Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Pembicaraan mantan karyawan dan perusahaan PT Karisma deadlock

27 Juli 2009

Kp Pembicaraan antara mantan karyawan dan perwakilan PT Kharisma sabtu siang kembali deadlock. Perwakilan mantan karyawan tetap menuntut pembayaran sisa kontrak meski nilainya turun menjadi antara 50 hingga 75 persen. Novi mewakili 24 rekannya juga dapat menerima usulan perusahaan yang akan memberikan tali asih sebagai ganti sisa pembayaran upah. Namun untuk dapat menerima taliasih mantan karyawan akan kembali menggelar pembicaraan karena pihak perusahaan belum memberikan kepastian bantuk tali asih yang akan diberikan. Ditemui seusai pertemuan novi mengaku lebih memilih dapat kembali bekerja dari pada menerima tali asih. Namun Novi menilai melihat sepak terjang mantan karyawan ini sangat kecil kemungkinan perusahaan akan kembali merekrut mereka. Pertemuan yang difasilitasi DPRD Bantul ini juga dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul.

Di bagian lain Manajer Personalia PT Karisma Ekspor Irwan Marasabessy mengatakan pihaknya akan mengusahakan pemberian tali asih. Kepastian pemberian tali asih baru akan diketahui setelah usulan tersebut disetujui oleh pihak manajemen PT Karisma Ekspor. Irwan menambahkan keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak karyawannya sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Sekitar 20 karyawan sudah habis masa kontraknya selama enam bulan dan tidak diperpanjang lagi oleh perusahaan. Di dalam kontrak kerja antara perusahaan dan karyawan juga sudah tertulis masa kontrak hanya enam bulan, namun dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Selain itu PT Karisma Ekspor juga sedang mengalami kesulitan keuangan sehingga terpaksa tidak memperpanjang kontrak sebagian karyawannya. Ketentuan tersebut juga diperbolehkan dalam peraturan perundangan yang berlaku. Irwan menilai mantan karyawan tegesa-gesa membawa permaslahan ini ke DPRD Bantul. sebab menurut Irwan permaslahan ini sudah dapat diselesaikan melauui mediasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul.

Menanggapi hasil pembicaraan Ketua DPRD Bantul Joko Purnomo yang memimpin pertemuan tetap berharap perusahaan memberikan taliasih sebagai pengganti sisa pembayaran kontrak. Joko dapat memahami sikap perusahaan yang merasa kesal oleh pernyataan perwakilan mantan karyawan melalui media massa. Namun joko berharap perusahaan dapat menerima kondisi ini sebagai proses pembelajaran. Selain pemberian taliasih joko juga berharap perusahaan dapat kembali memperkerjakan mantan karyawan ini bila kondisi keuangan perusahaan mulai membaik. Sebab bila mau berkata jujur mantan karyawan ini memilih dapat kembali berkerja daripada menerima uang taliasih. (tok) 

 

Transmigrasi penambang pasir antri

KP Para penambang pasir yang ingin alih profesi dengan mengikuti transmigrasi ke luar Jawa harus mengantri. Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul menunjukkan dari total 270 calon transmigran penambang pasir yang sudah terdaftar sejak tahun 2008, baru 50 orang yang diberangkatkan menuju daerah tujuan transmigrasi. Kepala Disnakertrans Bantul Sugeng Sudaruno mengatakan kendala utama pemberangkatan transmigran penambang pasir adalah ketersediaan pemukiman dan lahan garapan di daerah tujuan. Di sisi lain sudah terdapat kesiapan pemberangkatan dari Pemda Bantul maupun penambang pasir yang bersangkutan. Sugeng menambahkan kuota transmigrasi tahun 2009 sebanyak 140 KK, meningkat bila dibanding tahun 2008. 90 KK diantaranya berangkat melalui program Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM). Melalui program TSM, masing-masing KK memperoleh 2 hektar tanah yang terdiri dari tempat tinggal, tempat usaha dan pekarangan. (lia)

 

KPU belum punya progress Pilkada Bantul

KP Hingga kini belum ada progres dari KPU Bantul mengenai rancangan dana pilkada 2010. Padahal Pemkab Bantul sudah menganggarkan dana senilai 10 miliar rupiah untuk mendanai perhelatan tersebut. Ketua KPU Bantul Budi Wiryawan menegaskan pihaknya baru melakukan beberapa kali rapat internal tentang pilkada. Namun pembahasannya belum sampai pada pendanaan. Di bagian lain Kepala DPKAD Bantul Abu Dzarin Nurhadi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan dana senilai 10 miliar rupiah untuk pilkada 2010, jumlah tersebut masih dapat berubah karena DPKAD belum menerima pengajuan usulan anggaran resmi dari KPU Bantul. Abu menjelaskan bila dana yang dimohon KPU lebih sedikit atau lebih besar, maka alokasi juga akan diubah jumlahnya. Abu memperkirakan dana akan lebih besar daripada pilkada sebelumnya yang hanya menghabiskan 8 miliar rupiah. Abu menambahkan pihaknya sudah melayangkan surat ke KPU untuk segera mengirimkan surat permohonan pendanaan pilkada 2010. Namun hingga kini DPKAD belum mendapatkan jawabannya. Abu memaklumi hal itu karena KPU baru disibukkan dengan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Jumlah anggaran kemudian akan dirapatkan juga dengan DPRD Bantul periode baru. Lebih lanjut Abu berharap pilkada hanya berlangsung satu putaran saja supaya anggaran lebih hemat. Namun bila nantinya pilkada terpaksa diselenggarakan dalam dua putaran maka DPKAD akan menambah alokasi sekitar 3 hingga 5 miliar rupiah. (lia)

 

Forum LSM keluhkan penataan pemukiman Bantul

KP Forum LSM Provinsi DIY mengunjungi Kantor DPRD Bantul untuk menyampaikan keluhan mengenai penataan pemukiman di Bantul paska gempa bumi 2006. Ketua Forum LSM Provinsi DIY Rani Pribadi menilai Pemerintah Kabupaten Bantul tidak memberikan pendampingan kepada warga Bantul untuk membangun pemukiman yang aman paska gempa bumi 2006. Hal ini berdasarkan survei Forum LSM di delapan dusun delapan kecamatan diantaranya Dusun Joho Banguntapan, Kedungpring Pleret, Klisat Pundong, Warungpring Bambanglipuro, Kadisoro Pandak, Pendowoharjo Sewon, Manaran Jetis dan Cepoko Bantul. Rani menjelaskan warga di delapan dusun tersebut tidak mengetahui pembangunan pemukiman yang aman berdasarkan letaknya. Menurut Rani Bantul yang merupakan daerah paska bencana gempa bumi memiliki beberapa zona yang sangat berpengaruh terhadap pembangunan pemukiman. Seharusnya Pemerintah Kabupaten Bantul memberikan pendampingan terhadap warganya melalui sosialisasi atau saran-saran saat pembuatan izin mendirikan bangunan (IMB). Rani menambahkan melalui pertemuan dengan DPRD, dia berharap dapat ikut memberi pendampingan warga tentang pembangunan pemukiman. Bila masa jabatan anggota dewan saat ini sudah hampir habis, Rani berharap pendampingan dapat dilakukan anggota dewan periode berikutnya. (lia)

 

Penambahan SKPD di Pemda Bantul

Bupati jamin tidak boros

Kp Bupati Bantul Idam Samawi menjamin bertambahnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada struktur organisasi pemerintah kabupaten Bantul tidak akan menyebabkan pemborosan anggaran. Idam menjelaskan penambahan SKPD sudah sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat. Idam menilia bila dibandingkan dengan manfaat bagi masyarakat maka anggaran yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Idam mencontohkan untuk pembentukan Badan Satuan Polisi Pamong Praja pemerintah kabupaten Bantul hanya membutuhkan tambahan anggaran 217 juta rupiah pertahun. Nilai ini sangat kecil dibanding tuntutan kenyamanan bagi warga masyarakat. Idam mengaku pembentukan Badan Satpol PP dilakukan menyusul banyaknya keluhan berkaitan dengan praktek prostitusi dan peredaran minuman keras. Sehingga Idam menilai tidak adil bila kapasitas Satpol PP tidak ditingkatkan sementara beban pekerjaannya bertambah.

Sementara itu berkaitan dengan kenaikan retribusi pelayanan kesehatan di puskesmas yang Raperdanya sudah disetujui menjadi Perda Idam menjemin hanya akan diberlakukan bagi warga yang mampu. Sedangkan warga miskin dibebaskan sepenuhnya dari beban biaya. Idam memastikan retribusi yang dibayar warga mampu ini akan digunakan untuk kepentingan kesehatan seperti membeli obat. Sehingga Idam berharap sosialisasi kenaikan tarif ini diberikan secara utuh kepada masyarakat sehingga tidak muncul kerancuan. Idam menambahkan pembayaran retribusi pelayanan kesehatan di puskesmas juga sesuai dengan semangat otonomi daerah. (tok)

Agustus 4, 2009 - Posted by | Info Harian |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: