Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Ramadhan-nya kaum tuna netra

Mozaik Ramadhan 1 September 2009

 

Assalamu’alaikum wr wb

Kp Mozaik Ramadhan edisi kali ini akan membahas tentang membaca Al-Qur’an berhuruf braile. Berikut laporan selengkapnya

 

itu tadi potongan ayat alqur’an yang dibacakan Ahmad Nur,tapi pernahkan Kp mengira bahwa potongan ayat alqur’an tadi dibacakan oleh seorang tuna netra. Ya Ahmad Nur adalah salah satu dari puluhan warga binaan Pantis Sosial Bina Netra di Jalan Parangtritis. Sejak sepuluh tahun terakhir pembina panti membiasakan warga binaan untuk membaca alqur’an berhuruf braile. Musidi salah satu pembina panti menjelaskan diluar bulan ramadhan warga binaan diwajibkan mengikuti pelajaran membaca alqur’an.di kelas. Tidak tanggung-tanggung pihak panti mendatangkan guru yang khusus mengajar membaca Al-qur’an berhuruf Braile.

 

Seperti umunya belajar membaca Alqur’an,Belajar membaca Alqur’an braile juga mengenal metode iqro’ sebagai tingkatan dasar sebelum membaca alqur’an. Kemampuan setiap warga binaan untuk dapat membaca Al-Qur’an Braile sangat beragam tergantung dari tingkat pendidikan masing-masing. Namun bila belajar secara tekun dalam waktu 3 tahun sudah dapat membaca Alqur’an secara tartil seperti Ahmad Nur.

 

Untuk dapat membaca Al-Qur’an berhuruf Braile warga binaan harus terlebih dahulu dapat membaca dan menulis huruf latin braile. Sebab berbeda dengan Alqur’an bagi orang normal yang membacanya dari kanan ke kiri maka Alqur’an braile ditulis seperti huruf latin dari kiri ke kanan. Berkat keunikan ini 3 warga binaan panti mendapat kesempatan mengikuti lomba membaca Al Qur’an secara berbalik yang diselenggarakan sebuah takmir masjid di pendowoharjo pekan depan.

 

Ketekunan dalam belajar membaca Al Qur’an berhuruf Braile ternyata mampu menghantarkan warga binaan meraih beberapa prestasi. Berdasarkan data beberapa alumni panti sebelumnya sudah pernah mewakili DIY pada  Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional. Bahkan dengan kemampuan membaca Alqur’an saat ini beberapa warga binaan sering mendapat undangan untuk membaca Alqur’an di berbagai acara.

 

Ah jadi malu Kp, mereka yang memilki kekurangan saja mampu berprestasi. Kita yang diberi nikmat lebih seharusnya mampu lebih berprestasi dong ya nggak,ya nggak. Baiklah sampai disini dulu mozaik ramadhan kali ini tapi jangan lupa simak terus mozaik ramadhan edisi berikutnya wassalamu’alaikum wr wb.

September 1, 2009 - Posted by | Uncategorized |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: