Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Kinerja PPDP kurang cermat

9 Juni 2009

KP Panwaslu Kabupaten Bantul telah mendata kekeliruan dalam pemutakhiran data pemilih tetap (DPT) melalui sisir TPS. Anggota Panwaslu Bantul Supardi mengatakan hingga Senin siang pihaknya sudah merekap data dari 6 kecamatan diantaranya Pleret, Banguntapan, Dlingo, Sanden, Imogiri dan Kretek. Total TPS yang disisir secara acak jumlahnya mencapai 40 lokasi. Kesalahan pendataan yang diperoleh para petugas Panwascam diantaranya masih terdaftarnya warga yang sudah pindah, meninggal dunia, merantau ke luar negeri dan adanya nama ganda. Meski data yang ditemukan Panwaslu tersebut tidak dapat merubah DPT pilpres, Supardi mengatakan data tersebut akan menjadi barang bukti untuk melaporkan kinerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang dinilai kurang. Supardi menambahkan rekap data total sisir TPS kemungkinan besar dapat diketahui Selasa pagi karena hingga Senin siang petugas secretariat Panwaslu masih merekapnya. Sedangkan data yang sudah masuk ke Panwaslu meliputi data sisir TPS secara acak di 17 kecamatan di Bantul. (lia)

Kasus kematian ikan

Publikasi hasil lab kembali tertunda

KP Meski hasil pemeriksaan laboratorium terhadap contoh air kolam ikan yang  mati dijadwalkan keluar Senin 8 Juni, Namun Badan Lingkungan Hidup (BLH) belum mendapatkannya. Kabid Pengendalian Pencemaran dan Dokumentasi Lingkungan Hidup BLH Edy Mahmud mengatakan ketika pihaknya menghubungi Balai Teknis Kesehatan Lingkungan (BTKL) Yogyakarta, pihak BTKL meminta supaya hasil diambil sekitar pukul 2 Senin siang. Edy belum mendapatkan kesimpulan apapun sebelum hasil tersebut diperoleh BLH. Setelah hasil pemeriksaan air diperoleh, akan dirapatkan bersama di ruang Sekretaris Daerah pada Rabu 10 Juni. Publikasi selanjutnya dapat diperoleh dari Bupati Bantul secara langsung atau bagian Humas dan Informasi Pemkab Bantul. Edy menambahkan pihaknya mengambil contoh air di empat titik diantaranya di lokasi matinya ikan Dusun Miri, di sungai bawah jembatan Dusun Miri,di selokan madukismo dan di dalam pabrik madukismo. Edy menjelaskan bila nantinya hasil pencemar di keempat titik sama maka dapat disimpulkan limbah berasal dari PG Madukismo. Namun bila di titik 3 dan 4 yaitu titik yang berdekatan langsung dengan limbah PG Madukismo tidak didapatkan pencemar yang sama dengan titik 1 dan 2 maka limbah tersebut bukan berasal dari PG Madukismo. Melainkan pengaruh peningkatan suhu air di kolam ikan yang menyebabkan endapan makanan ikan terurai kembali dan mencemari kolam.

Di bagian lain Anggota Komisi D DPRD Bantul Slamet Bagyo mengatakan bila terbukti limbah berasal dari PG Madukismo maka pihak Madukismo harus dapat memperbaiki instalasi pengelolaan air limbahnya. Slamet optimis hal tersebut dapat dilakukan seperti ketika permasalahan limbah udara atau asap dari PG Madukismo yang sangat mengganggu dan sering dikeluhkan warga. Setelah mesin pengelola limbah udara diperbaiki, permasalahan tersebut tak lagi muncul. Hal itu menurut Slamet dapat diterapkan pada pengelolaan limbah cair. Slamet berpendapat penutupan pabrik belum perlu dilakukan karena penyerapan tenaga kerja yang sangat besar dari PG Madukismo. Mengenai ganti rugi kepada petani ikan, Slamet mengatakan dapat dibicarakan bersama . (lia)

BKK targetkan 100 pengguna MOP tahun 2009

Kp Badan Kesejahteraan Keluarga,Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BKK,PP dan KB) Bantul mentargetkan terdapat 100 akseptor KB pria yang menggunakan alat kontrasepsi Medis Operasi Pria (MOP) pada tahun 2009.  Berdasarkan data saat ini terdapat 78 akseptor KB pria dengan alat kontrasepsi MOP. Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Saebani mengatakan pemahaman yang salah tentang MOP masih menjadi kendala utama untuk mencapai target. Saebani menjelaskan MOP tidak bersifat permanen sehingga bisa dilepas bila ingin kembali memiliki anak. Pemasangannya juga tidak membutuhkan pembedahan dan hanya butuh waktu sekitar 5 menit. Saebani menilai terbatasnya jumlah Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) menjadi salah satu penyebab masih terdapatnya pemahaman yang salah ini. Saebani mengaku terdapat 1 PLKB yang terpaksa membawahi 2 desa akibat kekurangan ini. Sehingga saebani berharap terdapat penambahan tenaga PLKB. Saebani menambahkan meski pertumbuhan penduduk Bantul masih jauh dibawah rata-rata nasional namun fenomena baby boom atau ledakan pertumbuhan penduduk patut diwaspadai.

Menanggapi permasalahan ini anggota Komisi B DPRD Bantul Agus Sumartono menilai dari jumlahnya yang mencapai 12 ribu PNS seharusnya pemerintah kabupaten Bantul tidak kekurangan personil. Namun yang terjadi menurut agus tidak terjadi pemerataan. Penyebaran PNS hanya terkonsentrasi pada pos-pos tertentu. sementara pos-pos lainnya seperti penyuluh lapangan dilupakan. Padahal menurut Agus peran penyuluh lapangan sebagai pendamping program sangat penting. Berdasarkan hasil evaluasi tidak dapat berjalannya sebuah program disebabkan kurangnya pendampingan. Sehingga agus menilai pemerintah kabupaten Bantul tidak boleh mengganggap enteng peran penyuluh lapangan bila ingin program-programnya berjalan sesuai target. (tok)

Bantul Radio belum berikan pendapatan

Kp Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga saat ini Bantul Radio belum mampu memberikan Pendapatan bagi pemerintah kabupaten Bantul. Wakil Ketua Komisi C DPRD Bantul Amir Syarifudin mengatakan setelah beroperasi hampir satu tahun Komisi C DPRD Bantul belum pernah menerima laporan setoran pendapatan Bantul Radio kepada pemerintah kabupaten Bantul. Amir menilai terdapatnya setoran pendapatan ini akan memperjelas status Bantul Radio yang sebelumnya sempat dipertanyakan sebagian anggota DPRD Bantul. Amir mengatakan sebagai salah satu BUMD Bantul Radio sudah mendapat kucuran dana mencapai 2 milyar rupiah. Amir menambahkan bila akhirnya pemerintah kabupaten Bantul ingin menjadikan Bantul Radio sebagai media komersil maka sedikit demi sedikit harus mulai mengurangi subsidi. (tok)

Timses Jk-Win mulai sosialisasi

Kp Tim Sukses Pasangan Capres-Cawapres JK-Win kabupaten Bantul mulai melakukan sosialisasi. Ditemui diruang kerjanya Ketua Tim Sukses Pasangan JK-Win Agus Subagyo mengatakan sosialisasi dilakukan dengan pawai kesenian reog keliling kota Bantul selasa 9 Juni 2009. Agus menjelaskan pawai kesenian melibatkan sekitar 30 kendaraan dengan start dan finish di kantor DPD Partai Golkar Bantul. Agus mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi ajang deklarasi pasangan JK-Win di Bantul. Sebelumnya tim sukses JK-Win sudah memasang ratusan atribut di wilayah kota bantul dan sekitarnya. Pemasangan atribut di seluruh kabupaten Bantul akan segera dilakukan menyusul terbentuknya tim sukses JK-Win hingga tingkat kecamatan dan Desa. (tok)

Gaji dalam amplop digasak pencuri

KP Pencurian terjadi di rumah Lusi, warga Dusun Rendeng Timbulharjo Sewon Senin siang. Pencuri beraksi ketika rumah dalam keadaan kosong ditinggal bekerja dan bersekolah. Lusi mengatakan pencurian diketahui ketika putrinya pulang dari sekolah sekitar pukul 12 siang. Putrinya mendapati dua almari pakaian sudah diobrak-abrik dan segera menghubungi dirinya melalui telepon. Lusi segera pulang dan memeriksa barang berharga di almari. Emas perhiasan, uang dan gaji yang masih terdapat di dalam amplop tertutup telah hilang. Lusi mengatakan sebagian emas perhiasan tersebut adalah perhiasan pernikahan dan kenang-kenangan dari orang tuanya yang total beratnya mencapai 60 gram. Sedangkan uang tunai yang hilang mencapai 6 juta rupiah, namun gaji yang masih tertutup di dalam amplop tidak diketahui jumlahnya. Lusi memperkirakan pencuri masuk melalui pintu samping rumah dengan cara merusak gembok pintu. (lia)

Juni 10, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: