Infobantul’s Blog

melihat bantul dengan telinga

Izin IMB banyak yang dikembalikan

10 Oktober 2009 

KP Pengetahuan tentang izin mendirikan bangunan (IMB) masih minim diperoleh oleh warga, akibatnya banyak permohonan IMB yang tidak disetujui oleh Dinas Perijinan Kabupaten Bantul. Kabid Pelayanan dan Informasi Dinas Perijinan Dian Mutiara menjelaskan permohonan IMB kerap tidak mendapat persetujuan karena secara teknis tidak layak mendapatkan izin. Dian mencontohkan apabila jarak dari ruas jalan ke bagian rumah paling depan seharusnya 12 meter, pada IMB diajukan dengan jarak kurang dari 12 meter. Padahal jarak tersebut tidak dapat diubah oleh pemohon izin karena rumah terlanjur didirikan. Dian menjelaskan terdapat beberapa ketentuan jarak yang diterapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum sesuai dengan jenis jalan. Dinas Perijinan hanya mengolah ketentuan tersebut. Dian menambahkan untuk kesalahan administrasi tidak berakibat fatal, Dinas Perijinan kemudian hanya mengembalikannya supaya berkas-berkas dilengkapi.

IMB merupakan izin yang cukup banyak dimohon oleh masyarakat kepada Dinas Perijinan. Meski demikian permohonan izin terbanyak adalah izin pendirian los dan kios di pasar tradisional. Dian menjelaskan komitmen Bupati Bantul untuk berpihak pada pedagang pasar melatarbelakangi kemudahan izin pendirian los dan kios, salah satunya pembebasan biaya izin pendirian los dan kios pasar. Kemudian pada urutan berikutnya izin yang banyak dimohon diantaranya IMB, izin gangguan (HO), surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perdagangan (TDP). Sejak Januari hingga September 2009 jumlah izin yang diajukan ke Dinas Perijinan mencapai 7.581. (lia)

 

Raperda larangan penjualan kotoran ternak ke luar daerah disiapkan

KP Bagian Hukum Sekretariat Pemda Bantul siap memfasilitasi pembuatan Peraturan Bupati tentang larangan penjualan kotoran ternak ke luar daerah. Kabag Hukum Suarman menjelaskan pihaknya sudah beberapa kali berdiskusi dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertahut) Bantul tentang hal itu namun belum terealisasi karena kendala tidak adanya pabrik pupuk. Kini setelah pabrik pupuk organik di Kecamatan Sanden diresmikan, Pemda akan serius menangani perbup tersebut. Mengenai konsep perbup selengkapnya Arman menjelaskan masih menunggu draft dari Dipertahut termasuk di dalamnya bentuk-bentuk larangan dan sanksi bagi yang melanggar. Bagian hukum hanya memfasilitasi persiapan bila diundang oleh Dipertahut, namun bila Dipertahut aan melakukan persiapan sendiri, Bagian Hukum siap memfasilitasi setelah draft sampai ke Bagian Hukum. Rata-rata proses draft perbup menjadi perbup memakan waktu satu bulan, tergantung urutannya ke Bupati. Arman menjelaskan tahun 2009 Bagian Hukum sudah menyelesaikan 60 perbup. (lia)

 

Pemerintahan

Bupati pangkas anggaran 40% di tiap SKPD

KP Bupati Bantul Idham Samawi menegaskan pihaknya akan melakukan pemangkasan anggaran hingga 40% di setiap SKPD. Pos-pos yang dipangkas anggarannya merupakan pos-pos birokrasi diantaranya uang transportasi, uang lembur dan perjalanan dinas. Pemangkasan hingga 40% tersebut akan dialihkan kepada program-program yang berpihak kepada rakyat. Idham berharap meski besar Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2010 lebih kecil dibanding tahun 2008, alokasi anggaran untuk program kerakyatan minimal dapat sama dengan tahun 2008. Idham menjelaskan DAU tahun 2009 turun 14 miliar dibanding tahun 2008, tahun 2009 naik 5 miliar namun tetap lebih kecil dibandingkan tahun 2008. Selain itu penurunan anggaran juga terjadi pada dana percepatan pembangunan infrastruktur 46 miliar menjadi 25 miliar. (lia)

 

Kriminal dan Hukum

Kasus penyalahgunaan narkoba meningkat

Kp Kasus penyalahgunaan Narkotiba di Bantul mengalami peningkatan. Berdasarkan data Polres Bantul pada tahun 2006 terdapat 6 kasus narkotika dengan 8t ersangka, 4 kasus Psikotropika dengan 5 tersangka dan 15 kasus Zat Adiktif dengan 15 tersangka. Tahun 2007 terdapat 3 kasus narkotika dengan 5 tersangka ,10 kasus psikotropika dengan10 tersangka dan 67 kasus zat adiktif dengan 67 tersangka. Tahun 2008 tidak terdapat kasus narkotika, 12 kasus psikotropika dengan 13 tersangka dan 24  kasus zat adiktif dengan 24 tersangka. Yang lebih memprihatinkan sebagian pelaku penyalahgunaan narkoba ini pelajar dan mahasiswa. Bertolak dari kondisi ini pemerintah kabupaten Bantul kamis 8 Oktober 2009 menggelar seminar bertema penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV Aids. Seminar yang digelar di Gedung Induk Komplek parasamya ini diikuti 55 Peserta terdiri dari dua kelompok yakni untuk advokasi 15 orang dan untuk fasilitasi 40 orang yang berasal dari Dinas Instansi terkait, Karang Taruna dan Guru BP. dengan Nara sumber antara lain Sekda Bantul Gendut Sudarto. (tok)

Oktober 10, 2009 - Posted by | Info Harian | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: