Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Pencemar tidak hanya PG Madukismo

22 Juni 2009

Kp Hasil Uji Laboraturium terhadap contoh air kolam milik warga Miri Timbulharjo Sewon memastikan sumber pencemaran tidak hanya berasal dari PG Madukismo. Hasil Uji Laboraturium menyebutkan terdapatnya unsur seperti potasium,tembaga dan timbal yang tidak terdapat dalam pengolahan gula maupun spritus. Walau demikian PG Madukismo tetap bersedia menanggung sebagian kerugian yang diderita petani ikan di miri Timbulharjo Sewon sedangkan sisanya akan ditanggung pemerintah kabupaten Bantul Berkaitan dengan hal ini Bupati Bantul memerintahkan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Bantul untuk melakukan verifikasi terhadap nilai kerugian yang diajukan petani sekitar 94 juta rupiah. Idam menjelaskan verifikasi yang diharuskan selesai dalam dua hari ini bertujuan mengetahui angka riil kerugian. Sementara itu untuk mengetahui penyebab lain pencemaran Idam memerintahkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk melakukan uji coba sampel air di 4 titik. Masing-masing di pintu masuknya air ke Bantul,sebelum masuk ke PG Madukismo,setelah keluar dari PG Madukismo dan di sekitar kolam milik warga. (tok)

Mekanisme penataan pemilih tentukan partisipasi pemilu

Kp Mekanisme pendataan pemilih sangat menentukan angka partisipasi dalam pemilu. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Ani Rohyati menyampaikan pernyataan ini pada seminar nasional bertema meningkatkan peran masyarakat pada pemilu presiden 2009 sabtu siang di Gedung induk komplek Parasamya. Ani mengatakan partisipasi pada pemilu 2004 sangat tinggi karena pendaftaran pemilih dilakukan secara defakto atau berdasarkan domisili pemilih. Sementara pada pemilu 2009 angka partisipasi mengalami penurunan karena pendaftaran pemilih dilakukan secara de yure atau berdasarkan alamat dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) meski kemungkinan yang bersangkutan tidak berada di alamat yang tertera di KTP saat pemungutan suara.  Namun menurut Ani tingkat partisipasi bukan satu-satunya indikator untuk mengukur kesuksesan pemilu. sebab masih terdapat indikator lain seperti pemahaman pemilih terhadap tata cara pemungutan suara,angka kesalahan dalam pemungutan suara dan kualitas hasil pemilu yang diukur dengan banyaknya pengaduan kasus pelanggaran pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Ani menambahkan berdasarkan 4 indikator ini pelaksanaan pemilu di DIY dapat dikatakan sukses.

Selain ani juga hadir sebagai nara sumber dalam seminar yang digelar Bagian Hukum Setda Bantul ini Heriyono Hakim Mahkamah Konstitusi yang memaparkan prosedur pengaduan pelanggaran pemilu. Seminar dihadiri jajaran camat dan lurah,perwakilan dinas,instansi,kantor dan bagian serta pelajar tingkat SMA. (tok)

Prosentase kelulusan SMP naik

Kp Prosentase kelulusan siswa SMP/MTs di Bantul yang mencapai 93 persen mengalami kenaikan dibanding tahun 2008 yang hanya sekitar 91 persen. Namun dari sisi peringkat di DIY kabupaten Bantul berada di peringkat ketiga setelah kabupaten Sleman dan kota Yogyakarta. Kepala Dinas Pendidikan Dasar Bantul Sahari menilai pencapaian ini merupakan hasil maksimal karena seluruh stake holder sudah berupaya keras mempertahankan prestasi sebagai peraih prosentase kelulusan tertinggi di propinsi DIY. Sahari enggan menyalahkan pihak tertentu sebagai penyebab tidak tercapainya target. Sahari mengaku sudah menugaskan pengawas untuk mencari penyebab tidak tercapainya target. Berdasarkan hasil laporan pengawas Dinas Pendidikan Dasar akan melakukan evaluasi untuk pelaksanaan ujian nasional berikutnya. Sementara kepad 744 siswa yang tidak lulus Sahari menyarankan untuk mengulang pada tahun berikutnya. Sebab mereka masih berada pada usia sekolah sehingga kurang pantas untuk mengikuti ujian kesetaraan paket B.

Menanggapi hasil ini Bupati Bantul Idam Samawi mengaku tidak kecewa. Sebab seluruh stake holder dunia pendidikan di Bantul sudah berupaya keras untuk mencapai hasil terbaik. Idam justru akan kecewa bila sebelumnya tidak terdapat upaya yang keras untuk mempertahankan prestasi. Idam menambahkan hasil kelulusan SMA/SMK yang masih terbaik di propinsi DIY menunjukan dunia pendidikan di Bantul masih patut dibanggakan. (tok)

Dukun palsu pengganda uang beraksi

Kp Tergiur memperoleh keuntungan besar dengan menggandakan uang Anzar warga Suryatmajan Danurejan Yogyakarta menjadi korban penipuan dukun palsu. Peristiwa berawal pada tahun 2006 saat korban membaca iklan di koran tentang seorang paranormal yang mampu menggandakan uang. Berbekal iklan koran korban mencari kyai Aryo alias Sigit Aryo Wibisono yang beralamat di Jalan Wates km 13 Jetis Argosari Sedayu. Sebelum uangnya digandakan korban diminta membayar uang pendaftaran 100 ribu rupiah dan membeli minyak ajaib seharga 200 juta rupiah serta menjalankan ritual seperti puasa 3 hari. Samapi waktu yang ditentukan korban kembali diminta membayar 200 ribu rupiah untuk memanggil kodam dan menyerahkan uang senilai 2,5 juta rupiah yang dapat digandakan menjadi 150 juta rupiah. Sambil menunggu korban kembali diminta menjalankan puasa. Namun hampir 3 tahun berlalu sang dukun selalu mengelak saat korban menagih janji. Terakhir kamis 18 Juni 2009 korban justru diusir saat menagih janji. Merasa ditipu korban melaporkan peristiwa ini ke Polsek Sedayu. (tok)

Juni 25, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: