Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Barang sitaan 70 kasus dimusnahkan

28 Mei 2009

Muspida saat memusnahkan ribuan botol miras di Rumah Barang Rampasan, Rabu (27/5)

Muspida saat memusnahkan ribuan botol miras di Rumah Barang Rampasan, Rabu (27/5)

KP Kejaksaan Negeri Bantul, Polres Bantul, Pengadilan Negeri Bantul dan Pemerintah Kabupaten Bantul memusnahkan barang bukti sitaan di Rumah Barang Rampasan (Rubasan) Bantul Rabu pagi. Barang bukti sitaan yang dimusnahkan diantaranya 5.273 botol minuman keras, 27 gram narkotika, 605 tablet psikotropika dan barang bukti perkara perjudian diantaranya kartu remi dan tikar. Kepala Kejaksaan Negeri Bantul Dicky rahmat Raharjo menjelaskan barang bukti diperoleh dari 70 kasus yang terjadi dalam kurun waktu tujuh bulan sejak September 2008 hingga April 2009. Pemusnahan barang bukti sudah dilakukan keempat kalinya oleh Muspida Kabupaten Bantul. Pemusnahan selalu diadakan di tempat yang berbeda diantaranya pada pemusnahan pertama kali diadakan di Komplek Parasamya, selanjutnya di Kantor Kejaksaan Negeri Bantul, Kantor Polres Bantul dan terakhir di Rubasan. Dicky menambahkan jumlah barang bukti yang dimusnahkan menurun dibandingkan pemusnahan sebelumnya. Dicky mencontohkan jumlah botol miras pada pemusnahan sebelumnya hampir mencapai 10.000 botol, sedangkan kali ini hanya mencapai 5.000 botol.

Di bagian lain Asisten Sekda Bantul Suryanto yang membacakan sambutan tertulis Bupati Bantul mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari upaya Muspida untuk meningkatkan keamanan di Kabupaten Bantul. Suryanto juga mengucapkan selamat kepada jajaran staf Rumah Barang Rampasan (Rubasan) karena tempat tersebut sudah dapat dioptimalkan penggunaannya. Sebelumnya pemusnahan selalu mengambil tempat-tempat yang berbeda, dan baru kali ini diselenggarakan di tempat yang semestinya. (lia)

Pusat rehabilitas penyandang cacat diresmikan

Kp Wakil Gubenrur DIY Sri Pakualam ke-9 rabu siang meresmikan penggunaan gedung pusat rehabilitas penyandang cacat di piring srihardono pundong. Dalam sambutannya Pakualam berharap keberadaan fasilitas ini dapat memberikan dorongan kepada korban gempa untuk segera bangkit menyongsong kehidupan baru. Wagub juga berharap keberadaan fasilitas ini dapat memberikan manfaat bagi warga masyarakat di sekitarnya.

Sementara itu dalam laporannya Kepala Dinas Pekerjaan Umum,Perumahan dan ESDM DIY Rani Syamsinar menyampaikan pembangunan pusat rehabilitasi penyandang cacat menelan dana 58,6 milyar rupiah yang berasal dari Dana Rekonstruksi non perumahan tahun anggaran 2007 dari pemerintah pusat. Komplek seluas 3,5 hektar ini antara lain dilengkapi dengan sarana fisioterapi,asrama ruang serta display produk kerajinan.

Dibagian lain lain Bupati Bantul berharap bila keberadaan fasilitas milik pemerintah ini membutuhkan tenaga kerja. Hendaknya memprioritaskan masyarakat di sekitarnya. (tok)

Lomba dayung perahu naga meriah

peserta dalam lomba dayung perahu naga

peserta dalam lomba dayung perahu naga

KP Rabu siang perlombaan perahu dayung di Bendung Tegal berlangsung meriah. Ribuan warga memadati lokasi tersebut untuk menyaksikan perlombaan dayung dari dekat. Suporter tiap regu dayung juga ikut serta dalam perlombaan untuk menyemangati para pendayung. 21 regu dayung dari berbagai daerah mengikuti perlombaan dayung perahu naga yang memeriahkan rangkaian Gelar Seni Budaya Rakyat dan Perayaan Peh Cun 2009. 21 regu dayung tersebut diantaranya berasal dari Cilacap, Banyumas dan Bantul. Perlombaan dayung berlangsung sejak siang hari hingga sore hari dalam beberapa babak diantaranya babak penyisihan, semifinal dan final. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Suyoto mengatakan kegiatan dititikberatkan pada persatuan budaya tradisional jawa dan tionghoa. Kegiatan tersebut sudah beberapa kali diselenggrakan dan termasuk dalam kalender even Kabupaten Bantul. Namun perlombaan dayung perahu naga baru dua kali diselenggarakan. (lia)

Bantul butuh 100 perajin bola sepak

Kp Kabupaten Bantul membutuhkan 100 pengrajin bola sepak untuk memenuhi pesanan dari Timur Tengah dan Afrika selatan. Deputi pengembagangan Sumber Daya Manusia Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nedi Rafinaldi Halim menyampaikan pernyataan ini dihadapan 75 peserta Diklat Usaha Bagi Usaha Mikro Produktif di DIY rabu siang. Dengan asumsi setiap pengrajin mampu memproduksi 6 buah bola sepak maka dapat memenuhi pesanan sekitar 600 hingga 1.000 bola sepak perbulan. Nedi berharap setelah mendapat pelatihan pengrajin dapat membentuk koperasi. Dibagian lain Deputi Kewirausahaan dan Industrialisasi Keolahragaan Kementrian negara pemuda dan olahrga RI  Sudrajat M Rasyid mengatakan pemerintah pusat menunjuk kabupaten Bantul sebagai pilot projek industri bola sepak kedua setelah Majalengka Jawa Barat. Sebagai program jangka panjang pemerintah pusat juga akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) peralatan olahraga. (tok)

BKB Bantul wakili DIY tiga kali berturut-turut

Kp Tiga tahun berturut-turut Kader Bina Keluarga Balita (BKB) Bantul berhasil mewakili DIY pada lomba BKB tingkat Nasional. Dimulai oleh Kristina Kader BKB Mekar Sari Badegan yang akhirnya meraih juara 1 tingkat nasional pada tahun 2007. Dilanjutkan Lily Wakidah kader BKB Anggrek Sungapan Imogiri pada tahun 2008 dan Yoaning Erawati Kader BKB Mawar Argomulyo Sedayu pada tahun 2009. Namun keberhasilan ini justu menjadi cambuk untuk terus mempertahankannya melalui pelatihan. Pembina Kader BKB Bantul Ida Idam Samawi menyampaikan pernyataan ini pada pelatihan kader BKB dihadapan 75 peserta pelatihan kader BKB sekabupaten Bantul. Bila pada tahun 2008 terdapat 2 kelompok BKB di setiap desa maka pada tahun 2009 pemerintah kabupaten Bantul mentargetkan terdapat 3 kelompok BKB di setiap desa. (tok)

Perajin kayu Temuwuh Dlingo siap bersaing

Kp Pengrajin kayu temuwuh dlingo siap menghasilkan produk yang variatif dan berkualitas agar dapat bersaing di pasaran. Ketua Kelompok Pngrajin kayu tegas Surjito menyampaikan pernyataan ini seusai menerima bantuan peralatan modern bagi 25 anggotanya. Bantuan berasal dari Direktorat Industri Kecil dan Menengah bersifat pinjaman selama 2 tahun. Bantuan secara berkala akan dipantau penggunaannya. Bila terdapat kerusakan atau kehilangan kelompok harus bertanggungjawab. Bila manfaatnya kurang menunjang atau tidak digunakan maka akan dialihkan ke kelompok lain. (tok)

Mei 30, 2009 - Posted by | Info Harian |

1 Komentar »

  1. Ass..kum wr.wb jika di daerah bantul membutuhkan pengrajin bola sepak kami siap hub.085759560008

    Komentar oleh Copserse574 | Juli 9, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: