Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Guru TK protes pemotongan insentif

24 Juni 2009

Kegiatan belajar di PAUD dan TK Bunga Bangsa Ceria Imogiri, Senin (22/6)

Kegiatan belajar di PAUD dan TK Bunga Bangsa Ceria Imogiri, Senin (22/6)

KP Pengurus Paguyuban Guru Wiyata Bhakti Taman Kanak-Kanak (PGWB-TK) Kabupaten Bantul menyesalkan pemotongan insentif bagi guru TK. Hal ini disampaikan dalam audiensi PGWB TK di Kantor DPRD Bantul Selasa siang yang diterima oleh Ketua DPRD dan Komisi A DPRD Bantul. Ketua PGWB TK Siti Zumaroh mengatakan insentif diperoleh dari tiga sumber diantaranya 200.000 rupiah dari APBD 2, 100.000 rupiah dari APBD 1 dan 200.000 rupiah dari APBN. Masing-masing sumber dipotong 100.000 rupiah per tahun sehingga total potongan mencapai 300.000 rupiah per tahun. Siti menambahkan pihaknya juga menyesalkan istilah Guru Tidak Tetap bagi guru wiyata bhakti yang sudah mengajar puluhan tahun. Siti berkeinginan supaya guru wiyata bhakti diangkat menjadi guru tetap yayasan sehingga mudah memperoleh sertifikasi dan beasiswa. Siti menjelaskan sebagian besar beasiswa selalu diperoleh guru yang sudah berstatus PNS sehingga guru wiyata bhakti kesulitan meningkatkan pendidikannya. Siti mencontohkan tahun 2008 terdapat 300 guru PNS yang mendapat beasiswa. Padahal di luar jumlah tersebut terdapat 1.200 guru Wiyata Bhakti TK yang memerlukan beasiswa.

Menanggapi keluhan tersebut Ketua DPRD bantul Joko Purnomo meminta supaya PGWB-TK memberikan keterangan yang lebih jelas pelaku pemotongan insentif sehingga DPRD Bantul dapat menindaklanjutinya. Joko menambahkan pemotongan insentif dengan alasan yang tidak jelas dilarang di Pemkab Bantul dan dapat dipidanakan. Mengenai peningkatan kesejahteraan, Joko mengatakan DPRD Bantul sudah mengusulkan pemberian insentif GTT senilai upah minimum provinsi. Namun jumlah tersebut baru dapat dikabulkan bila keuangan Pemkab Bantul memenuhi. Joko menambahkan berdasar fasilitasi GTT negeri beberapa waktu lalu ke Kantor Menpan Jakarta, pihaknya memperoleh keterangan bahwa pengangkatan honorer daerah (honda) sedang diutamakan. Setelah honda diangkat semua, akan diadakan perubahan peraturan yang mengatur kesejahteraan GTT. Joko juga menegaskan pelarangan pengangkatan GTT baru supaya permasalahan GTT dapat diselesaikan.

Di bagian lain Sekretaris Badan Kepegawaian daerah Kabupaten Bantul Sutanto mengatakan pihaknya tidak dapat memfasilitasi GTT TK untuk diangkat sebagai guru tetap yayasan. Tanto menjelaskan pengangkatan guru tetap yayasan merupakan wewenang tiap yayasan dengan parameter yang berbeda di setiap yayasan. Selain itu yayasan juga memiliki ketentuan tersendiri dalam memberikan insentif yayasan berdasar keuangan yang dimiliki. Tanto menambahkan kuota pengangkatan CPNS dan kuota sertifikasi untuk GTT sudah ditentukan dari pusat sehingga pihaknya tidak dapat merubah jumlahnya. (lia)

Pelipatan ditarget 4 hari

KP KPU Bantul melibatkan 140 orang untuk melipat surat suara di Pendopo dan Gudang KPU Bantul mulai Selasa pagi. Ketua KPU Bantul Budi Wiryawan mengatakan surat suara yang diterima KPU Bantul minggu lalu sebanyak 728.170 lembar, sudah termasuk 2 persen surat suara cadangan. Budi menambahkan upah yang diterima para pelipat senilai 50 rupiah per lembar dipotong pajak 10 persen. Upah lebih kecil dibandingkan upah pelipatan surat suara pemilihan legislatif yang senilai 75 rupiah per lembar. Budi menjelaskan ukuran surat suara yang lebih kecil dan pelipatan yang lebih sederhana dibandingkan surat suara pileg menjadi pertimbangan pengupahan. Kegiatan pelipatan tersebut sekaligus dilakukan untuk surat suara yang rusak. Budi menjelaskan dalam satu kelompok pelipat terdapat seorang koordinator yang mensortir surat suara. Satu kelompok ditarget untuk melipat tujuh kotak atau sama dengan 14.000 lembar surat suara. Pelipatan ditarget selesai dalam empat hari. Para pelipat merupakan warga yang direkrut oleh KPU Bantul secara selektif. Warga yang dianggap pelipatannya kurang bagus dalam pelipatan suara pileg tidak diikutsertakan dalam pilpres. Budi menambahkan selain surat suara KPU Bantul juga sudah menerima 4.296 botol tinta dan 2.154 lembar poster pasangan capres-cawapres.

Di bagian lain Rahmat, salah satu pelipat dari Desa Palbapang Bantul mengatakan dia direkrut oleh salah satu tetangganya yang bekerja di KPU Bantul. 10 orang dalam satu kelompok berasal dari desa yang sama dan sebagian besar adalah pengangguran. Rahmat menambahkan sebagian pelipat sudah menjadi pelipat surat suara dalam pileg, namun dirinya baru kali ini ikut melipat surat suara. (lia)

Ganti rugi diterima petani ikan

Kp Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (KPP) Bantul sudah menyerahkan seluruh dana kepedulian bagi 5 kelompok tani ikan di dusun miri timbulharjo Sewon. Kepala Dinas KPP Bantul Mursumartinah mengaku tidak terdapat komplain dari kelompok tani karena besarnya dana kepedulian sekitar 38 juta rupiah merupakan kesepakatan antara petani dan Dinas KPP dari total angka kerugian hasil ferifikasi yang mencapai 60 juta rupiah. Petani dan Dinas KPP sepakat dana kepedulian hanya sebagai pengganti modal untuk kembali memulai usaha. Mursumartinah menjelaskan dana kepedulian bukan sebagai bentuk ganti rugi. Sebab berdasarkan hasil Uji Laboratorium pencemaran tidak hanya disebabkan oleh satu sumber. Mursumartinah menambahkan penyerahan dana kepedulian dilakukan mulai senin malam hingga selasa siang.

Sementara itu ketua kelompok tani mitra mina usaha sigit mengaku akan memanfaatkan dana kepedulian untuk membeli benih. Sigit berharap dapat segera kembali memulai usahanya yang sempat terhenti. Sigit juga berharap hasil panen akan lebih baik sehingga dapat menutup kerugian. (tok)

Gabela janji lunasi tunggakan gaji hingga Agustus

Kp PT Gabela berjanji akan melunasi seluruh tunggakan gaji karyawan hingga Agustus 2009. Bupati Bantul Idam Samawi menyampaikan pernyataan ini seusai bertemu pemilik PT Gabela Thomas. Kepala Idam Thomas menyatakan tunggakan gaji karyawan sebagai hutang perusahaan. Thomas mengaku terpaksa melakukan langkah ini karena perusahaan mengalami kesulitan keuangan. Sebelumnya Thomas mempersilahkan karyawan yang ingin pindah bekerja ke perusahaan lain. Setelah perusahaan kembali berjalan menyusul mulai terdapatnya order PT Gabela memberikan prioritas kepada karyawan yang pindah untuk kembali bekerja. Menanggapi pernyataan ini Idam memerintahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk melakukan pemeriksaan di lapangan. untuk menyesuaikan pernyataan thomas dengan kondisi di lapangan.

Dibagian lain sekertaris Serikat Pekerja Gabela Mandiri Ita Fitriani mengaku belum mengetahui terdapatnya kesepakatan antara karyawan dengan pemilik perusahaan berkaitan dengan pembayaran tunggakan gaji karyawan. (tok)

Sentra industri bola sepak nasional

Bantul nomor dua di bawah Majalengka

Kp Upaya mewujudkan bantul sebagai sentra industri bola sepak nasional kedua setelah majalengka mulai menampakan hasil. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Yahya Menjelaskan 75 pengrajin yang sudah mendapat pelatihan dan membentuk koperasi saat ini sudah memproduksi bola sepak secara rutin. Hasil produksi dipasarkan lewat 2 pintu masing-masing melalui Kantor Pemuda dan Olahraga untuk pasar lokal dan Sport Centre Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk pasar nasional. Yahya mengaku sesuai target awal untuk memenuhi kebutuhan pasar timur tengah maka upaya ekspor terus dijajagi. Yahya mengaku pasar dalam negeri masih terbuka luas. Namun yahya memastikan upaya ekspor tidak akan menunggu jenuhnya pasar dalam negeri.

(tok)

Curi sandal, dilaporkan polisi

KP Akibat nekat mencuri sepasang sandal, Lilik warga Kweni Sewon dilaporkan ke Polsek Kasihan. Kejadian berawal ketika Suranto, pemilik sandal hendak mematikan lampu teras Minggu malam. Saat itu Suranto melihat tiga orang yang tidak dikenal berada di teras rumahnya. Ketika Suranto menghampiri, ketiga orang tersebut justru kabur. Karena mendapati sandalnya turut dibawa kabur ketiga tersangka, Suranto berteriak minta tolong kepada tetangganya untuk mengejar pelaku. Salah satu pelaku berhasil ditangkap. Namun ketika diperiksa Polsek Kasihan, pelaku tersebut bukan pencuri sandal yang dimaksud. Dari keterangan saksi, polisi memperoleh identitas asli tersangka. Senin sore tersangka Lilik berhasil ditangkap polisi di Krapyak. Berdasar pengakuannya kepada polisi, Lilik mengaku saat itu dirinya sedang mencari bekicot di sekitar rumah Suranto. Karena di teras rumah terdapat sandal yang bagus, Lilik nekat mencurinya. (lia)

Juni 26, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: