Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Tak ada penurunan pangkat pelaku PAK palsu

11 Mei 2009

KP Bupati Bantul Idham Samawi tidak akan menurunkan pangkat maupun menunda kenaikan gaji bagi oknum PNS yang menggunakan PAK palsu. Pemkab Bantul hanya memberikan peringatan keras terhadap para pelaku pemalsuan. Idham memaklumi persyaratan kenaikan pangkat cukup berat, sementara di sisi lain kesejahteraan terutama bagi guru sangat rendah. Meski demikian Idham tetap akan mematuhi persyaratan kenaikan pangkat bagi PNS ber-PAK palsu tersebut yang ditetapkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Bila BKN menghendaki pelatihan-pelatihan atau persyaratan lain, maka Pemkab Bantul akan memfasilitasinya.

Di bagian lain Anggota Komisi A DPRD Bantul Agus Efendi menilai pemalsuan PAK secara hukum merupakan hal yang salah. Pelaku yang memalsukan maupun pemohon PAK palsu merupakan pihak yang salah sehingga harus diberi sanksi hukum yang tegas. Agus menambahkan dalam kasus PAK palsu tersebut Pemerintah Kabupaten Bantul menjadi lembaga pemerintahan yang wajib memberikan sanksi. (lia)

RSD terima cryo surgery unit

11 cryo surgery unitKP RSD Panembahan Senopati kini memiliki satu unit cryo surgery, alat yang bermanfaat untuk mendukung pengobatan kanker leher rahim. Alat tersebut merupakan bantuan dari Rotary Club Jogja Tugu yang secara simbolis diserahkan Jumat pagi di ruang pertemuan RSD Panembahan Senopati. President of Rotary Club Jogja Tugu Joshua dalam sambutannya menceritakan salah satu manfaat alat tersebut. Beberapa waktu lalu Rotary Club mengadakan tes kanker rahim terhadap 156 ibu menggunakan alat tersebut. 21 diantaranya memiliki leher rahim yang kurang sehat kemudian diperiksa lebih lanjut. 4 diantaranya menunjukkan gejala kanker leher rahim kemudian melakukan terapi dengan cryo surgery unit di RS Sarjito Yogyakarta. Satu bulan sejak terapi dimulai, semua pasien dinyatakan terbebas dari kanker leher rahim. Joshua menambahkan alat tersebut juga bermanfaat bagi terapi penyakit kulit.

Di bagian lain Bupati Bantul Idham Samawi dalam sambutannya meminta seluruh staf RSD Panembahan Senopati untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap pasien yang diduga menderita kanker leher rahim karena sudah memiliki alat yang tepat. Idham menambahkan saat ini kondisi dan pelayanan di RSD sudah cukup meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Idham mencontohkan sekitar 20 tahun yang lalu kondisi RSD terkesan kumuh dan jarang dikunjungi pasien. Keadaan yang ada saat ini justru sebaliknya.

Direktur RSD Panembahan Senopati I Wayan Sudana mengatakan akan segera membuka pelayanan patologi anatomi sebagai tindak lanjut keberadaan criyo surgery unit. Pelayanan patologi anatomi merupakan langkah idenfikasi awal terhadap kerusakan jaringan di dalam organ, salah satunya leher rahim. Wayan menambahkan sebelum adanya alat tersebut RSD baru dapat melakukan pelayanan sebatas pada sosialisasi kanker kepada masyarakat. (lia)

PN gelar sidang perdana caleg

Kp PN Bantul jum’at siang menggelar sidang pidana kasus pemilu dengan terdakwa Sri Yuli Waryati dan Siti Shoimah keduanya caleg dari Partai Demokrat. Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Purwono mengagendakan dakwaan. JPU Widagdo Mulyono Petrus dan Rini Tyas Utami mendakwa kedua terdakwa telah melakukan kegiatan kampanye diluar jadwal. Dalam dakwaan terungkap kedua terdakwa melakukan kampanye pada 5 April 2008 di lapangan Mangir Lor Sendangsari Sedayu dengan kegiatan penjualan sembako murah. Padahal pada hari itu Partai Demokrat tidak memiliki jatah kampanye,berdasarkan jadwal yang dikeluarkan KPU Bantul kampanye terakhir Partai Demokrat pada 4 April 2009. Berdasarkan fakta dilapangan dan keterangan saksi JPU menyatakan kedua terdakwa telah melanggar pasal 269 UU No 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum anggota DPRD,DPD dan DPR. Dakwaan JPU ini langsung dibantah Tim Penasehat Hukum terdakwa Wijayakusuma,Muslim H Rahman dan Wahyu Widayati. Bantahan Tim PH terdakwa juga langsung mendapat tanggapan dari JPU. Sidang lanjutan kasus ini akan digelar pekan depan dengan agenda putusan sela.

Sementara itu ditemui seusai sidang Tim PH terdakwa menyatakan telah terdapat kesalahan dalam penetapan jenis pelanggaran. Wijayakusuma mewakili Tim PH terdakwa mengatakan kedua terdakwa hanya melakukan pelanggaran admisnistratif sehingga tidak tepat bila diproses melalui jalur hukum. Wijayakusuma juga menilai telah terjadi kesalahan penetapan subyek hukum. Karena kedua terdakwa hanya datang sebagai undangan dalam kegiatan kampanye. Sehingga subyek hukum yang tepat adalah panitia penyelenggara kegiatan.

Dibagian lain JPU Widagdo Mulyono Petrus memastikan kedua terdakwa telah melakukan pelanggaran pidana. Sebab sejak pemeriksaan awal inidkasinya sudah mengarah kepada tindak pidana. Widagdo juga memastikan tidak terdapat kesalahan dalam penetapan obyek hukum. Widagdo membenarkan kapasitas kedua terdakwa yang hanya sebagai undangan pada kegiatan kampanye. Namun JPU melihat permasalahan dari sudut yang lebih luas bukan hanya saat pelaksanaan kegiatan. Widagdo menjelaskan terdapat rangkaian kegiatan lain sebelum kegiatan kampanye yang menempatkan kedua terdakwa sebagai penggagas kegiatan. Widagdo menambahkan perbuatan kedua terdakwa diancam dengan pidana penjara maksimal 15 bulan serta denda 10 juta rupiah subsidair 6 bulan penjara. (tok)

Mei 11, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: