Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Mengkhatamkan Qur-an di Bulan Ramadhan

Mozaik Ramadhan 3 September 2009

 

Assalamu’alaikum wr wb

Kp Mozaik Ramadhan edisi kali ini akan menghadirkan tradisi khatam Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Berikut laporan selengkapnya.

 

Lantunan ayat suci Al-Qur’an seperti ini akan selalu terdengar selama bulan Ramadhan. Sebab umat islam di seluruh dunia akan memanfaatkan bulan ramadhan untuk banyak membaca Al-Qur’an. Sehingga tidak jarang dalam satu bulan jamaah sebuah masjid dapat beberapa kali mengkhatamkan Al-Qur’an, Seperti di Masjid Taqwa wonokromo pleret. Ismail takmir masjid taqwa menjelaskan terdapat 2 kelompok kegiatan tadarus Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Masing-masing setelah sholat subuh dan setelah sholat tarawih. Khusus untuk tadarus sholat subuh ditargetkan selama bulan ramadhan dapat khatam. Sehingga dalam satu hari tadarus harus menyelesaikan 1 juzz.

 

Kegiatan Tadarus Al-Qur’an di masjid Taqwa tidak hanya diikuti jamaah masjid setempat. Tetapi warga masyarakat dari luar wilayah dan santri pondok pesantren di sekitar masjid juga mengikuti kegiatan tadarus. Dalam satu hari rata-rata terdapat 200 peserta.

 

Untuk mengkhatamkan Al-Qur’an ternyata tidak hanya dapat dilakukan dengan tadarus. Namun juga dapat dilakukan dengan sholat tarawih. Seperti di Pondok Pesantren Rohmatul Umam Tegalsari Donotirto Kretek. Pimpinan pondok ustad Muzamil menjelaskan dalam setiap sholat tarawih imam harus membaca 1,5 juzz. Sehingga sampai hari ke-20 Ramadhan sudah dapat khatam Al-Qur’an. Muzamil mengatakan tidak semua imam harus hafal Al-Qur’an,sebab imam diperbolehkan membaca Al-Qur’an saat memimpin sholat berjamaah. Untuk menyelesaikan bacaan 1,5 juzz dalam sholat dibutuhkan waktu sekitar 1 jam. Muzamil menambahkan kegiatan ini dilakukan untuk melanjutkan tradisi pendahulu islam seperti ustman bin Affan dan Imam Syafi’i.

 

Agama Islam menganjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan. Sebuah kewajaran bila kita menetapkan target dapat mengkhatamkan Al-Qur’an. Namun menurut ustad Asrori ma’ruf tajwid dan tartilnya tidak boleh ditinggalkan. Sebab menurut asrori tidak akan sempurna bacaan Al-Qur’an bila meninggalkan tajwid dan tartilnya. Asrori menambahkan akan lebih sempurna bila kita juga memahami makna dari ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca.

 

Kp tadarusnya sudah sampai juzz berapa hayo,kalau belum masih ada waktu kok ini kan baru akan masuk hari ke-13. Kalau sudah mulai perbanyak lagi ya. Tapi jangan lupa juga lho simak terus mozaik Ramadhan Wassalamau’alaikum wr wb

September 10, 2009 - Posted by | Uncategorized |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: