Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Kelulusan Unas ditarget 98%

6 April 2009

Kp Kabupaten Bantul mentargetkan kelulusan siswa SMA pada tahun ajaran 2008/2009 mencapai 98 persen. dan kalulusan siswa SMK mencapai 94 persen. Wakil Bupati Bantul menyampaikan pernyataan ini seusai membuka sosialisasi sukses Ujian Nasional 2009 sabtu siang di Gedung Induk komplek Parasamya. Untuk mencapai target pemerintah kabupaten Bantul sudah menggulirkan program tambahan jam pelajaran,tambahan bimbingan dan tambahan tryout. Selain pemberian Achievement Motivation Training (AMT). Sumarno optimis dengan menjalankan seluruh program maka kabupaten Bantul dapat mempertahankan prestasi sebagai peraih nilai Unas tertinggi di propinsi DIY.

Sementara itu Ketua Musyawarah Kepala Sekolah Negeri Bantul Paimin menjelaskan berdasarkan hasil tryout terakhir prosentase kelulusan di beberapa sekolah favorit masih mencapai 50 persen. Walau demikian Paimin optimis dapat mencapai target prosentase kelulusan yang ditetapkan pemerintah kabupaten Bantul. Paimin menjelaskan soal-soal yang dalam tryout disusun oleh Musayawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sengaja dibuat lebih sulit. Dengan biasa mengerjakan soal yang sulit maka siswa dengan mudah dapat mengerjakan soal dari pusat yang berdasarkan pengalaman sebelumnya lebih mudah.

Dibagian lain anggota Komisi A DPRD Bantul Agus Efendi berharap hasil tryout secepat mungkin dapat diketuhi pihak sekolah. Sehingga sekolah dapat segera mengevaluasi kesalahan yang menyebabkan masih rendahnya prosentase kelulusan. Bertolak dari pengalaman tahun lalu hasil tryout baru diterima sekolah beberapa hari menjelang pelaksanaan Ujian Nasional. Akibatnya terdapat beberapa sekolah yang sama sekali tidak dapat mengevaluasi. Berkaitan dengan persiapan Ujian Nasional Komisi A DPRD sudah mengagendakan kunjungan untuk memantau persiapan Ujian Nasional. (tok)

Baru dua perusahaan naikkan upah

KP Berdasarkan pemantauan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, hingga Maret 2009 baru dua perusahaan dari 11 perusahaan yang mulai menaikan gaji karyawannya. Kepala Disnakertrans Bantul Sugeng Sudaruno menyebutkan dua perusahaan tersebut diantaranya PT Daya Utama Mandiri dan PT Gaya Bela Diantama. Sugeng menjelaskan PT Daya Utama Mandiri sudah menaikkan gaji karyawannya dari 586.000 menjadi 600.000 per bulan sejak Februari 2009. Sedangkan sembilan perusahaan lain yang memohon penangguhan UMP masih menggaji karyawannya sesuai UMP lama yaitu 586.000 per bulan. Sugeng menyebutkan sembilan perusahaan tersebut diantaranya CV Wira Mulya, PT Out of Asia, PT Tosalina Eksporindo, PT Rumindo Pratama, PT Komitrando, PT Nine Squre Indonesia, CV SMR Eksporfurindo, PT Samitex dan PT Samku Glove. Sugeng mengatakan kurangnya pemasukan yang diterima perusahaan menjadi kendala bagi perusahaan-perusahaan tersebut untuk menaikkan gaji karyawannya. Sugeng mencontohkan perusahaan yang bergerak di bidang furnitur sudah menyelesaikan produk pesanan namun belum diekspor sehingga belum mendapatkan penghasilan lebih.

Sugeng menambahkan keluhan 10 karyawan PT Komitrando di DPRD Bantul terkait dengan belum dibayarkannya gaji sesuai UMP sudah diketahui Disnakertrans Bantul. Sugeng mengatakan penangguhan pembayaran UMP PT Komitrando hingga Oktober 2009 sehingga saat ini perusahaan belum menggaji karyawannya sesuai UMP. Namun pihak perusahaan mengaku sudah mensosialisasikannya kepada karyawan. Sugeng berpendapat kemungkinan besar 10 karyawan tersebut tidak mengikuti sosilisasi atau memiliki pemikiran yang berbeda. Sugeng menambahkan SK Dewan Pengupahan menjadi acuan pemberian UMP namun bila penangguhan dapat dibicarakan dengan karyawan maka pemberian UMP didasarkan dari diskusi tersebut. (lia)

Persyaratan jadi peserta PKH sulit

KP Sulitnya pemenuhan persyaratan untuk menjadi penerima program keluarga harapan (PKH) menyebabkan jumlah penerima PKH 2009 masih sama dengan penerima pada tahun 2008. Kepala Dinas Sosial Mahmudi menjelaskan penerima PKH di Bantul berasal dari Kecamatan Sanden, Kasihan, Sewon, Imogiri dan Dlingo. Baik tahun 2008 maupun 2009 kecamatan penerima PKH masih sama karena tiap kecamatan harus mengajukan minimal 200 keluarga sebagai penerima PKH. Sejauh ini permohonan PKH yang diterima Dinas Sosial banyak yang berasal dari luar kecamatan tersebut. Namun kekhususan keluarga sangat miskin dan adanya persyaratan ibu hamil atau memiliki anak belita menyebabkan jumlahnya kurang dari 200 penerima. Di sisi lain Mahmudi menilai PKH sejauh ini sangat dibutuhkan masyarakat karena penyerapannya sangat tinggi. Pada tahun 2008 penyerapan PKH mencapai 100% bahkan lebih karena Dinsos terpaksa mengambilkan dana PKH dari sumber lain seperti bantuan sosial kemasyarakatan (BSK), pendidikan dan kesehatan. Mahmudi menambahkan hingga Maret 2009 penyerapan dana BSK mencapai 700 juta rupiah dari total anggaran sebanyak 3 miliar, penyerapan dana pendidikan mencapai 800 juta rupiah dari total anggaran 3,5 miliar dan penyerapan dana kesehatan mencapai 700 juta rupiah dari total anggaran 3 miliar. (lia)

Partisipasi ijut pemilu capai 93% akan dipertahankan

Kp Pemerintah kabupaten Bantul bertekat mempertahankan prestasi sebagai daerah dengan tingkat partisipasi tertinggi pada pelaksanaan pemilu mencapai 93 persen. Wakil Bupati Bantul Sumarno mengatakan selain mempertahankan tingkat partisipasi pemerintah kabupaten Bantul juga mentargetkan kesuksesan dalam bidang penyelenggaraan. Sumarno berharap suasana kondusif hingga pelaksanaan kampanye terbuka dapat terjaga hingga pelaksanaan pemilihan presiden. Sumarno menyadari terdapatnya potensi golput yang cukup besar. Untuk itu pemerintah kabupaten Bantul selalu mengajak warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya melalui media massa dan sosialisasi langsung kepada masyarakat. (tok)

Nelayan temukan mayat

Kp Nelayan pantai Parangkusumo sabtu pagi digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di tepi pantai. Mayat pertamakali ditemukan wagiyo nelayan setempat sekitar pukul 5 pagi saat hendak melaut. Saksi curiga terhadap sebuah benda di atas pasir. Yang setelah didekati ternyata sesosok mayat laki-laki dengan tinggi badan sekitar 160 centimeter dan berusia sekitar 50 tahun. Saat ditemukan korban memakai celana panjang warna hijau dan baju batik berwarna merah. Saksi langsung melaporkan penemuan ini ke Polsek Kretek. Sementara itu dokter puskesmas kretek joko mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan korban sudah meninggal dunia lebih dari 4 hari. Terdapatnya beberapa bagian tubuh yang mulai bengkak menunjukan korban meninggal akibat tenggelam. Berdasarkan pemeriksaan juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. (tok)

April 6, 2009 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: