Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Soal Unas mulai didistribusikan

20 April 2009

Kp Soal ujian nasional 2009 SMA,MA dan SMK sabtu siang mulai didistribusikan ke setiap Kelompok Kerja (Pokja). Sementara untuk soal ujian nasioanl SMP dan MTs akan didistribusikan mulai 27 April 2009. Kepala Dinas Pendidikan Dasar kabupaten Bantul Sahari memastikan distribusi soal mulai dari percetakan hingga sekolah mendapat pengawalan dari polisi dan tim pemantau independen (TPI). Sehingga sahari menjamin tidak terdapat soal yang bocor. Sahari menilai bila terdapat oknum yang mengaku menjual soal-soal ujian nasional dapat dipastikan hanya berupaya memanfaatkan situasi. Sementara soal yang dijual berbeda dengan soal ujian nasional yang asli. Sahari menambahkan dinas pendidikan dasar akan menjatuhkan sangsi tegas bagi oknum yang tertengkap melakukan praktek kecurangan dalam Ujian Nasional.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas (Dikmentas) Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal Totok Sudarto memastikan seluruh siswa SMA dan MA di kabupaten Bantul siap mengikuti Ujian Nasional 2009 mulai senin 20 April 2009. Totok menjelaskan berdasarkan 12 kali pelaksanaan tryout prosentase kelulusan terus mengalami peningkatan. Hasil tryout terakhir menunjukan prosentase kelulusan sudah mencapai 75 persen. Totok berharap seluruh siswa SMA dan MA dapat lulus Ujian Nasional dan melanjutkan ke Perguruan tinggi. Sebab berdasarkan tujuannya setelah lulus siswa SMA dan MA diharapkan tidak langsung bekerja. Berdasarkan data terakhir jumlah lulusan SMA dan MA yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi hanya sekitar 60 persen. Biaya masih menjadi kendala terbesar lulusan SMA dan MA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. (tok)

 

Pemilih luar Bantul bisa nyontreng di Bantul

KP Ketua KPU Bantul Budi Wiryawan menghimbau pemilih dari luar Bantul yang berdomisili di Bantul agar segera membuat surat pernyataan akan menggunaan hak pilihnya di Bantul dalam pemilihan presiden. Formulir surat pernyataan tersebut disediakan oleh KPU Bantul dan akan didistribusikan oleh Panitia Pemungutan Keamatan. Pemilih diminta untuk proaktif tanpa harus menunggu petugas mendata mereka sehingga dapat menghubungi PPK, PPS, KPPS maupun aparat desa setempat. Budi menambahkan setelah surat pernyataan dipenuhi oleh pemilih, pemilih diharapkan dapat menghubungi instansi tempat KTP asalnya dibuat melalui keluarga di tempat asal. Pemilih perlu menyampaikan bahawa mereka tidak menggunakan hak pilihnya di tempat asal dan tidak perlu didata sebagai pemilih di tempat asal. Pendataan pemilih dari luar Bantul ini akan dilakukan hingga 10 Mei 2009 bersama dengan pemutakhiran daftar pemilih tetap (DPT). DPT akan diumumkan tanggal 11 hingga 17 Mei 2009 di TPS terdekat. DPT kemudian akan ditetapkan tanggal 18 hingga 24 Mei 2009 dan direkap di tingkat provinsi tanggal 25 hingga 27 Mei 2009. DPT akan dimasukkan dalam rekap nasional tanggal 28 hingga 31 Mei 2009. (lia)

 

Perluasan trayek Trans Jogja

Studi kelayakan penumpang perlu dilakukan

KP Rencana perluasan trayek Trans Jogja ke Bantul mendapat perhatian dari Komisi C DPRD Bantul. Wakil Ketua Komisi C DPRD Bantul Amir Syarifudin menilai studi kelayakan terkait dengan terbatasnya jumlah penumpang perlu diadakan sebelum jalur perlasan trayek dibangun. Amir mengatakan saat ini angkutan di Bantul jumlahnya semakin minim karena kurangnya penumpang. Amir berharap adanya perluasan trayek Trans Jogja ke Bantul tidak memperburuk keadaan melainkan akan berdampak positif terhadap angkutan lama yang sudah ada. Dalam mengakaji studi kelayakan tersebut Trans Jogja perlu bekerjasama dengan LSM atau Dinas Perhubungan Provinsi DIY.

Pernyataan senada juga disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Bantul Mardi ahmad. Mardi menjelaskan menyediakan sarana transportasi yang nyaman dan murah merupakan target Departemen Perhubungan. Namun sebelum mengambil keputusan akan lebih bijaksana bila melakukan kajian terlebih dahulu. Seperti perluasan trayek trans Jogja ke Bantul yang perlu mengkaji jumlah penumpang,mengingat angkutan yang tersedia masih kekurangan penumpang. Walau demikian tidak tertutup kemungkinan keberadaan Trans Jogja justru dapat meningkatkan jumlah penumpang. (lia)

 

PKL sekitar sekolah khawatir tak boleh jualan

Kp Puluhan warga yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Keliling Lintas Sekolah (PPKLS) sabtu siang mendatangi DPRD Bantul untuk menyampaikan aspirasi. Dihadapan Ketua DPRD, Anggota Komisi B,Dinas Pendidikan Dasar, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, Perwakilan PPKLS solikun mengaku khawatir menyusul keluarnya surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Dasar kepada seluruh Kepala SD di Bantul untuk menutup kawasan sekolah dari pedagang. Solikun mengaku kekhawatiran ini muncul karena berdagang merupakan satu-satunya mata pencaharian mereka. Untuk itu solikun meminta penjelasan dari Dinas Terkait mengenai latar belakang keluarnya surat edaran.

Menanggapi pernyataan Solikun Kepala Dinas Pendidikan Dasar sahari mengatakan Dinas Pendidikan Dasar tidak pernah mengeluarkan surat edaran seperti yang dimaksud PPKLS. Sahari mengaku Dinas Pendidikan Bantul hanya menyampaikan pemberitahuan kepala Kepala Sekolah berkaitan temuan Departemen Kesehatan terhadap bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam jajanan. Berkaitan dengan temuan ini Dinas Pendidikan Dasar meminta setiap Kepala SD untuk melakukan pengawasan terhadap siswanya agar tidak mengkonsumsi bahan kimia berbahaya tersebut. Sahari menilai pedagang juga memiliki tanggungjawab untuk menjaga pelajar sebagai generasi harapan bangsa dari ancaman bahan-bahan berbahaya.

Sementara itu Ketua DPRD Bantul Joko Purnomo berharap pertemuan ini dapat menghasilkan solusi yang tidak merugikan satu pihak. Sebagai bentuk tanggungjawab terhadap terciptanya generasi penerus yang tangguh Joko berharap pedagang dapat menyediakan jajanan yang bebas dari bahan berbahaya. Disisilain pemerintah kabupaten Bantul perlu menindaklanjuti aspirasi PPKLS. Joko berharap setidaknya pemerintah kabupaten Bantul dapat memberikan pelatihan dan penyuluhan berkaitan dengan bahan-bahan berbahaya yang tidak boleh terkandung dalam makanan,serta kriteria makanan sehat. (tok)

 

KPU mulai selenggarakan rekap Pemilu

KP KPU Bantul sabtu pagi mulai menyelenggarakan rapat rekapitulasi hasil perolehan suara pemilu 2009 tingkat kabupaten di Kantor KPU Bantul. Meski rekap dimulai swejak pagi baru terdapat enam PPK dari enam kecamatan yang mengumpulkan data diantaranya Kecamatan Dlingo, Piyungan, Srandakan, Sanden, Sedayu dan Pundong. Ketua KPU Bantul Budi Wiryawan mengatakan data enam kecamatan tersebut menjadi agenda rekapitulasi hari Sabtu. Data dari kecamatan lain masih ditunggu hingga Selasa 21 April 2009. Lambatnya rekapitulasi tersebut menurut Budi mengindikasikan sistem pemilu 2009 perlu diperbaiki. Budi mencontohkan sistem centang dalam pemungutan suara menyebabkan rekap suara lebih lama karena ada beberapa bentuk tanda yang ditetapkan sah dan tidak sah. Budi menambahkan jumlah partai yang terlalu banyak juga memicu lamanya rekap suara. (lia)

 

April 21, 2009 - Posted by | Info Harian |

1 Komentar »

  1. Aku punya banyak kenangan di Bantul ini…..

    Komentar oleh tri | Mei 11, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: