Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Suara caleg Golkar nol

16 April 2009

KP Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Bantul Agus Subagyo menerima laporan  indikasi kekeliruan rekapitulasi jumlah suara caleg partai golkar di Kecamatan Pundong. Agus menjelaskan rekap dari Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Pundong  tertulis jumlah suara Golkar untuk caleg provinsi adalah nol. Masing-masing caleg tidak mendapatkan suara sama sekali di Desa Panjangrejo Pundong. Padahal dari rekap saksi yang disampaikan kepada Agus, Golkar mendapatkan 453 suara untuk caleg DPRD Provinsi DIY dapil Bantul. Agus menambahkan meski partainya dirugikan pihaknya belum melaporkan hal tersebut kepada Panitia Pengawas Pemilu karena masih menunggu hasil pleno di tingkat kecamatan yang masih berlangsung hingga Rabu siang. Dalam pleno tersebut saksi dari partai Golkar akan meminta pertanggungjawaban hilangnya suara dalam rekap kecamatan kepada PPK Kecamatan Pundong. Bila para saksi gagal memperjuangkan jumlah suara tersebut Golkar akan menerjunkan tim investigasi dari DPW Partai Golkar Provinsi DIY. (lia)

 

Pembahasan tiga Raperda molor

Kp Pembahasan 3 Rancangan Peraturan Daerah oleh DPRD Bantul dipastikan molor. Bila semula Panitia Musyawarah DPRD Bantul menjadwalkan pembahasannya pada pertengahan April 2009. Kamis esok Panitia Musyawarah baru akan menggelar rapat menyusun jadwal pembahasan 3 Raperda ini. Ketua DPRD Bantul Joko Purnomo saat dihubungi melalui telpon mengaku kesibukan sebagian anggota DPRD untuk mengamankan suara menjadi penyebab utama molornya pembahasan. Bila untuk membahas satu raperda harus melalui sekitar 5 rapat paripurna dikhawatirkan permbahasan belum selesai hingga selesainya tugas DPRD pada agustus 2009.

Sementara itu anggota Komisi A DPRD bantul agus Efendi mengaku belum menerima salinan 3 draft raperda yang diajukan eksekutif. Agus memperkirakan draft masih berada di pimpinan Dewan. Namun pada prinsipnya agus tetap akan menyelesaikan pembahasan 3 raperda. Agus menilai dikahir masa jabatan seharusnya setiap anggota DPRD Bantul justru memperlihatkan keseriusan dalam menyelesaikan amanat yang diberikan rakyat. Terlepas terpilih kembali atau tidak untuk masa jabatan berikutnya namun pembahasan 3 raperda ini menjadi kewajiban yang harus dijalankan. (tok)

 

Program MBS baru mencakup lima kecamatan

Kp Program Managemen Berbasis Sekolah (MBS) Sekolah Dasar yang digulirkan pemerintah kabupaten Bantul bersama Unicef sejak 2008 baru mencakup 5 kecamatan. Masing-masing Pandak,Pajangan,Sedayu,Bambanglipuro dan Kretek. Kepala Bidang Sosial Budaya Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul Bobot Arifi Aidzin mengaku anggaran menjadi kendala utama penerapan program MBS. Bobot menjelaskan untuk 5 kecamatan ini Unicef menyediakan anggaran mencapai 800 juta rupiah. Padahal menurut Bobot program ini cukup berhasil meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Bantul. Sehingga pemerintah kabupaten Bantul berencana menindaklanjutinya

Dibagian lain Kepala Dinas Pendidikan Dasar Bantul Sahari mengatakan program MBS sebagai bentuk otonomi pendidikan digulirkan menyusul pelaksanaan otonomi daerah. Sahari menjelaskan selain unicef beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Internasional juga sudah menggulirkan program MBS di beberapa kecamatan. Namun program kerjasama dengan Unicef menggunakan anggaran paling besar. Melihat keberhasilan program di kecamatan Pandak,Pajangan dan Sedayu pada tahun 2008 Dinas Pendidikan Dasar mengusulkan kepada pemerintah kabupaten Bantul agar seluruh kecamatan dapat menerima program MBS. Sahari menambahkan Dinas Pendidikan Dasar Bantul mengsulkan anggaran 220 juta rupiah untuk program MBS di kecamatan Jetis dan Imogiri pada tahun 2010. (tok)

 

Bantul peroleh 1,11 M untuk perbaiki irigasi

KP Kabupaten Bantul memperoleh dana tugas pembantuan dari APBN senilai 1,11 miliar rupiah untuk memperbaiki saluran irigasi. Hal ini diungkapkan dalam rapat teknis pengelolaan lahan dan air di Bogor Selasa 14 April 2009. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Kabupaten Bantul Edy Suharyanto mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk perbaikan jaringan irigasi tingkat usaha tani di 11 lokasi, jaringan irigasi desa di 3 lokasi, pengelolaan irigasi partisipatif di Dusun salakan Potorono Banguntapan, pembangunan dam parit di Dusun Sabrang Triwidadi Pajangan, pembangunan sumur resapan di Segoroyoso Pleret dan perbaikan kesuburan sawah berbasis jerami di 4 lokasi. Edy menjelaskan perbaikan irigasi sangat cocok diterapkan di Bantul karena hingga kini masih terdapat kerusakan saluran irigasi sebanyak 30% akibat gempa bumi 2006. Selain itu posisi Kabupaten Bantul berada di bagian paling hilir sehingga ketersediaan air terbatas. Dengan adanya perbaikan dan pembangunan saluran irigasi akan mempermudah sawah-sawah di Bantul mendapatkan air yang cukup. Edy menambahkan Kabupaten Bantul saat ini sedang memaksimalkan indeks pertanaman hingga 400% per tahun, satu tahun tanam dan panen 4 kali. Hal ini perlu didukung dengan jumlah air yang cukup banyak.

Di bagian lain Kabid Operasi Pemeliharaan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Bantul Wagiyo mengatakan hingga kini Dinas SDA  Bantul berhasil memperbaiki 95% saluran irigasi yang rusak akibat gempa. Sisanya sebanyak 5% akan menjadi agenda perbaikan tahun 2009. Wagiyo menambahkan saat ini hanya tinggal dua daerah irigasi (DI) yang belum diperbaiki masing-masing DI Pendowo di Desa Guwosari Pajangan dan DI Sambeng di Dlingo. Wagiyo menjelaskan perbaikan daerah irigasi Pendowo hanya tinggal menunggu hasil lelang dengan pengembang. Sedangkan DI Sambeng hingga kini sudah disurvei kebutuhan pendanaannya. Namun karena jaraknya jauh dari pusat kota dan harus memotong bebatuan besar maka pengerjaannya belum dimulai. Anggaran yang disedakan Dinas SDA untuk perbaikan kedua darah irigasi tersebut senilai 650 juta rupiah untuk DI Pendowo dan 15 juta rupiah untuk DI Sambeng. Wagiyo menambahkan kedua DI tersebut meurpakan DI sekunder. Berdasar undang-undang sumber daya air nomor 7 tahun 2004, kewenangan Dinas SDA hanya berwenang menangani DI primer dan sekunder. Sedangkan kewenangan pengelolaan DI tersier dan kuarter menjadi tanggungjawab Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A). Saat ini di Bantul terdapat 113 DI primer dan sekunder yang dikelola Dinas SDA. (lia)

 

Tari Montro akan ditampilkan di Parasamya

KP Tari Montro Projotamansari sebagai ikon tari di Bantul akan ditampilkan dalam Gelar Budaya Kebangkitan Wanita Paska Gempa dan Pemilu di Pendopo Parasamya 28 April 2009. Tari ini akan ditampilkan sebagai tari identitas Bantul oleh para pelajar. Kepala Dinas Pariwisata Bantul Suyoto mengatakan saat ini Dinas Pariwisata sedang menarik minat pelajar kepada kesenian dan kebudayaan. Dinas Pariwisata mulai melakukan uji coba tari montro dalam ekstrakurikuler sekolah di beberapa SD, SMP dan SMA. Suyoto menambahkan tahun 2010 Dinas Pariwisata mentargetkan pihaknya dapat memasukkan tari montro dalam kurikulum sekolah. Tari montro merupakan tarian tradisional berbasis salawatan yang berasal dari Wonokromo Pleret. (lia)

 

Siswa SLB tenggelam di Sungai Progo

Kp Arus sungai progo di dusun sungapan lor argodadi sedayu rabu siang menelan korban. Elias panji 13 tahun siswa Sekolah Luar Biasa yang sedang mandi tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai. Menurut keterangan saksi sutadi sekitar pukul 2 siang korban terlihat mandi bersama satu temannya. Tiba-tiba korban yang diduga tidak dapat berenang ini tenggelam. Jenazah korban ditemukan sekitar 5 meter dari lokasi tenggelam. Hingga rabu siang sudah 2 korban tenggelam di sungai progo. Sebelumnya daliman warga poncosari srandakan juga tenggelam di sungai progo saat menyeberang. (tok)

April 17, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: