Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

PSG perlu magnet baru

2 Mei 2009

Kp Bupati Bantul Idam Samawi mengakui Pasar Seni Gabusan (PSG) belum memiliki magnet yang mampu menarik pengunjung. Idam menilai sarana yang ditawarkan PSG saat ini belum mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Untuk menarik pengunjung PSG membutuhkan magnit baru berupa waterboom dan museum gempa. Idam menjelaskan rencana pembangunan museum gempa harus tertunda menyusul turunnya angka Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Idam bertekad kedua sarana ini harus segera dibangun pada tahun 2010. Sebab perkembangan PSG menjadi pekerjaan rumah pribadi bagi Idam selain proyek Bantul Kota Mandiri (BKM). Selain berupaya memunculkan daya tarik baru pemerintah kabupaten Bantul secara berkala juga mengevaluasi kinerja pengelola PSG. Idam mengaku sudah menetapkan target baik secara kualitas maupun kuantitas. Idam memastikan akan mengganti pengelola bila target tidak tercapai.

Ditemui secara terpisah Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Yahya mengatakan terdapat peningkatan jumlah kunjungan di PSG mencapai sekitar 20 persen. Yahya memperkirakan peningkatan jumlah pengunjung yang belum signifikan ini disebabkan promosi yang tidak tepat sasaran. Selain itu opersional PSG yang belum 24 jam terkadang menyebabkan pengunjung kecewa karena saat datang belum buka atau justru sudah tutup.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi C DPRD Bantul Amir Syarifudin menilai struktur kelembagaan Pasar Seni Gabusan (PSG) tidak jelas. Amir menjelaskan status PSG saat ini belum dapat didefinisikan sebagai pasar otoritas, gabungan pasar-pasar atau UPT. Namun Amir menyarankan Pemkab tidak membubarkan PSG karena investasi yang ditanamkan sangat besar. Sebagai solusi Amir mengusulkan perbaikan manajemen untuk mengelola PSG sehingga arah perkembangannya jelas. Selain itu Amir juga menyayangkan tidak adanya target pembangunan PSG baik dari segi pendapatan maupun jumlah kunjungan. Hal ini menyebabkan PSG tidak memberikan pemasukkan terhadap pemerintah selain dari acara Bantul Ekspo dan kegiatan lain yang bertempat di PSG. (tok)

 

DPRD gelar paripurna

Kp DPRD Bantul jum’at pagi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian catatan strategis DPRD atas penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2008 bupati bantul dan penyampaian nota pengantar Bupati terhadap perubahan 4 raperda. Dihadiri 39 dari 45 anggota DPRD sidang yang dipimpin Ketua DPRD Bantul Joko Purnomo berlangsung lancar. Bupati Bantul beserta seluruh jajaran pemerintah kabupaten Bantul dapat menerima catatan startegis yang disampaikan DPRD Bantul. Menindaklanjuti penyampaian nota pengantar perubahan 4 raperda DPRD Bantul akan membentuk 4 panitia khusus (Pansus). Ketua DPRD Bantul Joko Purnomo mentargetkan hingga Juli 2009 DPRD Bantul untuk dapat menyelesaikan pembahasan perubahan APBD 2009. Sehingga tidak membebani anggota DPRD Bantul yang baru. Selain kesibukan anggota DPRD Bantul baru yang harus segera menyusn tata tertib dan alat kelengkapan DPRD Bantul. Berdasarkan aturan perubahan APBD hanya dapat dilakukan setahun sekali. (tok)

 

Pelaksanaan proyek penangkapan gas metan TPA Piyungan

Kartamantul tunggu sertifikat kyoto

Kp Pelaksanaan proyek penangkapan gas metan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) piyungan masih menunggu sertifikat kyoto protokol. Sekertaris Daerah Bantul Gendut Sudarto menjelaskan sertifikat kyoto protokol merupakan bentuk pengakuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap perusahaan yang mampu membersihkan pencemaran udara. Gendut mengaku studi kelayakan terhadap proyek sudah mendapat persetujuan dari kementrian negara lingkungan hidup. Berdasarkan jadwal pembangunan konstruksi akan dimulai tahun 2009 ini, sehingga tahun 2010 opersional sudah dapat dimulai sambil menunggu keluarnya sertifikat kyoto protokol. Gendut memastikan keberadaan proyek kerjasama antara pemerintah kabupaten Bantul dan simitsu ini akan menjadi solusi terhadap gangguan bau tidak sedap yang dikeluhkan warga masyarakat di sekitar TPA Piyungan. Gendut menjamin lokasi lama masih dapat menampung sampah hingga dimulainya operasional. Sebab berdasarkan perhitungan terakhir kapasitas sampah yang tertampung baru mencapai 80 persen. Gendut menambahkan pemerintah kabupaten Bantul juga sudah mempersiapkan lokasi pembuangan sampah baru. (tok)

 

Pemutakhiran DPS telah berlangsung ke tingkat RT

KP Proses pemutakhiran data pemilih sementara (DPS) pilpres saat ini sudah berjalan hingga ke tingkat Dukuh dan Ketua RT. Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Dusun Gumuk Wijirejo Pandak Imam Suparjo optimis pendataan DPT pilpres akan lebih baik daripada pendataan DPT pemilihan legislatif karena melibatkan Ketua RT. Melalui koordinasi dengan Ketua RT, Imam mendata penduduk dari rumah ke rumah. Penduduk yang didata Imam meliputi warga di tiga RT diantaranya RT 4, 5 dan 6. Di dalam DPS terdaftar 419 pemilih, setelah dimutakhirkan terdapat 78 pemilih yang dicoret namun Imam juga mendata adanya 9 pemilih baru. 78 pemilih yang dicoret tersebut sebagian besar bekerja di luar Bantul. Pihak keluarga yang tinggal di Dusun Gumuk memastikan anggota keluarganya memilih di tempat kerja sehingga Imam mencoretnya. Sedangkan  pemilih tambahan terdiri dari 7 warga Dusun Gumuk yang tidak terdaftar pada DPT pileg dan 2 penduduk pendatang. Mereka sudah menandatangani pernyataan untuk memilih di Dusun Gumuk. Proses pemutakhiran data dilakukan secara swadaya oleh PPDP karena honor belum diterima dari KPU. Meski demikian Imam tidak keberatan karena biaya akomodasi yang dikeluarkan cukup kecil.

Senada dengan Imam salah satu Ketua RT di Dusun Karangmojo Trirenggo Bantul Yuli Krisbiantoro juga sudah melakukan pemutakhiran DPS. Yuli mengaku di PPS Trirenggo terdapat 15 pemilih tambahan yang sebelumnya tidak tercantum dalam DPT pileg. Sedangkan jumlah pemilih dalam DPS sebanyak 243 orang namun masih dalam proses pemutakhiran sehingga Yuli belum merekap total pemilih. Yuli menambahkan dirinya belum mendapatkan subsidi 100.000 per orang dari pemerintah Kabupaten Bantul untuk pemutakhiran DPS. Namun hal tersebut idak menjadi permasalahan baginya. (lia)

Mei 4, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: