Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Setoran PBB lambat

24 Mei 2009

Kp Hingga akhir Mei 2009 setoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kabupaten Bantul baru mencapai 8 persen. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bantul Abudzarin Norhadi mengatakan lambatnya penyetoran PBB disebabkan masih berjalannya proses validasi warga miskin yang akan mendapat pembebasan PBB. Abu memperkirakan paling lambat Juli 2009 PBB warga miskin sudah dibayar oleh pemerintah kabupaten Bantul. Sehingga dapat dilanjutkan validasi terhadap lahan pertanian yang PBB nya juga dibayar dengan Anggaran APBD. Abu menambahkan untuk wajib pajak yang tidak ditanggung pemerintah kabupaten Bantul biasanya baru membayar setelah mendekati jatuh tempo sekitar September 2009. (tok)

 

Seekor kura-kura yang dibesarkan di Samas Sanden Bantul, kuar-kura siap dilepaskan kembali ke laut pada pelepasan kura-kura.

Seekor kura-kura yang dibesarkan di Samas Sanden Bantul, kuar-kura siap dilepaskan kembali ke laut pada pelepasan kura-kura.

 

Diabetes militus peringkat tiga

Kp Diabetes Melitus (DM) menduduki peringkat ketiga penyakit yang paling banyak diidap warga kabupaten Bantul. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bantul jumlah penderita DM mencapai 1 persen warga Bantul. Kepala Dinas Kesehatan Bantul Siti Nurzaenab mengatakan penderita DM di Bantul cenderung mengalami peningkatan. Zaenab menilai semakin tingginya usia harapan hidup menjadi penyebab meningkatnya penderita DM. Sebab selain faktor keturunan,pola makan dan kerusakan saluran pencernaan DM biasa menyerang pada usia diatas 40 tahun. Meski DM tidak dapat disembuhkan namun DM dapat dikendalikan. Zaenab menjelaskan pengendalian DM diantaranya melalui pengobatan dan pola makan serta pola hidup sehat. Zaenab menyampaikan pernyataan ini seusai menghadiri seminar membahas Diabetes Melitus dalam rangkan peringatan hari lanjut usia sabtu pagi di pendopo parasamya.

Sementara itu Dokter Barkah selaku pembicara dalam seminar menyampaikan masih terdapat pandangan salah terhadap Diabetes Melitus yang berkembang di masyarakat. Seperti penderita yang tidak boleh makan nasi dan buah,harus istirahat total dan makan serta minum pahit. Barkah menegaskan langkah yang tepat untuk mengendalikan Diabetes Melitus adalah konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. (tok)

 

Penetapan DPT mundur

Kp Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Presiden dipastikan mundur menyusul keluarnya surat dari KPU Pusat. Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Bantul Nurudin Latif menjelaskan berdasarkan Surat tertanggal 20 Mei 2009 KPU pusat memberikan kesempatan kepada KPU daerah untuk menyempurnakan DPT Pemilu presiden hingga 28 Mei 2009. Menindaklanjuti surat ini KPU Bantul akan mengeluarkan surat edaran kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk melakukan komunikasi dengan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan Ketua RT untuk memaksimalkan proses pendataan. Latif menjelaskan proses ini maksimal dilakukan hingga tingkat PPDP dan Ketua RT. Latif menambahkan berdasarkan data terakhir sudah terdapat 57 PPS yang mengumpulkan DPT Pemilu Presiden.

Dibagian lain Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul juga menyusun data pembanding untuk DPT Pemilu Presiden yang dikeluarkan KPU Bantul. Dihubungi melalui telpon anggota Panwaslu herlina mengaku hingga sabtu siang sudah 80 persen data yang masuk. Tinggal Panwascam kecamatan pleret,Piyungan dan Dlingo yang belum mengumpulkan data. Senin pagi Panwaslu akan melakukan rekapitulasi data. Hasil rekapitulasi akan dibandingkan dengan DPT Pemilu Presiden yang dikeluarkan KPU Bantul. Bila terdapat perbedaan maka Panwaslu akan mengajukan koreksi. (tok)

 

Realisasi penemuan TB baru capai 36%

KP Pengurus Pemberantasan Tuberculosis Indonesia (PPTI) Cabang Bantul baru dapat merealisasikan penemuan penderita Tuberculosis (TB) hingga 36% dari target 70%. Hal ini disampaikan oleh Ketua PPTI Bantul Samedi Prastowo saat memberikan sambutan dalam pelantikan PPTI Bantul periode 2009-2013 di Rumah Dinas Bupati Bantul Sabtu pagi. Samedi menambahkan penemuan penderita TB yang sulit tersebut menghambat penanggulangan penyakit TB di Bantul. Meski demikian Samedi bersyukur PPTI Bantul memiliki prestasi secara nasional dan internasional diantaranya mendapat kunjungan dari PPTI seluruh Indonesia pada kongres PPTI tahun 1992 dan kunjungan dokter paru dari berbagai negara diantaranya Jepang, Pilipina, Thailand dan Bangladesh. Samedi menambahkan dengan bantuan ronsen dari Pemerintah Kabupaten bantul yang telah diterima PPTI Bantul beberapa waktu sebelumnya dapat mendukung kegiatan PPTI. Pengurus PPTI periode 2009-2013 dilantik oleh Wakil Ketua PPTI Provinsi DIY Trisula. Dalam pelantikan tersebut Samedi terpilih kembali menjadi Ketua PPTI Bantul periode 2009-2013. Sedangkan wakil ketua dijabat oleh Ny Sumarno, istri wakil Bupati Bantul.

Sementara itu Wakil Ketua PPTI Provinsi DIY Trisula dalam sambutannya mengatakan pencapaian penemuan penderita TB hingga 36% merupakan prestasi yang bagus. Trisula menjelaskan hal tersebut mengindikasikan adanya penemuan satu penderita TBC BTA positif dalam 200 penderita. BTA posistif adalah pasien TBC yang berpotensi menularkan penyakitnya kepada satu hingga sepuluh orang dalam kurun waktu satu tahun bila tidak segera diobati. Selain itu denngan aktifnya kegiatan PPTI Bantul diharapkan akan meningkatkan angka kesembuhan penderita TB.

Di bagian lain Sekretaris Dinas Kesehatan Bantul Siti Nur Afifah yang membacakan sambutan Bupati Bantul menyebutkan banyaknya kendala penanggulangan TB di Bantul diantaranya sulitnya penemuan penderita TB dan banyaknya penderita TB yang ditemukan di luar Bantul. Afifah menjelaskan terdapatnya penderita TB yang ditemukan di luar Bantul memicu kebalnya penderita terhadap obat-obatan sehingga sulit disembuhkan. Untuk itu Pemkab Bantul menyediakan reward bagi penemu penderita TB senilai 200 ribu rupiah per satu kali penemuan penderita. Selain itu Pemkab juga memberikan reward kepada desa bebas empat masalah kesehatan diantaranya TB. (lia)

 

PLN kecurian aki

KP Sabtu pagi terdapat dua laporan pencurian di wilayah Kabupaten Bantul. Salah satu laporan datang dari karyawan PLN yang berkantor di Depok Gilangharjo Pandak Kahari tentang hilangnya aki 200 ampere milik PLN. Kejadian bermula ketika Kahari pada hari jumat pukul 11 malam sedang mengudara melalui telpon genggam, tiba-tiba jaringan terputus. Kahari kemudian memeriksa kotak penyimpanan aki, ternyata dua buah gembok sudah rusak dan aki di dalamnya hilang. Kahari melaporkan kasus tersebut ke Polres Bantul Sabtu pagi. Kerugian diperkirakan mencapai 2 juta rupiah. Sementara itu di Dusun Tegalrejo Bawuran Pleret juga terjadi pencurian di rumah Iwan . Sekitar pukul 6 pagi korban mendapati jendela naco di rumahnya dalam keadaan terbuka dan empat buah telpon genggamnya hilang. Korban segera melaporkan kejadian ke Polsek Pleret. Kerugian diperkirakan mencapai 2 juta rupiah. (lia)

 

Laka di Karangturi, 1 meninggal

KP Kecelakaan lalu lintas di jalan karangturi Kuncen Baturetno Banguntapan Jumat malam menyebabkan seorang korban meninggal dunia. Kejadian bermula ketika Wagiyanto warga Jolosutro Trimulyo Piyungan yang mengendarai Yamaha melaju dari arah barat. Saat itu sepeda motor yang dikendarai Wagiyanto posisinya terlalu ke kanan. Dari arah timur Kartono warga Umbulharjo Yogyakarta yang mengendarai sepeda motor Honda melaju dengan kencang sehingga terjadi tabrakan. Wagiyanto mengalami luka berat sedangkan Kartono meninggal dunia. (lia)

Mei 24, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: