Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Jam bancet

Mozaik Ramadhan 29 Agsutus 2009

 

Assalamu’alaikum wr wb

Kp Mozaik Ramadhan edisi kali ini akan membahas jam bancet atau rubug untuk menentukan waktu sholat berdasarkan pergerakan matahari. Berikut laporan selengkapnya.

 

Jauh sebelum ditemukannya jam umat islam berpedoman kepada matahari untuk menentukan datangnya waktu sholat. Dengan melihat bayangan suatu benda yang terkena sinar matahari umat islam dapat menentukan datangnya waktu sholat. Agar lebih praktis dibuatlah sebuah alat untuk melihat bayangan suatu benda yang terkena sinar matahari. Benda ini biasa disebut rubug atau masyarakat jawa biasa menyebut jam bancet. Beberapa Masjid di Bantul dahulu menggunakan alat ini untuk menentukan datanganya waktu sholat. Salah satunya masjid sabilurosyad di Kauman wijirejo Pandak.

 

Jam Bancet milik Masjid Sabilurosyad terdiri dari plat kuningan berbentuk setengah lingkaran dengan diameter sekitar 25 centimeter yang tepat diatasnya terdapat paku sebagai jarum penunjuk. Bila terkena sinar matahari bayangan paku akan menunjuk pada ukuran yang ditulis diatas plat kuningan. Nurjausak salah satu takmir masjid menjelaskan sebelumnya jam bancet ini diletakan diatas umpak batu di sebelah utara masjid. Menyusul renovasi masjid jam bancet disimpan di dalam gudang. Nur mengaku 4 tahun yang lalu penentuan jadwal sholat di Masjid Sabilurosyad masih menggunakan jam bancet. Namun belakangan ini tidak lagi digunakan karena masyarakat justru bingung karena terdapat perbedaan antara waktu istiwak yang ditunjukan oleh jam bancet dengan waktu indonesia barat (WIB). Selisih waktu sekitar 15 menit

 

Jam Bancet tidak dapat berfungsi bila tidak terdapat sinar matahari,maka pengunaan jam bancet selalu disertai jadwal waktu sholat yang dihitung berdasarkan istiwak untuk menentukan waktu sholat magrhrib,isya’ dan shubuh yang sudah tidak terdapat sinar matahari. Jadwal sholat berdasarkan waktu istiwak ini dikeluarkan oleh Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang. Nur mengaku saat ini cukup sulit menemukan jadwal sholat berdasarkan waktu istiwak.

 

Jam Bancet juga digunakan takmir masjid taqwa wonokromo pleret untuk menentukan waktu sholat sekitar sepuluh tahun yang lalu.Karena kondisinya rusak parah saat ini tidak dapat digunakan. Namun Takmir masjid ismail bertekad untuk kembali memanfaatkan jam bancet yang dinilai lebih tepat. Ismail mengaku harus memesan jam bancet dari magelang. Sebab pembuatan jam bancet tidak sembarangan. Hanya orang yang menguasau ilmu falaq yang dapat membuat jam bancet. Sehingga ketepatannya mendekati 100 persen.

 

Bagaimana Kp semakin bertambahkan pengetahuannya. Tentu dong kalau begitu kita sudahi dulu ya perjumpaan kita. Sampai jumpa esok dengan bahasan yang berbeda . wassalamualaikum.

Agustus 31, 2009 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: