Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

6 oknum PNS gunakan PAK palsu

4 Mei 2009

Kp 6 Oknum Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten Bantul terbukti menggunakan Penetapan Angka Kredit (PAK) palsu sebagai syarat kenaikan pangkat. Kepala Inspektorat Bantul Subandrio mengatakan kepastian ini berdasarkan keputusan Departemen Pendidikan yang melakukan pemeriksaan terhadap 32 PAK milik PNS di Bantul yang mengajukan kenaikan pangkat. Bandrio menjelaskan 6 oknum PNS ini terdiri dari 2 pangawas TK\SD dan 4 Kepala Sekolah SMK dengan golongan diatas 4B. Menindaklanjuti laporan ini Inspektorat akan melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Bandrio memastikan akibat perbuatannya 6 PNS ini harus mengalami penurunan golongan serta mengembalikan kelebihan gaji. Bandrio menjelaskan berdasarkan tampilan fisik 6 PAK ini sudah terindikasi palsu. Bandrio meminta kepada Departemen Pendidikan untuk melakukan pemeriksaan terhadap PAK lainnya untuk mengantisipasi masih terdapatnya PAK palsu.(tok)

 

DPRD gelar paripurna

Kp DPRD Bantul sabtu siang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan umum fraksi terhadap pembacaan nota pengantar perubahan 4 Raperda. Seluruh fraksi di DPRD Bantul memberikan pemandangan terhadap Raperda tentang Parkir khusus, Parkir di tepi jalan.Retribusi administrasi kependudukan dan perubahan perda tentang struktur organisasi pemerintahan desa. Dalam pemandangan umumnya Fraksi Partai Golkar antara lain mengkritisi belum tertatanya pengelolaan parker baik khusus apalagi yang ditepi jalan. Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Bantul Suwardi menilai perlu penataan parkir lewat sebuah lembaga khusus. (tok)

 

Rangkaian kegiatan SIGA

Peserta antusias membuat aneka kerajinan

KP Rangkaian kegiatan dalam Program Kapal Pemuda Asia-Tenggara Jepang atau  Ship for Shouteast Asian Youth Program Internasional General Assembly (SIGA) dimulai Sabtu pagi di Pasar Seni Gabusan. Setelah upacara pembukaan selesai, para peserta segera praktek membuat karya-karya kerajinan, menarikan tarian tradisional Jawa, bertani secara tradisional, mengendarai sepeda, naik becak dan berkuda. Ronaldo Abenillo Rada salah satu peserta dari Filipina mengaku tidak sabar ingin segera mencoba membuat batik dan belajar seni gamelan. Rada bekerja di GS Fame Institute of Bussines di Jakarta sebagai dosen mata kuliah ekonomi dan bisnis internasional. Rada sudah menjadi anggota kapal pemuda asia tenggara Jepang sejak tahun 2001 namun baru pada tahun 2009 Rada mengikuti program stayhome country. Hal ini menyebabkan Rada sangat antusias ingin mencoba semua wahana kebudayaan yang ada di Bantul. Selain itu kunjungannya ke Bantul juga merupakan kunjungan yang pertama meski pada tahun 2002 dan 2005 pernah berkunjung ke Indonesia. Rada tidak menyangka Bantul memiliki suatu tempat yang menampung aneka kerajinan dan kebudayaan yaitu Pasar Seni Gabusan.

Media Koordinator SIGA Sefanie Soewono mengatakan program stay home country yang terakhir kali diselenggarakan di Indonesia bertempat di Bali pada tahun 2000. Kemudian pada tahun 2009 Yogyakarta khususnya Bantul terpilih menjadi tuan rumah karena mewakili kehidupan modern dan tradisional warga negara Indonesia. Namun untuk kebudayaan tradisional yang diangkat hanya kebudayaan Jawa. SIGA diikuti oleh 309 peserta dari 10 negara di Asia Tenggara dan satu negara Asia Timur yaitu Jepang. Peserta terbanyak dari Malaysia mencapai 110 orang. Program stayhome country rutin diadakan tiap tahun di setiap negara peserta.

Sementara itu Bupati Bantul Idham Samawi dalam sambutannya saat membuka acara berterimakasih kepada penyelenggara karena memilih Bantul sebagai tuan rumah. Idham juga mengucapkan selamat datang di Bantul kepada seluruh peserta. Idham memberikan apresiasi yang bagus karena setiap tahun calon pemimpin dari 11 negara berkumpul untuk mendiskusikan permasalahan demi kesejahteraan di negara masing-masing. Secara singkat Idham juga menceritakan gempa bumi yang melanda Bantul tahun 2006. Namun saat ini Bantul berusaha supaya sisa-sisa gempa tidak lagi dapat dijumpai. (lia)

 

Perkembangan hama dan penyakit turun

KP Meski pergantian musim dari hujan ke kemarau menjadi kondisi bagus bagi perkembangan hama dan penyakit, evaluasi Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Kabupaten Bantul justru menunjukkan keadaan yang terbalik. Kepala Dipertahut Bantul Edy Suharyanto mengatakan adanya gerimis pada pergantian musim kali ini justru menekan perumbuhan dan persebaran hama serta penyakit. Edy mencontohkan dari pertanian sayuran cabai, baru terdapat penyakit keriting daun yang hanya mencakup 10% pertanian cabai akibat serangan jamur. Untuk penyakit cabai lain seperti pathek belum didapatkan laporan dari lapangan. Saat ini cabai merah ditanam di 700 hektar lahan di Kecamatan Srandakan, Sanden, Kretek dan Pundong. Edy memperkirakan penyakit yang mengancam sayuran di pergantian musim kali ini sebagian besar disebabkan oleh bakteri, jamur dan virus. Sedangkan serangan hama seperti keong mas cenderung menurun. (lia)

 

Pamong aniaya tamu

Kakek cabuli anak bawah umur

Kp Gara-gara mencabuli anak dibawah umur Jumari 70 tahun warga Karet Pleret sabtu siang dilaporkan ke Polres Bantul. Menurut keterangan orangtua korban peristiwa terjadi rabu 29 April 2009 sekitarpukul 11 siang. Berawal saat pelaku melihat korban seruni 7 tahun pulang dari sekolah. Berpura-pura hendak mengantar pelaku justru membawa korban ke tempat sepi untuk mencabulinya. Peristiwa ini baru diketahui orangtua korban sore harinya. Saat korban hendak buang air kecil mengaku kemaluannya sakit. Setelah diperiksa terdapat luka lecet disekitar kemaluan yang membengkak. Setalah didesak korban baru mengaku telah dicabuli pelaku. Akibat perbuatannya pelaku diancam pidana penjara maksimal 12 tahun. Sebagaimana diatur dalam UU perlindungan anak.

Sementara itu Kerek 40 tahun seorang pamong Desa Donotirto Kretek sabtu siang dilaporkan ke Polsek Kretek setelah menganiaya Sumarsih 32 tahun warga Gunung Saren Trimurti Srandakan. Peristiwa terjadi kamis deinihari 30 April 2009 di Kafe Joglo Parangtritis Kretek. Korban datang bersama suaminya untuk menghadiri acara ramah tamah. Pada saat yang bersamaan pelaku juga berada dilokasi. Tanpa alasan yang jelas pelaku yang sejak datang sudah membuat keributan memukul seorang pengunjung. Melihat peristiwa ini korban bersama suaminya bermaksud melerai. Pelaku yang tidak suka dengan tindakan ini justru memukul korban hingga pingsan. Korban baru sadar sekitar pukul 4 pagi setelah dirujuk dari RS PKU Muh Bantul ke RS Bethesda. (tok)

 

Kp Peritiwa pencurian dengan kerugian mencapai 14 juta rupiah jumat sore menimpa Ganggu Prihatmono warga Perum Graha Yasa Blok F Bangunjiwo Kasihan. Peristiwa pertama kali diketahui korban saat pulang dari bekerja. Korban mendapati jendela rumah dalam kondisi rusak. Setelah memeriksa korban mendapati laptop, handicam, cincin, gelang serta uang tunai 1 juta rupiah sudah hilang. Pelaku diduga masuk lewat jendela. Pelaku sangat leluasa dalam menjalankan aksinya,sebab saat kejadian istri korban juga tidak berada di tempat. (tok)

 

Kp jajaran Polsek Sewon Jum’at malam berhasil meringkus 7 pelaku perjudian di dusun Tegal Krapyak Panggungharjo Sewon. Penangkapan ini berdasarkan hasil pengintaian polisi terhadap laporan terdapatnya praktek perjudian. Namun karena tempatnya selalu berpindah polisi mengalami kesulitan untuk melakukan penangkapan. Bersama pelaku turut disita seperangkat alat judi dadu dan uang tunai 60 ribu rupiah. (tok)

 

Kp Hatrik seto nurdiyantoro pada pertandingan yang digelar sabtu sore di stadion sultan agung menghantarkan kemenangan tim Persiba 5-1 atas Gresik United. 2 gol seto nurdiyatoro dicetak pada babak pertama sedangkan satu gol lainnya dicetak pada menit 17 babak kedua. 2 gol persiba lainnya masing-masing dicetak ezequil Gonzales dan Johan Munaji. Kemenangan besar ini diharapkan dapat menajdi modal penting dalam 2 pertandingan terakhir di kandang lawan masing-masing melawan Persema malang dan Persekabpas Pasuruan. (tok)

Mei 5, 2009 - Posted by | Info Harian

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: