Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Warung makan serba jamur dikomplain

3 Oktober 2009

 

KP Pelayanan di warung makan serba jamur Agrowisata Argorejo Sedayu dinilai kurang memuaskan. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Bantul Edy Suharyanto menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari pengunjung tentang kekurangan di warung makan seperti kurang bersih dan penampilan karyawan yang kurang menarik. Untuk itu Pemerintah Desa Argorejo menurut Edy sedang berbenah dan melakukan evaluasi. Lebih lanjut Edy belum mengetahui selanjutnya pengelolaan warung makan akan diserahkan kepada kelompok tani atau pihak lain. Di sisi lain, kolam renang di agrowisata Argorejo justru berkembang pesat. Edy menjelaskan pengunjung semakin banyak yang berdatangan. Namun hingga kini Dipertahut belum memperoleh laporan kunjungan wisata selama libur lebaran 2009.

Selain Agrowisata Argorejo Sedayu, Dipertahut Bantul juga mengelola Kebun Buah Mangunan. Edy menjelaskan terdapat beberapa wahana yang belum dapat dikembangkan secara optimal diantaranya kolam renang anak-anak dan pelatihan pertanian dan peternakan. Edy menjelaskan pengunjung diharapkan dapat praktek mencangkok tanaman, mengambil telur hewan ternak dan memberi makan hewan ternak, namun hingga kini pihaknya belum dapat memberikan pelayanan optimal tentang hal itu. Meski demikian saat ini Dipertahut mulai menambah jenis hewan ternak. Bila sebelumnya hanya terdapat peternakan sapi, saat ini pengunjung dapat menjumpai peternakan bebek.

 

Penambang pasir temukan mayat

KP Para penambang pasir Sungai Bedog Desa Donotirto Kretek dikagetkan dengan penemuan mayat wanita tak dikenal Sabtu pagi. Sekretaris SAR Bantul Taufik Faqih Husman menjelaskan sekitar pukul setengah sembilan pagi saat hendak menambang pasir seorang penambang melihat mayat tersangkut di pinggir sungai di sela-sela tanaman anceng gondok sehingga hanya terlihat tanggannya saja. Setelah diperiksa lebih dekat ternyata mereka menemukan mayat wanita. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kretek dan SAR setempat. Taufik menambahkan mayat tersebut ciri-cirinya mengenakan baju pramuka dan kulot warna merah, rambut hitam lurus, tinggi kurang lebih 150 senti meter dan usia sekitar 45 tahun. Mayat juga memiliki ciri khusus yakni adanya bekas luka bakar di leher sebelah kanan bawah telinga.Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RS sarjito Yogyakarta.

 

Wartawan aksi membatik bersama

KP Wartawan di wilayah Provinsi DIY menggelar aksi membatik di Sanggar Batik Sri Kuncoro Giriliyo Wukirsari Imogiri Sabtu pagi. Acara diikuti kurang lebih 50 wartawan di seluruh Provinsi DIY dan dipandu pemilik sanggar setempat dalam pembuatan batik tulis. Para wartawan menggelar aksi tersebut sebagai wujud kecintaan terhadap budaya bangsa. Acara dimulai dengan sambutan dari sesepuh wartawan yang disampaikan oleh wartawan Kedaulatan Rakyat Judiman dilanjutkan sambutan dari istri Bupati Bantul Ida Idham samawi. Selanjutnya wartawan membatik pada kain panjang yang telah disediakan dengan motif sesuai selera. Kain kemudian dicuci dalam air pencuci dan diwarnai dengan pewarna biru. Para wartawan dapat langsung melihat karyanya yang sudah jadi pada saat penjemuran kain batik.

Oktober 5, 2009 - Posted by | Info Harian | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: