Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Dusun Serut maju lomba tingkat nasional

7 Mei 2009

KP Persewaan alat mesin pertanian (alsinta) yang dikelola oleh Kelompok Ngupoyo Boga Dusun Serut Palbapang Bantul maju dalam lomba unit pelayanan jasa alat mesin (UPJA) tingkat nasional mewakili Provinsi DIY. Seksi Sarana Prasarana Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Provinsi DIY Sartono mengatakan terdapat 15 kelompok yang maju tingkat nasional dari seluruh Indonesia. Peminjaman mesin-mesin pertanian menjadi indikator penilaian perlombaan. Sartono menjelaskan saat ini pemuda desa cenderung memilih kepraktisan seperti pekerjaan di pabrik. Perkembangan mesin-mesin pertanian diupayakan pemerintah untuk menarik minat kaum muda dalam bidang pertanian. Di sisi lain persewaan alat menjadi solusi bagi petani yang tidak mampu membeli alat mesin pertanian secara swadaya.

Di bagian lain Dukuh Dusun Serut Palbapang Bantul Rohmat Tobadiana mengaku dapat mengembangkan persewaan alat mesin pertanian. Rohmat mencontohkan sebelumnya Kelompok Ngupoyo Boga hanya memiliki 4 unit traktor yang disewakan dengan biaya sewa 700 ribu rupiah per hektar. Hasil dari persewaan tersebut sebagian dimasukkan dalam kas daerah dan sebagian lain menjadi kas kelompok. Kas kelompok digunakan untuk membeli traktor baru sehingga jumlah traktor bertambah dari 4 unit menjadi 7 unit. Selain traktor, peralatan lain yang disewakan diantaranya pompa air dan hand sprayer. Petani yang menyewa peralatan milik kelompok sudah mencakup petani di 8 kecamatan di Kabupaten Bantul. (lia)

Berkembang, produksi pupuk organic oleh para difabel

07 organik difabelKP Kelompok Ngudi Mandiri Dusun Serut Palbapang Bantul terus memproduksi pupuk organik yang dikerjakan oleh para penyandang cacat (Penca), Saat ini produksi terkendala mesin yang sedang rusak sehingga tidak maksimal. Salim, salah satu anggota kelompok mengatakan terdapat 17 penca yang bergabung dalam kelompok untuk mengolah pupuk organik dari kotoran ternak dan sampah. Produksi sudah dimulai sejak tahun 2007 secara manual, namun saat ini sudah terdapat genenator untuk menggerakkan mesin pengayak. Pupuk yang dihasilkan dapat digunakan untuk memupuk tanaman pertanian dan perkebunan. Satu karung pupuk kandang harganya 700 hingga 800 rupiah per kilogram sedangkan pupuk kompos harganya 1.000 rupiah per kilogram. Namun bagi pembeli yang menghendaki pupuk diantar dalam jarak yang jauh akan dikenai tambahan biaya angkut. (lia)

25 siswa tidak masuk masuk per hari

KP Berdasar rekap Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul selama ujian nasional sekolah menengah pertama (SMP) berlangsung terdapat kurang lebih 25 siswa tidak masuk per harinya. dari total peserta Unas 10.920 siswa. Kepala Dinas Pendidikan Dasar Bantul Sahari mengatakan jumlah siswa tidak masuk di Kecamatan Dlingo mencapai 16 siswa per hari. Jumlah tersebut terbanyak dibandingkan dengan jumlah siswa tidak masuk di kecamatan lain. 16 siswa tersebut terdiri dari 1 siswa sudah meninggal dunia dan sisanya mengikuti kejar paket B atau sudah bekerja. Sahari menambahkan untuk UAS SD yang akan dimulai Senin 11 Mei 2009 sudah terdapat persiapan meliputi penyusunan dan pembagian tugas pokja. Total siswa SD yang akan mengikuti UAS sebanyak 11.363 yang berasal dari 374 SD. (lia)

Mei 8, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: