Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Peternak babi panik

30 April 2009

KP Merebaknya penyakit flu babi dari Meksiko menyebabkan peternak babi panik karena omzetnya terancam turun. Maryo Kusdiarto, peternak babi di Dusun Kwaron Ngestiharjo Kasihan mengatakan sejak berkembangnya pemberitaan tentang penyakit tersebut dan peningkatan kewaspadaan semua negara terhadap flu babi, para pedagang daging babi berusaha menjual dagangannya secepatnya dan berganti dengan jenis daging lain. Maryo menjelaskan hal ini menyebabkan harga daging babi turun dari 17 ribu per kilogram menjadi 15 ribu per kilogram. Maryo juga menyesalkan pemberitaan di media massa yang menyebabkan peternak terpojok karena seolah-olah penyebab penyebaran flu babi adalah para peternak babi. Maryo menambahkan di kandangnya babi-babi secara rutin diberi vaksin terutama vaksin okurela karena sebelumnya babinya pernah terjangkit penyakit tersebut. Maryo menjelaskan penyakit tersebut bukan penyakit flu babi dan tidak mewabah. Maryo menambahkan daging babi yang diproduksi di Provinsi DIY rata-rata mencapai 600 kilogram per bulan dan hanya sebagian kecil yang beredar ke luar provinsi.

Di bagian lain Kabid Kesehatan Hewan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Sri Budoyo mengatakan hal utama yang perlu diwaspadai dari flu babi adalah penularannya melalui manusia yang baru kembali dari luar negeri, bukan dari ternak babi. Hal tersebut disampaikan Budoyo saat inspeksi mendadak di kandang babi Dusun Kwaron Ngestiharjo Kasihan Rabu pagi. Budoyo menjelaskan penularan flu babi yang utama adalah melalui manusia ke manusia lain atau dari manusia ke hewan. Sebagai antisipasi terserang flu babi peternak perlu membatasi lalu lintas manusia keluar masuk kandang dan menjaga kebersihan. Budoyo menambahkan di Bantul belum terdapat tanda-tanda penyebaran flu babi. Saat ini di Bantul terdapat 3.300 ekor populasi dengan sentra peternakan di Ngestiharjo Kasihan dan poncosari Srandakan. Sedangkan penjualan resmi daging babi di Bantul hanya terdapat di Pasar Bantul. Sebagian besar daging babi dari Bantul dijual ke daerah di luar Bantul. (lia)

 

Hampir dimualinya musim giling PG Madukismo

Warga luar kota mulai berdatangan

KP Meski warga dari luar kota mulai berdatangan ke lokasi berendam di saluran pembuangan limbah PG Madukismo, Pemda Bantul hingga kini belum memasang papan larangan berendam. Nyonya Arif, warga setempat mengatakan warga dari luar kota sudah berdatangan sejak satu minggu terakhir. Mereka datang menanyakan dimulainya musim giling PG Madukismo karena ingin berendam seperti pada musim giling sebelumnya. Ny Arif kemudian menanggapi pertanyaan tersebut dengan pemberitahuan adanya larangan berendam dari Pemda Bantul dan PG Madukismo. Larangan tersebut disosialisasikan kepada warga di sekitar lokasi berendam melalui aparat desa setempat. Ny Arif menambakan hingga kini dirinya belum mendapati pemasangan papan larangan berendam di sekitar saluran buang limbah PG Madukismo. Saluran buang berupa sungai-sungai kecil di persawahan Dusun Rogocolo Tirtonirmolo Kasihan. Ny Arif menambahkan saat ini keadaan air di saluran buang masih keruh dan dingin karena musim giling baru akan dimulai 3 Mei 2009. (lia)

 

Bantul akan jadi tuan rumah SIGA

Kp Kabupaten Bantul akan menjadi tuan rumah Program Kapal Pemuda Asia-Tenggara Jepang atau  Ship for Shouteast Asian Youth Program Internasional General Assembly (SIGA) 1 hingga 4 Mei 2009. Ketua Panitia Hapi hartono mengatakan kegiatan akan dipusatkan di komplek Pasar Seni Gabusan. Dengan ragam kegiatan meliputi workshop pembuatan kerajinan dan kesenian tradisional. Selain itu juga akan digelar vilage tour di kawasan Gabusan Manding Tembi menggunakan kendaraan tardisional meliputi sepeda onthel,becak dan andong. Sambil menikmati pemandangan desa peserta yang berasal dari negara-negar asia tenggara dan jepang juga dapat merasakan pekerjaan petani di sawah seperti membajak dan menanam padi. Hapi menilai selain sebagai ajang tukar kebudayaan kegiatan ini sekaligus merupakan bentuk promosi untuk sektor kerajinan dan pariwisata di Bantul. Hapi menambahkan seluruh peserta merupakan agen yang potensial untuk memperkenalkan Bantul ke dunia internasional. Pernyataan ini disampaikan pada jumpa pers rabu siang di RM Parangtritis.

Dibagian lain presiden SSEAYP Internasional Indonesia (SII) Rino Wicaksono menjelaskan organisasi ini terbentuk dari gabungan beberapa perwakilan pemuda dari negara asean dan jepang sejak tahun 1974 dengan materi pokok pengembangan kepemimpinan pemuda. Pada tahun 1983 organisasi mulai terbentuk dengan kantor pusat di Tokyo. Out put dari kegiatan ini setiap peserta wajib mengimplementasikan hasil pelatihan di negaranya masing-masing dengan pengawasan satu lembaga resmi pemerintah. Pada setiap pelaksanaan Indonesia mengirimkan 28 perwakilan darfi setiap propinsi. Rino menjelaskan pada setiap pelaksanaan jumlah peserta terus bertambah. Rino memnambahkan pelaksanaan kegiatan dibiayai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA).

Sementara itu Manager Pasar Seni Gabusan Tribowo S Nuswa mengaku sudah menyiapkan berbagai sarana seperti tenda dan panggung untuk upacara pembukaan. Sepeda onthel,becak dan andong untuk acara vilage tour maupun pengrajin yang akan memberikan pelatihan membuat kerajinan tradisional,serta pelatih tari dan gamelan. Tribowo memastikan seluruh sarana sudah siap menjelang hari pelaksanaan. (tok)

 

Rapat paripurna diundur

Kp Rapat Paripurna DPRD Bantul dengan agenda penyampaian catatan strategis DPRD terhadap LKPJ anggaran tahun 2008 Bupati Bantul yang sebelumnya dijadwalkan akan digelar kamis 30 April 2009 dipastikan diundur jum’at 1 Mei 2009. Ketua DPRD Bantul Joko Purnomo menjelaskan pengunduran jadwal ini berdasarkan surat permohonan Bupati yang masih harus menjalani proses penyembuhan. Berdasarkan surat ini DPRD Bantul menggelar rapat pimpinan dewan dan pimpinan fraksi yang memutuskan mengundur pelaksanaan rapat paripurna. Joko memastikan jum’at pagi rapat paripurna dapat digelar. Joko menilai pengunduran jadwal satu hari tidak akan berpengaruh terhadap jadwal lainnya. Sehingga joko optimis DPRD Bantul dapat menyelesaikan pembahasan LKPJ, 4 Raperda,perhitungan APBD 2008 dan penyusunan anggaran perubahan APBD 2009 sebelum akhir masa jabatan. (tok)

Mei 2, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: