Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Penerima BLT pingsan

22 April 2009

KP 5 orang penerima bantuan langsung tunai (BLT) pingsan karena kelelahan ketika mengantre di Kantor Pos Piyungan. Kejadian serupa juga terjadi di Kantor Pos Imogiri. Seorang nenek pingsan karena kelelahan sehingga dibawa ke Puskesmas Imogiri menggunakan becak. Rata-rata penerima BLT yang pingsan adalah manula. Sementara itu di Kantor Pos Bantul terdapat warga yang salah jadwal. Selasa merupakan jadwal untuk warga Desa Bantul, namun terdapat seorang warga Desa Trirenggo yang sudah datang. Oleh petugas warga yang bersangkutan diminta untuk kembali pada hari Rabu sesuai dengan jadwal Desa Trirenggo. Selain itu di Kantor Pos Bantul juga terdapat warga yang terpaksa diwakili oleh menantunya karena sakit. Sutrina, warga Bejen datang mengambil BLT mewakili mertuanya yang sakit karena kecelakaan. Sutrina menjelaskan mertuanya mengalami patah tulang di paha sehingga tidak bisa datang sendiri. Ketika kepala RT membagikan kupon BLT dan mengetahui kondisi mertua Sutrina, Sutrina diminta segera mengurus surat kuasa di Kantor Kelurahan untuk mengambil BLT. Sutrina mengatakan dirinya tidak dibebani biaya dalam mengurus surat kuasa dan mendapatkannya dengan mudah. Dengan surat kuasa tersebut Sutrina dapat mencairkan BLT mertuanya.

Di bagian lain Kepala Kantor Pos Bantul Rajiman R Juhri mengatakan pihaknya sudah membagikan kupon BLT sejak satu minggu yang lalu melalui Camat. Mereka dihimbau segera membagikan kepada Lurah dan Kepala Dukuh untuk diteruskan kepada penerima BLT. Jadwal pembagian BLT juga disampaikan bersama dengan pembagian kupon tersebut. Rajiman menilai warga yang salah jadwal kemungkinan disebabkan karena sosialisasi dari aparat desa kurang sempurna. Mengenai penerimaan BLT yang diwakilkan, Rajiman mengatakan hal tersebut tidak dianjurkan. Namun karena kondisi penerima BLT yang sedang sakit maka Kantor Pos memakluminya. Rajiman menambahkan untuk penerima yang sakit dan tidak memiliki ahli waris akan didatangi oleh Kantor Pos untuk pencairan BLT. Petugas akan mendatangi dari rumah ke rumah setelah tanggal 30 April 2009 atau setelah rekap penyerapan BLT diterima dari tiap Kantor Pos. Namun bagi warga yang sehat namun sudah terlewat jadwal pembagian BLT-nya, Kantor Pos masih menunggu hingga tanggal 30 April 2009. (lia)

 

9 Partai berhasil duduki DPRD

KP Rekapitulasi suara di tingkat DPRD Kabupaten sudah diselesaikan oleh KPU Bantul Minggu malam. Divisi Pelaksana Teknis Pemilu KPU Bantul Nurhuri Mustofa mengatakan 9 partai politik berhasil memperoleh kursi di DPRD Bantul diantaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak 11 kursi, disusul Partai Amanat Nasional (PAN) 7 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 kursi, Partai Golongan Karya (Golkar) 5 kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 3 kursi, Partai Gerindra 3 kursi dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKBP) 2 kursi. Dari perolehan tersebut Nurhuri menyebutkan partai yang perolehan kursinya naik dibandingkan Pemilu 2004 diantaranya Partai Demokrat dan PPP. Sedangkan partai dengan perolehan kursi turun diantaranya PDIP dan PKB. Pendatang baru yang memperoleh kursi di DPRD Bantul adalah Partai Gerindra. Nurhuri menambahkan untuk keseluruhan data anggota legislaif yang berhasil memperoleh kursi di DPRD Bantul akan diumumkan secara resmi tanggal 15 hingga 17 Mei 2009. (lia)

 

Tur Haryanto juga terlibat kasus Harmoni

Kp Setelah dikabarkan tersangkut kasus pembunuhan caleg terpilih dari PAN Turharyanto dikabarkan tersangkut kasus penipuan berkedok pemberian bantuan rumah oleh Yayasan Harmoni. Koordinator Jaringan Masyarakat Sipil (Jamas) Arifin mengatakan berdasarkan pengakuan zaenal ketua yayasan Harmoni yang saat ini ditahan Polres Bantul, Turharyanto merupakan otak dari aksi penipuan ini. Zaenal mengaku setiap pembayaran uang senilai 15 juta rupiah dari warga masyarakat sebagai syarat untuk mendapat bantuan rumah turharyanto langsung memotong sebesar 2 juta rupiah. Sementara Zaenal sama sekali belum menikmati uang hasil kejahatan. Bertolak dari fakta ini Arifin mendesak Polres Bantul segera mengusut kasus Harmoni dan memeriksa Turharyanto. Arifin menilai kasus Harmoni hampir sama dengan kasus pembunuhan Triwidodo. Dimana Turharyanto yang kemungkinan menjadi otak justru tidak ditahan. (tok)

 

Siswa nikah malu ikuti Unas

KP Berdasar data yang diterima Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal, pada hari pertama pelaksanaan Unas Senin 20 April 2009 terdapat 15 siswa tidak masuk. Tiga diantaranya tidak mengikuti Unas karena sudah menikah. Mereka adalah seorang siswa SMK Bina Wiyata Srandakan dan 2 siswa SMK 1 Pandak. Selain itu 5 orang siswa yang tidak masuk tidak memberikan keterangan yang jelas. Mereka adalah siswa SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro, SMK 1 Sewon, SMK Muhammadiyah Imogiri dan SMK Nasional Bantul. Kabid Bina Program Esti Wijayani mengatakan para siswa yang tidak mengikuti Unas dapat mengikuti ujian susulan yang akan diadakan mulai Senin 27 April 2009. Siswa tidak perlu mendaftarkan diri karena ujian susulan menjadi tanggung jawab masing-masing sekolah untuk memfasilitasinya.

Di bagian lain Anggota Komisi A DPRD Bantul Agus Efendi mengatakan saat melakukan inspeksi mendadak di SMK Muhammadiyah Bambanglipuro pihaknya mendapati adanya salah seorang siswa putri yang tidak mengikuti Unas karena sudah menikah. Agus mengatakan siswa tersebut sudah menikah sejak 4 bulan yang lalu sehingga agus menilai siswa kemungkinan malu untuk mengikuti ujian. Agus menambahkan SMK Muh Bambanglipuro sudah memberikan fasilitas Unas bagi siswa bersangkutan, namun siswa tersebut tidak bersedia. Agus menambahkan selain sidak di SMK Muh Bambanglipuro pihaknya juga sidak ke SMA 2 Bantul. Secara keseluruhan Unas berlangsung lancar. Total siswa yang tidak masuk pada hari kedua Unas berjumlah 10 orang. (lia)

 

Sisa anggaran 7,95% tidak terdapat dalam LKPJ

Kp Terdapatnya sisa anggaran tahun 2008 sekitar 7,95 persen yang tidak terdapat dalam pengantar Laporan Keterangan PertanggungJawaban Bupati menjadi pertanyaan sebagian anggota DPRD Bantul. Anggota Komisi A DPRD Bantul Agus Efendi mengatakan bila realisasi pendapatan mencapai 102,77 persen dari target dan penghematan belanja mencapai 5,18 persen. seharusnya terdapat sisa anggaran mencapai 7,95 persen. Namun dalam LKPJ bupati besarnya sisa anggaran sama antara target dan pencapaian sekitar 119 milyar rupiah. Berkaitan dengan hal ini agus meminta penjelasan hilangnya sisa anggaran kepada eksekutif. Dalam penyampaian pengantar LKPJ Bupati pada tahun 2008 kabupaten Bantul berhasil meningkatkan pendapatan dan menghemat belanja. namUn besarnya sisa anggaran tetap. Berikut petikannya.

Sementara itu Ketua Fraksi PKS Bantul Agus Sumartono mempertanyakan sikap pemerintah kabupaten Bantul yang masih menempatkan pengembagan Bantul Kota Mandiri (BKM) sebagai salah satu kegiatan. Agus menilai untuk ukuran investasi BKM yang dicanangkan sejak 2002 jelas tidak menguntungkan. Sebab hingga saat ini belum terdapat investor yang bersedia menginvestasikan dananya di kawasan BKM. Agus menilai kondisi ini tidak terlepas dari kurangnya survey sebelum menggulirkan program BKM. Agus menjelaskan berbeda dengan piyungan yang dari berbagai tinjauan layak menjadi kawasan industri maka BKM menurut agus kurang layak. (tok)

 

April 23, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: