knalpot blombong juga dipermasalahkan melanggar kampanye, namun hal itu sudah ditangani petugas kepolisian. Sedangkan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) yang mengadakan kampanye di Lapangan Donotirto Kretek Rabu siang dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Selasa siang dinilai tertib. Supardi menambahkan pihaknya akan merekomendasikan pelanggaran kepada KPU Bantul karena pemberian sanksi administratif merupakan kewenangan KPU. (lia)

 

PKB kampanye di Wonokromo

Tim sukses GKR Hemas kampanye di Imogiri dan Sanden

KP Kamis siang giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menggunakan kesempatan untuk berkampanye. PKB memusatkan pengerahan masa di Wonokromo Pleret dengan juru kampanye KH Ahmad Nurlatif, KH Mabarun dan KH Chudori Abdul Aziz. Kampanye terbuka tersebut dimeriahkan dengan pertunjukan musik rebana. Di bagian lain calog anggota DPD GKR Hemas Kamis siang juga berkampanye di Imogiri dan Sanden. Namun GKR Hemas tidak hadir dalam kampanye tersebut, kampanye hanya dikoordinir oleh tim sukses GKR Hemas. Tim sukses menerjunkan lima orang juru kampanye. (lia)

 

Mayat bayi laki-laki gemparkan warga Gunturan

Kp Penemuan mayat bayi laki-laki kamis siang menggemparkan warga gunturan Triharjo Pandak. Mayat bayi laki-laki yang diperkirakan baru berumur 3 hari ini pertama kali ditemukan Timbul 50 tahun di bantaran sungai progo saat menambag pasir. Ketika mengeruk pasir timbul melihat benda mencurigakan yang setelah dilihat ternayat mayat bayi laki-laki. Selanjutnya saksi menyampaikan penemuan ini kepada Sudibyo yang kebetula lewat. Selanjutnya sudibyo melaporkan penemuan ini ke Polsek Pandak. Petugas Polsek pandak selanjutnya membawa mayat bayi laki-laki ini ke RS Sarjito. (tok)

 

Maret 21, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: