Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Sekolah swasta tetap kurang murid

18 Juli 2009

KP Hingga memasuki tahun ajaran baru, masih terdapat sekolah-sekolah yang kekurangan murid terutama sekolah swasta. Salah satunya SMA Patria Bantul, siswa barunya tidak mencapai kuota dua kelas yang dipersiapkan. Wakil Kepala SMA Patria Urusan Kesiswaan Muhpradi mengatakan dari kuota 72 siswayang terbagi dalam dua kelas, hanya 30 siswa yang mendaftar. Bahkan terdapat siswa yang kemudian mengundurkan diri. Saat ini hanya terdapat satu kelas untuk kelas satu karena tidak terpenuhinya kuota. Padahal sebelumnya siswa baru selalu dibagi dalam dua kelas. Bahkan pada tahun 2004 dan tahun-tahun sebelumnya, SMA Patria mampu memenuhi enam kelas. Muhpradi menambahkan kekurangan siswa ini berakibat buruk terhadap prestasi guru. Muhpradi mencontohkan bagi guru yang akan menempuh sertifikasi harus memenuhi 24 jam pelajaran selama satu minggu. Dengan jumlah kelas yang sedikit, jumlag jam pelajaran tersebut sulit dicapai. Muhpradi menambahkan hingga kini SMA Patria masih membuka pendaftaran bagi siswa baru hingga kuota terpenuhi.

Lebih lanjut Muhpradi menjelaskan kekurangan siswa di sekolah swasta disebabkan karena banyaknya sekolah menengah kejuruan (SMK) yang membuka kelas baru. Muhpradi menjelaskan SMK terutama SMK favorit lebih menarik bagi siswa baru dibandingkan dengan SMA swasta. Muhpradi mencontohkan SMK 1 Bantul yang sebelumnya hanya membuka tiga kelas untuk pendaftaran siswa baru, kini membuka empat kelas baru. Muhpradi menambahkan dirinya juga menerima keluhan yang sama dari sekolah-sekolah swasta lain yang kekurangan siswa. Rata-rata mereka mengeluhkan pembukaan kelas baru beberapa SMK. (lia)

Tanggulangi flu babi

Bantul siapkan dana tak terduga

KP Pemerintah Kabupaten Bantul tidak menyediakan dana khusus untuk menanggulangi kasus flu babi, namun Pemda siap mengucurkan dana tak terduga. Sekretaris Daerah Bantul Gendut Sudarto mengatakan dana tak terduga dialokasikan untuk menanggulangi musibah yang terjadi baik berupa bencana alam maupun wabah penyakit. Flu babi merupakan wabah penyakit yang saat ini sudah menjangkiti warga Indonesia terutama yang baru saja pulang dari luar negeri. Di sisi lain Gendut berharap penyakit ini tidak mewabah di Bantul. Pemda melalui Dinas Kesehatan Bantul juga sudah memberikan edaran kepada Camat dan Lurah untuk disampaikan kepada warga supaya tidak panik mengahadapi fenomena flu babi. Meski demikian warga dihimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terserang flu babi. Gendut menambahkan khusus bagi peternak babi dihimbau untuk lebih intensif mengkandangkan babinya sehingga tidak tertular flu babi. (lia)

Dinas KPP giatkan penyemprotan di Pasar Unggas

KP Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (KPP) Bantul semakin menggiatkan penyemprotan disinfektan di pasar-pasar unggas dan kandang-kandang unggas. Kasi Pengamatan Pembinaan Pengawasan Penyakit Hewan Dinas KPP Wisnu Sukmono mengatakan pihaknya baru saja memulai penyemprotan disinfektan di pasar-pasar. Kamis pagi Dinas KPP melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Bantul dan Pasar Pundong. Minggu depan akan dilanjutkan penyemprotan di Pasar Jodog, Pasar Pleret dan Pasar Turi. Wisnu menjelaskan pasar-pasar tersebut merupakan pasar dengan kapasitas jual-beli unggas yang terbesar di Bantul. Sedangkan bagi peternak, Dinas KPP menghimbau untuk dapat melakukan penyemprotan sendiri. Namun peternak dapat mengambil disinfektan di Kantor Dinas KPP atau Poskeswan terdekat, disinfektan disediakan gratis bagi peternak. Wisnu menjelaskan tahun 2009 di kantor Dinas KPP tersedia 100 liter disinfektan, jumlah tersebut masih belum ditambah degan disinfektan di 9 poskeswan. (lia)

Pemanfaatan lahan pasir belum optimal

Kp Pemanfaatan lahan pasir dipantai selatan untuk kegiatan pertanian belum optimal. Berdasarkan data dari areal seluas 600 hektar baru 180 hektar yang digunakan untuk kegiatan pertanian. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Edi Suharyanto mengatakan terdapatnya sebagian warga yang sudah mengkapling lahan namun tidak segera menggunakan untuk kegiatan pertanian menjadi penyebab utama lambatnya pemanfaatan lahan pasir untuk kegiatan pertanian. Edi menjelaskan banyak warga yang hanya sekedar mengkapling lahan sultan ground ini namun tidak segera menggarapnya. Sementara terdapat warga yang ingin memanfaatkan lahan pasir untuk kegiatan pertanian namun terganjal oleh pemilik kapling. Edi mengaku pemerintah desa tidak dapat memaksakan pemilik kapling untuk menyerahkan kepada petani yang bersedia menggarap. Sementara itu secara tehnis tersedianya sarana irigasi dan pengolahan awal lahan juga menjadi kendala. Edi menjelaskan kegiatan pertanian di lahan pasir harus didukung keberadaan sumur renteng dan pupuk kandang sebagai campuran pasir sebelum ditanami. Edi mengaku lahan pasir tidak sesuai ditanami padi. Namun terdapat komoditas lain yang lebih menguntungkan seperti cabe dan bawang merah. (tok)

BMT berkembang pesat di Bantul

Kp Bank Muamalat (BMT) berkembang cukup pesat di Bantul. Berdasarkan data Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul terdapat sekitar 30 BMT yang aktif di Bantul. Yahya menilai sistim bagi hasil yang tidak mengharuskan nasabah menggunakan agunan sebagai jaminan kredit menarik nasabah untuk meminjam kredit di BMT. Yahya menilai langkah BMT ini cukup efektif untuk memerangi praktek rentenir. Sehingga pemerintah kabupaten Bantul sangat mendukung perkembangan BMT yang berbadan hukum koperasi. Yahya menambahkan sebagai lembaga keuangan mikro keberadaan BMT menjadi alternatif bagi wirausaha yang tidak memiliki modal besar. (tok)

Juli 27, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: