Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

DPT naik 1.100 orang

30 Mei 2009

Baliho di depan Kantor KPU Bantul yang berisi informasi pilpres sedang dipasang, Jumat (29/5)

Baliho di depan Kantor KPU Bantul yang berisi informasi pilpres sedang dipasang, Jumat (29/5)

KP Setelah mengalami penundaan, daftar pemilih tetap (DPT) pilpres akhirnya diumumkan oleh KPU melalui jumpa press di Pendopo KPU Bantul Jumat siang. Ketua KPU Bantul Budi Wiryawan mengatakan pihaknya masih menerima data tambahan pemilih dari warga pada Kamis 28 Mei yang ditetapkan sebagai batas akhir pemutakhiran data. Sehingga pleno penetapan DPT baru terlaksana pada pukul 11 malam, bukan pukul 8 malam sebagaiman diberitakan sebelumnya. Sedangkan pengumuman DPT baru dilaksanakan Jumat 29 Mei karena KPU tidak terikat peraturan untuk mengumumkan DPT pada tanggal 28. Budi menjelaskan batas waktu hingga tanggal 28 Mei hanya berlaku untuk penetapan DPT, sedangkan pengumuman DPT tidak harus dilaksanakan pada tanggal 28 Mei. Budi menambahkan terjadi penambahan jumlah pemilih dalam DPT pilpres dibandingkan DPT pileg sebanyak 1.164 pemilih. Dari 17 kecamatan di Bantul hanya lima kecamatan yang jumlah pemilihnya bertambah diantaranya Kecamatan Kasihan, Sedayu, Pajangan, Sewon dan Banguntapan. Budi menjelaskan pertambahan pemilih disebabkan karena letak geografis kelima kecamatan tersebut berdekatan dengan kota, terdapat banyak perumahan, kampus dan pondok pesantren. Sedangkan 12 kecamatan lain jumlah pemilihnya justru berkurang karena pencoretan nama ganda, warga meninggal dunia dan warga pindah ke luar daerah.

Di bagian lain Anggota Panwaslu Kabupaten Bantul Herlina mengaku kecewa terhadap penundaan pengumuman DPT. Herlina menjelaskan sebelumnya penetapan DPT dijadwalkan pada Minggu 24 Mei namun ditunda hingga Kamis 28 Mei. Herlina menilai perpanjangan waktu selama empat hari sudah cukup bagi KPU untuk memutakhirkan data, sehingga seharusnya DPT dapat diumumkan tepat pada Kamis 28 Mei. Namun Herlina memaklumi kerja KPU yang lamban tersebut karena kelengkapan logistic dan honor petugas di lapangan belum diterima. Herlina juga menyayangkan dalam pleno penetapan DPT, Panwaslu sebagai salah satu lembaga hukum pemilu tidak dilibatkan.

Ketua Panwaslu Bantul Tentrem Widodo menambahkan berpedoman pada semula jadwal penetapan DPT tanggal 28 Mei pukul 8 malam, Panwaslu datang ke KPU. Tetapi ternyata di KPU tidak terdapat kegiatan tersebut sehingga Panwaslu meninggalkan kantor KPU. Pagi harinya Tentrem menghubungi KPU untuk memperoleh soft kopi DPT dari KPU karena Panwaslu menganggap KPU sudah menetapkannya pada hari Kamis. Namun keterangan dari KPU menyarankan Panwaslu untuk datang pada konferensi press siang harinya. Pihak KPU beralasan Kamis 28 Mei masih menunggu tambahan data dari warga. (lia)

PBB gratis kurang konsisten

Kp Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Bantul menilai pemerintah kabupaten Bantul bersikap tidak konsisten dalam melaksanakan kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Gratis. Ketua Fraksi PKS Agus Sumartonio mengatakan dalam pembahasan sebelumnya fraksi PKS sudah mengusulkan agar pemerintah kabupaten Bantul menetapkan batasan bagi lahan pertanian yang akan digratiskan PBBnya. Namun saat itu pemerintah kabupaten Bantul memutuskan seluruh lahan pertanian akan mendapat fasilitas PBB gratis. Sikap tidak konsistem ditunjukan pemerintah kabupaten Bantul pada tahun 2009 yang harus melakukan verifikasi terhadap lahan yang PBBnya akan dibayar pemerintah kabupaten Bantul. Agus juga menilai program yang bertujuan menghambat laju alih fungsi lahan pertanian ini juga gagal. Sebab faktanya masih terjadi alih fungsi lahan pertanian dalam jumlah besar di Bantul. (tok)

Pelajar SMP/SMA konsumen utama Narkoba

Kp Survey Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukan palajar SMP/SMA dan Mahasiswa menjadi pengguna narkoba terbesar. Anggota Badan Narkotika Propinsi (BNP) DIY Komisaris Polisi Bejo menyampaikan pernyataan ini dihadapan peserta Seminar Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di kantor Bappeda Bantul Kamis siang. Guru bimbingan Konseling SMP dan SMA sekabupaten Bantul diharapkan berperan aktif dalam kegiatan Pencegahan,Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Sebab sebagian besar masyarakat saat ini masih terkesan tidak peduli. Bahkan keluarga yang memiliki anggota pengguna narkoba terkesan menutupi. Kondisi ini justru menjadi kendala dalam memberantas peredaran narkoba. Sementara itu Staff Biro Hukum propinsi DIY dalam makalahnya menyampaikan tentang jejaring Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba berbasis Pendidikan. (tok)

PBB prediksi peningkatan lansia capai 70%

Kp Perserikatan Bangsa-Bangsa memprediksikan pada periode 2005 hingga 2025 terdapat peningkatan jumlah lansia mencapai 77 persen. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding peningkatan jumlah usia produkti yang hanya mencapai 20 persen. Pernyataan ini menjadi salah satu bagian dalam sambutan tertulis menteri sosial Bahtiar RI Chamsyah yang dibacakan Wakil Bupati Bantul dalam Upacara Hari Lansia 29 Mei 2009 di lapangan Paseban. Bertolak dari sudah tepat bila pemerintah Indonesia memberikan perhatian kepada lansia. Diantaranya melalui Undang-Undang tentang kesejahteraan Lansia. Disisi lain Lansia hendaknya tetap aktif di masa tuanya dengan jaminan kesehatan dan keamanan. Upacara diikuti 2.500 peserta yang juga mengikuti senam bugar lansia secara missal. (tok)

Efektifkan Jumat bersih

KP Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2009, Pemkab Bantul menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertema “Mari kita selamatkan bumi dari perubahan iklim”. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bantul Darmawan Manaf menyebutkan serangkaian kegiatan tersebut diantaranya efektivitas Jumat bersih di setiap kecamatan, sosialisasi pengelolaan sampah di Agrowisata Argorejo Sedayu, penyuluhan untuk mengurangi penggunaan bahan tidak ramah lingkungan di Kecamatan Jetis, sosilisasi sekolah berwawasan lingkungan di Jejeran Pleret, kerja bakti membersihkan Pasar Bantul dan puncak kegiatan di Kajor Selopamioro Imogiri pada tanggal 5 Juni. Darmawan berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat mengurangi pencemaran bumi dan mencegah berbagai bencana alam yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Di bagian lain Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul Ida Idham Samawi menegaskan bahwa pasar tradisional di Bantul harus bersih. Hal ini disampaikan Ida dalam sambutannya ketika memimpin apel bakti social kebersihan pasar di Pasar Bantul Jumat pagi. Apel diikuti 250 peserta diantaranya anggota PKK, perwakilan dinas dan instansi, pedagang pasar, ikatan mahasiswa teknik lingkungan se-DIY dan masyarakat di sekitar Desa Bantul. Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Kabid Penataan Hukum BLH Bantul Sulistyo menambahkan kegiatan bersih pasar bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sehingga tercipta kebersihan kota. Selain apel, peserta juga melakukan kerja bakti bersih-bersih Pasar Bantul dan meninjau pengelolaan sampah di barat Pasar Bantul. (lia)

Mei 31, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: