Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Apdesi usul ADD langsung dari APBN ke rekening desa

6 Juni 2009

KP Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bantul dan Apdesi Provinsi DIY mendukung Kongres Kepala Desa dan Pamong yang akan diselenggarakan di Solo Senin 8 Juni. Ketua Apdesi Bantul Jiyono mengatakan dalam kongres tersebut pihaknya akan menekankan bahwa penyaluran APBN untuk pengembangan desa dari pusat perlu langsung disalurkan ke rekening desa, tidak melalui Pemkab. Jiyono berharap mulai tahun 2010 hal tersebut dapat diwujudkan dan desa mendapatkan alokasi 10% APBN. Selama ini desa hanya mendapatkan alokasi 2 hingga 3% dari APBN melalui Alokasi Dana Desa (ADD) yang disalurkan oleh Pemkab. Tahun 2010 Jiyono juga berharap kesejahteraan pamong desa meningkat, diantaranya Lurah mendapatkan gaji minimal 1 juta rupiah per bulan, sekdes dan PNS 900.000 per bulan dan kebag 800.000 per bulan. Untuk mendongkrak pendapatan desa, Jiyono juga meminta supaya pajak di tingkat desa menjadi kekayaan desa seperti pembayaran jasa pengukuran listrik  senilai 1.500 rupiah per rumah yang selama ini di bayarkan ke Bank-Bank pemerintah.

Ketua Apdesi Provinsi DIY Sukro Nurharjono berharap desa siap menerima uang senilai 1 miliar rupiah mulai tahun 2010 sesuai dengan permintaan 10% APBN tersebut. Sukro mengatakan rekening desa harus disiapkan dan dikontrol oleh badan permusyawaratan desa (BPD). Sukro menambahkan Apdesi Provinsi DIY mendukung parade nusantara yang diselenggarakan di Solo tersebut. Apdesi DIY akan mengerahkan 200 orang dalam kongres tersebut. Sukro menambahkan pihaknya akan menegaskan pemisahan beberapa undang-undang tentang desa yang selama ini masih menjadi satu dengan UU kabupaten. (lia)

Tembusan timses belum sampai Panwas

KP Meski sudah ada tim sukses pasangan capres-cawapres yang berkoordinasi dengan KPU Bantul, Panwaslu Bantul hingga kini belum menerima tembusan apapun. Anggota Panwaslu Bantul Herlina mengaku sudah mengetahui bahwa tim sukses Mega-Pro dan JK-Win sudah berkoordinasi dengan KPU dari intel. Dalam lembar pemberitahuan yang dimiliki intel tersebut terdapat tembusan ke Panwaslu Bantul. Namun hingga kini Panwaslu belum memperolehnya. Ketika menghubungi KPU, Herlina mendapat informasi bahwa tim sukses Mega-Pro sudah mendaftar dan KPU akan segera memberikan tembusan ke Panwaslu. Panwaslu berharap pihaknya segera mendapat surat tembusan, jadwal kampanye dan surat izin kampanye secepatnya karena dikabarkan bahwa timses Mega-Pro akan berdeklarasi di Pantai Parangtritis Senin 8 Juni. Berdasar peraturan yang berlaku, jadwal kampanye harus diperoleh Panwaslu selambat-lambatnya dua hari sebelum kampanye diselenggarakan. Herlina menambahkan pihaknya juga sudah meminta daftar mobil dinas yang dimiliki pemerintah namun hingga kini belum memperoleh daftar tersebut.

Sebelumnya Wakil Ketua 2 Tim Sukses Mega-Pro Uminto Giring Wibowo mengaku sudah mendaftarkan tim suksesnya ke KPU Bantul. Melalui pendaftaran tersebut tim sukses Mega-Pro menginformasikan susunan panitia tim sukses mulai dari Ketua, wakil ketua, bendahara dan sekretaris. Giring menjelaskan tim sukses Mega-Pro sudah siap untuk mengkampanyekan pasangan presiden Megawati Sukarnoputri dan Wakil presiden Prabowo Subianto dengan jargo “Mega Pro Rakyat”. Giring berharap KPU segera mengundang tim sukses untuk penandatanganan deklarasi damai dan pemberitahuan jadwal kampanye. Giring menilai meski hanya ada tiga pasangan capres-cawapres, KPU tetap perlu membuat jadwal kampanye supaya lebih aman. Giring menambahkan Bupati Bantul Idham Samawi kemungkinan besar akan menjadi juru kampanye di tingkat provinsi, namun istrinya Ida Idham Samawi akan menjadi juru kampanye di Bantul. Giring menambahkan saat ini tim sukses Mega-Pro belum memiliki anggaran khusus untuk kampanye.

Di bagian lain Bupati Bantul Idham Samawi mengaku belum mendapatkan pemberitahuan dari PDIP tentang permintaan menjadi juru kampanye. Namun Idham mengaku bersedia menjadi juru kampanye di mana pun sesuai permintaan partainya. Saat ini Idham menduga dirinya akan menjadi juru kampanye di tingkat provinsi. (lia)

150 guru SD ikuti pelatihan

CEO Standard Chattered Bank dan Bupati Bantul mencicipi susu kedelai buatan UKM Bantul, Jumat (5/6)

CEO Standard Chattered Bank dan Bupati Bantul mencicipi susu kedelai buatan UKM Bantul, Jumat (5/6)

KP Standar Chaterred Bank bekerjasama dengan Sampoerna Foundation dan Pemkab Bantul menyelenggarakan pelatihan guru di Pendopo Parasamya Bantul Jumat 5 Juni 2009. Pelatihan dibagi dalam tiga tahap diantaranya pelatihan menjadi guru profesional, pembelajaran berbasis proyek dan pemberian nilai dengan model tertentu sesuai tujuan pembelajaran. Pelatihan diikuti 75 guru dan kepala sekolah dasar (SD) di Bantul serta 75 guru dan kepala SD di Gunungkidul. CEO Standar Chattered Bank Indonesia Simon Moris mengatakan pendidikan merupakan hal yang sangat berkaitan erat dengan masa depan. Apalagi di Bantul sempat mengalami musibah gempa tiga tahun silam. Sehingga pihaknya mengangkat pendidikan sebagai basik utama dalam pelatihan.

Di bagian lain Bupati Bantul Idham Samawi mengaku senang karena Bantul tidak sendirian dalam mengembangkan pendidikan. Idham menyambut baik kerjasama Standard Chattered Bank Indonesia tersebut. Pada prinsipnya Kabupaten Bantul menerima tawaran kerjasama dari pihak manapun dalam mengembangkan pendidikan. (lia)

Juni 6, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: