Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Bupati sangkal beasiswa salah sasaran

26 Mei 2009

Kp Bupati Bantul Idam Samawi menyangkal terdapatnya penyaluran beasiswa dewan pendidikan yang salah sasaran. Ditemui seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Bantul senin siang Idam menegaskan penetapan calon penerima beasiswa sudah melalui seleksi yang ketat. Idam mengakui tidak seluruh penerima beasiswa merupakan warga miskin. Sebab berdasarkan peraturan bupati warga yang berprestasi juga berhak menerima beasiswa. Idam juga mengakui tidak seluruh warga miskin yang menerima beasiswa masuk dalam daftar warga miskin. Sebab berdasarkan verifikasi skornya hanya mendekati kriteria warga miskin sekitar 49 meski sebagian berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Di sisi lain Idam Justru menyesalkan sikap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sudah menyebarluaskan temuan ini. Idam menilai temuan yang masih bersifat Managemen Letter (ML) karena belum dimintakan konfirmasi dari pihak yang diperiksa tidak boleh diketahui secara umum.

Menanggapi pernyataan ini anggota Komisi A DPRD Bantul Agus Efendi menegaskan temuan yang dipublikasikan BPK ini berupa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang sudah mendapat tanggapan dari pihak yang diperiksa. Bukan ML yang berdasarkan peraturan memang belum dapat dipublikasikan. Agus menjelaskan LHP merupakan dokumen publik yang dapat diakses secara umum. Bila terdapat pihak yang berupaya menghalangi akses justru melanggar undang-undang informasi publik dan perda tentang transparansi. Agus menganggap wajar bila pemerintah kabupaten Bantul menolak dianggap telah melakukan pelanggaran. (tok)

 

Diwarnai interupsi Fraksi PKS

Empat perda disahkan

Kp Meski sempat diwarnai interupsi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya seluruh anggota DPRD Bantul dapat menerima pengasahan 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Setelah melalui pembahasan sejak pertengahan April 2008 akhirnya DPRD Bantul menyetujui pengesahan Perda perubahan perda tentang pedoman struktur organisasi pemerintahan desa,Perda Retribusi Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil,Perda Retribusi parkir tepi jalan umum dan Perda Retribusi Parkir tempat khusus,melalui penyampaian pendapat akhir setiap Fraksi. Walau demikian beberapa fraksi memberikan catatan terhadap perda. Diantaranya pembebasan retribusi parkir bagi becak dan andong,terdapatnya petunjuk pelaksanaan teknis bagi setiap pamong desa dalam menjalankan tugas dan perlunya pembebasan retribusi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil hingga ke tingkat desa. (tok)

 

Kios pedagang baru Pasar Niten siap diundi

KP Dinas Pengelola Pasar Kabupaten Bantul segera mengundi sisa kios yang belum ditempati pedagang di Pasar Niten. Kepala Dinas Pengelola Pasar Gatot Suteja mengatakan saat ini dari 116 kios baru terisi 48 kios. Sisanya sebanyak 68 kios akan dibagi dengan perincian 60% atau 41 kios untuk warga Desa Tirtonirmolo Kasihan, 25% atau 17 kios untuk warga Desa Pangungharjo Sewon dan 15% atau 7 kios untuk warga Bantul di luar Desa Tirtonirmolo Kasihan dan Panggungharjo Sewon. Gatot menambahkan saat ini pihaknya sedang merekap daftar pemohon kios yang mencapai 1.500 orang. Pemohon akan diseleksi berdasar persyaratan yang ditetapkan diantaranya pemohon ber-KTP Bantul, kios untuk keperluan berdagang sendiri bukan sebagai lahan investasi dan setiap satu kepala keluarga hanya boleh mengajukan satu pemohon. Daftar yang ditetapkan Dinas Pasar akan ditempel di Kantor Desa Tirtonirmolo Kasihan akhir Mei. Bila ada kekeliruan, pemohon boleh melaporkan ke Dinas Pengelolaan Pasar. Setelah data tersebut benar, pengundian akan segera dimulai. Pemohon akan diberi undangan yang di sebaliknya tercantum peraturan mengikuti undian diantaranya tidak boleh diwakilkan dan mendaftar ulang sebelum pengundian dimulai menggunakan undangan tersebut. (lia)

 

Bantul terima 75 bidan PTT baru

KP Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menerima 75 bidan pegawai tidak tetap (bidan PTT) baru tahun 2009 yang diangkat melalui surat keputusan Menteri Kesehatan. Kepala Dinkes Bantul Siti Noor Zaenab menjelaskan pihaknya memberikan pembekalan orientasi bagi bidan PTT sebelum ditempatkan di desa-desa. Pada tahap pertama terdapat 33 bidan PTT yang mengikuti orientasi, tahap kedua bulan Mei terdapat 27 bidan PTT sedangkan tahap ketiga bulan Juni terdapat 15 bidan PTT. Zaenab menambahkan meski terdapat penerimaan bidan PTT baru, komposisinya masih lebih sedikit dibandingkan bidan pegawai negeri sipil (bidan PNS). (lia)

 

Harga gula pasir tembus Rp8.000 per kilogram

KP Memasuki musim giling gula di PG Madukismo, harga gula pasir yang beredar di pasaran naik. Sri, pemilik kios kelontong di Pasar Bantul mengatakan harga gula pasir naik dari 7.600 menjadi 8.000 rupiah per kilogram. Sri mengatakan setiap kali giling dimulai, harga gula pasir selalu naik. Namun Sri tidak mengetahui kaitannya dengan stok gula pasir yang ada karena dirinya selalu mendapat barang meski harganya mahal. Naiknya harga gula pasir menyebabkan turunnya jumlah pembelian gula pasir. Sri mengaku sejak harga gula pasir naik pembeli yang sebagian besar membeli secara grosir mengurangi jumlah gula yang dibelinya. Akibatnya penjualan gula pasir di kios Sri turun hingga 25%.

Sumiyem, pemilik kios kelontong yang lain menambahkan saat ini pedagang di pasar sudah jarang menjual gula pasir putih. Sebagian besar gula pasir yang beredar adalah gula pasir merah lokal. Sumiyem menjelaskan gula pasir putih merupakan gula pasir impor yang hanya diperbolehkan untuk keperluan industri. Pedagang yang menjualnya juga harus memiliki izin khusus dari pemerintah. Untuk itu Sumiyem memilih tidak berjualan gula pasir putih sejak enam bulan terakhir. (lia)

 

Lima pelaku perjudian di Sedayu ditangkap

KP Lima orang pelaku perjudian Minggu dini hari ditangkap oleh petugas Polsek Sedayu saat sedang berjudi di Poskamling Dusun Gunungpolo Argorejo Sedayu. Kapolsek Sedayu AKP Riyono mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang adanya perjudian dini hari tersebut. Petugas segera mendatangi lokasi dan mengkap para pelaku. Riyono menambahkan pihaknya sudah mengincar para pelaku sejak beberapa hari sebelumnya namun baru tertangkap Minggu dini hari dengan barang bukti diantaranya satu set kartu remi dan uang senilai 107 ribu rupiah. Riyono menyebutkan satu dari lima tersangka yang ditangkap yaitu Mulyo Utomo 47 tahun adalah warga Dusun Gunungpolo Argorejo Sedayu. Sedangkan empat tersangka lain diantaranya Teguh Sarono 37 tahun, Firman Adi Utomo 57 tahun, Mardi Utomo 55 tahun dan Tukijan 48 tahun adalah warga Dusun Jambon Argosari Sedayu. (lia)

 

Perampasan terjadi di Sanden

Kp Peristiwa perampasan disertai kekerasan minggu 24 Mei 2009 menimpa Kusumardiani 31 tahun warga Jaoyopakan solo. Menurut keterangan korban peristiwa berawal dari pertemuannya dengan pelaku di terminal tirtonadi solo. Kepala Korban pelaku menawarkan kerjasama di bidang perkoperasian. Korban yang tertarik langsung setuju saat pelaku mengajak bertemu rekannya di Patehan Gadingsari Sanden. Setiba di lokasi pelaku tidak berhasil menemui temannya. Selanjutnya korban diajak ke daerah pelemwulung. Sampai di lokasi pelaku langsung memukul korban hingga pingsan. Tidak membuang kesempatan pelaku merampas kalung emas seberat 3 gram dan uang tunai 1,6 juta rupiah milik korban. Akibat peristiwa ini korban melapor ke Polsek Sanden. (tok)

Mei 30, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: